Menu

Mode Gelap

Headline

Tragis Empat Bocah Perempuan dan Dua Laki-laki Tewas Tenggelam di Waduk PDAM Balikpapan

badge-check


					Basaran Balikpapan melakukan pencarian dan evakuasi enam anak-anak yang tewas tenggelam di waduk PDAM, KM8, kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin sore, 17 Nove,ber 2025. Foto: Instagram@portalbalikpapan Perbesar

Basaran Balikpapan melakukan pencarian dan evakuasi enam anak-anak yang tewas tenggelam di waduk PDAM, KM8, kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin sore, 17 Nove,ber 2025. Foto: Instagram@portalbalikpapan

Penulis: Mulawarman   | Editor: Priyo Suwarno

BALIKPAPAN, SWARAJOMBANG.COM- Peristiwa tragis terjadi di Waduk PDAM KM 8 Batu Ampar, Balikpapan, ketika enam anak dilaporkan tenggelam saat berenang bersama pada Senin, 17 November 2025 sekitar pukul 17.30 WITA.

Berdasarkan laporan yang diterima Basarnas pada pukul 18.07 WITA, tim penyelamat segera dikerahkan dan menemukan enam korban dalam keadaan meninggal dunia. Korban terdiri dari anak-anak berusia antara 5 hingga 12 tahun dengan nama-nama sebagai berikut:

  • Alfa Kaltiana Hadi (perempuan, 12 tahun)

  • Ica Nawang (perempuan, 11 tahun)

  • Kartika Ardayanti (perempuan, 9 tahun)

  • Anaya Zaira Azahara (perempuan, 5 tahun)

  • Muhammad Rifai Al-Mansah (laki-laki, 9 tahun)

  • Arafa Lirman Faiz (laki-laki, 8 tahun)

Waduk tersebut memiliki kedalaman antara 4 hingga 6 meter dengan kondisi air yang keruh, sehingga meningkatkan risiko bagi siapa saja yang berenang tanpa pengawasan. Saksi mata di sekitar lokasi melaporkan bahwa anak-anak tersebut hilang secara tiba-tiba saat berenang.

Tim SAR, yang tiba di lokasi setelah mendapat laporan, melakukan pencarian dengan metode circle search karena kondisi air yang kurang memungkinkan untuk pengamatan langsung.

Operasi gabungan yang melibatkan TNI, Polri, BPBD, Damkar, dan relawan berhasil menemukan semua korban dalam waktu kurang dari satu jam.

Kejadian ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk pengawasan ketat dan peningkatan fasilitas keselamatan di lokasi-wilayah rawan kecelakaan air.

Pengelola waduk diharapkan segera memasang tanda peringatan dan pembatasan akses agar risiko serupa dapat diminimalisir.

Masyarakat juga diingatkan agar selalu memastikan anak-anak dalam pengawasan orang dewasa saat berada di dekat perairan. Keselamatan harus jadi prioritas utama untuk mencegah tragedi yang memakan korban jiwa berikutnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ada Saksi Rahasia Serahkan Dana Rp8,3 Miliar ke KPK, Kasus OTT KKP Banjarmasin Mulyono Purwo

8 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Semburan Lumpur Pekat 20 Meter Disertai Bunyi Gemuruh di Oro-oro Kesongo Blora

7 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Senjata yang Ditemukan di Sekolah 995 Senapan Angin

7 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Ulah Manusia Sebabkan 120 Hektare Hutan Bromo Hangus

7 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Menelisik Akar Terorisme (46): Desalines Dirangsek Hingga Mati, Christhope Bunuh Diri

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Pulbaket Tim Gabungan: Muncul AngkaTransaksi Rp248 Miliar KPRI Sejahtera Jombang

7 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Konsumsi Makanan MBG, 103 Siswa di Rejotangan Tulungagung Keracunan

1 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Wamen Dahnil Ansar Prihatin Ada Ustad dan Pemuka Agama Masuk Kartel dan Mafia Haji

1 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Sopir dan 30 Penumpang Selamat Saat Kebakaran Bus Gunung Harta di Tol Nganjuk

1 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Trending di Nasional