Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Tomira Kulonprogo Diharapkan Bisa Diterapkan di Jombang

badge-check


					Komisi B DPRD Jombang saat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Jogjakarta untuk studi banding tentang Toko Milik Rakyat (Tomira). (Foto: Istimewa) Perbesar

Komisi B DPRD Jombang saat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Jogjakarta untuk studi banding tentang Toko Milik Rakyat (Tomira). (Foto: Istimewa)

Penulis: CK1 | Editor: Muhammad Tauhid

KULONPROGO, SWARAJOMBANG.comUntuk kedua kalinya Komisi B DPRD Jombang melakukan kunjungan kerja ke Kulon Progo, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) untuk studi banding tentang Toko Milik Rakyat (Tomira), Jumat (18/11/2022).

Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Jombang, Farid al-Farizi itu melakukan Kunjungan Kerja ke Dinas Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah Kabupaten Kulon Progo untuk kembali belajar tentang Tomira.

Tomira memang telah menjadi daya tarik bagi daerah lain karena sangat membantu UMKM di Kulon Progo. DPRD Jombang sendiri terhitung sudah dua kali kunjungan kerja mengenai Tomira setelah kesempatan pertama pada tahun 2015.

Farid Al Farizi, pimpinan rombongan yang berjumlah 15 orang itumenyampaikan bahwa di Jombang telah menjamur toko modern yang sampai saat ini belum bisa dikerjasamakan dengan koperasi.

“Kami berharap toko modern di Jombang juga bisa bekerjasama dengan koperasi,” kata Farid kepada wartawan.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah (UKM) Kuklon Progo, Iffah Mufidati didampingi Sekretaris Dinas Koperasi UKM, Rr. Ch. Tri Subekti Widayati, Kabid Pemberdayaan, Siti Jamilah menyampaikan bahwa dengan adanya Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) sangat berpengaruh terhadap perkembangan UMKM di Kabupaten Kulon Progo.

”Selain UMKM tentunya juga memberikan dampak positif bagi Koperasi juga. Walaupun Tomira ada sebelum berdirinya bandara,” katanya.

Diijeklaskan, sesuai Perda No. 16 Tahun 2021 tentang Perlindungan Dan Pemberdayaan Koperasi Dan UMKM di Kulon Progo, bahwa koperasi yang bekerjasama dengan pelaku usaha besar harus take over.

Ada 13 Koperasi yang sudah bekerjasama dengan PT. Alfaria Trijata, Tbk, 7 Koperasi sudah take over, sedangkan yang 6 Koperasi masih dalam proses. Selain itu ada 20 Koperasi sedang dalam proses take over.

Dengan adanya kerjasama antara koperasi dengan pelaku usaha besar diharapkan mampu memberikan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan, baik bagi Koperasi maupun pelaku UMKM.

Karena melalui kerjasama tersebut koperasi mendapatkan keuntungan dari penjualan produk UMKM yang digelar di rak-rak Tomira. Demikian juga pelaku UMKM yang produknya dipasarkan di ToMiRa juga akan mendapatkan keuntungan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Kosmetik Berpotensi Naik karena Sertifikasi Halal

2 September 2026 - 18:53 WIB

Honda Super One Andalan Honda Jatim di GIIAS Surabaya 2026

27 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Ketua Apindo: Pasar Domestik Dibanjiri Produk Impor

25 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Harga Emas Naik, Antam Tembus Rp2.810.000 per Gram

25 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Emas di Bawah Bantal Warga RI Setara Rp4.460 Triliun

20 Agustus 2026 - 19:39 WIB

Tahun 2027 Kuota BBM Subsidi Berkurang 50 Persen Lebih

19 Agustus 2026 - 21:35 WIB

Naik hingga Rp2,3 Juta iPhone 17 Series Akhir Agustus

18 Agustus 2026 - 20:30 WIB

4 Ahli Waris Michael Hartono Terima Warisan Rp52 Triliun per Orang

13 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Akibat Karhutla Okupansi Hotel Melorot 20 Persen di Kawasan Bromo

13 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Trending di Ekonomi