Menu ✖

Mode Gelap

Headline

Tim Kejaksaan Geledah Kantor Pelindo 3 Tanjung Perak, Dugaan Korupsi Rp 70 M

badge-check


					Sejumlah petugas Kejaksaan Tanjung Perak Surabaya, melakukan penggerebekan ke kantor Pelindo 3, Tanjung Perak, sebagai langkah hukum dalam kasus dugaan kasus krousp proyek kolam retensi senilai Rp 70 miliar dari pagu proyek Rp 196 miliar, Kamis 9 Oktober 2025. Foto: kejaksaan tanjung perak Perbesar

Sejumlah petugas Kejaksaan Tanjung Perak Surabaya, melakukan penggerebekan ke kantor Pelindo 3, Tanjung Perak, sebagai langkah hukum dalam kasus dugaan kasus krousp proyek kolam retensi senilai Rp 70 miliar dari pagu proyek Rp 196 miliar, Kamis 9 Oktober 2025. Foto: kejaksaan tanjung perak

Berikut adalah versi yang telah diedit dan diperbaiki dari naskah Anda:


Penulis: Saifudin | Editor: Priyo Suwarno

SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak menggerebek dan menggeledah kantor PT Pelindo Regional 3 Surabaya pada Kamis, 9 Oktober 2025, sekitar pukul 09.30 WIB. Penggerebekan ini terkait dugaan korupsi dalam pemeliharaan dan pengusahaan kolam pelabuhan Tanjung Perak.

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Ricky Setiawan Anas, menyampaikan bahwa penggeledahan dilakukan berdasarkan surat penetapan resmi dari Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Surabaya Nomor 22/PenPid.Sus-TPK-GLD/2025/PN Sby tanggal 7 Oktober 2025.

Dugaan korupsi ini melibatkan nilai proyek sebesar Rp 196 miliar, yang diduga terjadi sejak tahun 2023 hingga 2024. Penggerebekan ini merupakan bagian dari penyidikan tindak pidana korupsi pada proyek tersebut.

Ricky juga menginformasikan bahwa penggeledahan melibatkan tim gabungan dari Kejari Tanjung Perak, Tim AMC Asintel Kejati Jawa Timur, serta pengamanan dari TNI.

Kerugian negara akibat dugaan korupsi di proyek pemeliharaan dan pengusahaan kolam Pelabuhan Tanjung Perak diperkirakan mencapai Rp 70 miliar. Meskipun nilai proyek mencapai Rp 196 miliar, kerugian yang dihitung berdasarkan penyalahgunaan dan tindak pidana korupsi selama penyidikan berlangsung sebesar itu.

Selain kantor PT Pelindo Regional 3, kantor PT APBS juga digeledah dalam proses penyidikan ini. Kejaksaan berharap penggeledahan mampu mengungkap bukti tambahan terkait kasus korupsi pengerukan kolam pelabuhan tersebut.

Pihak PT Pelindo menyatakan menghormati dan mendukung proses hukum yang sedang berjalan terkait dugaan korupsi ini.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai nama tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemeliharaan dan pengusahaan kolam Pelabuhan Tanjung Perak yang melibatkan PT Pelindo Sub Regional 3 dan PT APBS.

Kejaksaan Negeri Tanjung Perak masih dalam tahap penyidikan dan penggeledahan untuk mengumpulkan bukti tambahan, namun nama tersangka resmi belum diumumkan kepada publik dalam laporan yang tersedia saat ini. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kejari Gresik Periksa Pejabat Dinas Damkar Terkait Dugaan Penggunaan Anggaran

24 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Kunjungi Desa Tebaloan.Kapolres Gresik Safari Jumat dan Gelar Rembuk Desa

24 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Pemkab Gresik Biayai Bimbingan Belajar hingga Pendampingan Mengaji untuk Siswa Sekolah Rakyat

24 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Wabup Gresik Ajak Masyarakat Optimalkan GEMMA KIA

24 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Polres Jombang Tanam Pohon Mangga, Alpukat dan Jambu di Taman Kebonrojo

23 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Jalin Sinergitas, Kapolres Jombang Bertemu Ketua Pengadilan Negeri

21 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Gerak Cepat, Polsek Perak Bekuk Pelaku Curanmor

21 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Polres Jombang Kedepankan Pelayanan Humanis

20 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Berdialog, Kapolres Jombang Ajak Mahasiswa Jaga Kamtibmas

20 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Trending di Hukum