Menu

Mode Gelap

Lifestyle

Tiga Stop untuk GenRe Jombang, Pudji Umbaran: Hentikan Pernikahan Dini, Narkoba dan Seks Bebas!

badge-check


					Penyerahan piala dan piagam juara finalis Duta GenRe Jombang 2025, di gedung Bung Tomo, Pemkab Jombang, Kamis 24 Juli 2025. Foto: jombang.kab.go.id Perbesar

Penyerahan piala dan piagam juara finalis Duta GenRe Jombang 2025, di gedung Bung Tomo, Pemkab Jombang, Kamis 24 Juli 2025. Foto: jombang.kab.go.id

SWARAJOMBANG.COM, JOMBANG.COM- Semangat membara memenuhi Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang, Kamis, 24 Juli 2025 , dalam acara pelaksanaan Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Jombang Tahun 2025.

Kompetisi tahunan ini diinisiasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Jombang ini bukan sekadar ajang pencarian talenta, melainkan sebuah ikhtiar besar Jombang untuk menanamkan benih-benih generasi emas yang kelak akan memimpin negeri.

Kepala Dinas PPKBPPPA Kabupaten Jombang, dr. Pudji Umbaran MKP, menjelaskan bahwa grand final Duta GenRe adalah puncak dari seleksi panjang hampir satu setengah bulan. Dari ratusan pendaftar mengerucut terseleksi 10 pasang finalis.

“Mereka ini akan diberikan bekal diluar jam sekolah dengan skill dan ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan program generasi berencana bangga kencana dari pemerintahan pusat, mengenai kesehatan reproduksi, persiapan kehidupan berkeluarga, dan pentingnya menjauhi perilaku berisiko seperti pernikahan dini, seks pranikah, dan penyalahgunaan narkoba,” papar saat memberi sambutan acara grand finl itu.

Pudji Umbaran juga menguraikan filosofi di balik Salam GenRe dengan gerakan tangan yang melambangkan “Tiga Stop”

“Gerakan icon salam GenRe ini ada maknanya yaitu para Duta GenRe akan menyuarakan 3 Stop. Yakni Stop Pernikahan Dini, Stop Penggunaan Narkoba, dan Stop Seks Bebas yang berujung pada kehamilan tidak diinginkan,” tandasnya.

Visi program GenRe sangat jelas, yakni mewujudkan pernikahan sehat di usia ideal (21 tahun untuk wanita dan 25 tahun untuk pria), menekan angka perceraian, dan melahirkan anak-anak yang sehat, cerdas, serta kuat, imbuh Pudji Umbaran.

Dalam suasana khidmat, para finalis Duta GenRe juga berikrar, berjanji menjadi generasi yang bertaqwa, agen perubahan bangsa, menjunjung tinggi integritas dan nilai nilai Pancasila, melaksanakan etos kerja, mensosialisasikan program GenRe, serta bersikap gotong royong.

Hal ini nampak dari penampilan dance yang dibawakan para duta GenRe. Mereka juga membawa tanaman, hal ini sebagai bentuk dukungan dan menyelaraskan dengan program inovatif Bupati Jombang “satu pernikahan satu pohon lestari” dan mengedepankan “8 fungsi keluarga, fungsi lingkungan.”

Grand Final ini menjadi langkah nyata Jombang dalam membangun Sumber Daya Manusia berkualitas. Duta GenRe 2025 kini resmi mengemban misi suci, membawa obor inspirasi, dan menjadi mercusuar bagi generasi muda, demi terwujudnya Jombang yang maju dan sejahtera untuk semua.

Sewbelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Jombang, Drs. Purwanto MKP, hadir mewakili Bupati Jombang Warsubi. Tampak hadir juga para Kepala OPD terkait juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, yang juga Bunda GenRe, Yuliati Nugrahani, bersama pengurus PKK Kabupaten Jombang.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Purwanto, Asisten 1 menyebut bahwa “Remaja Indonesia, adalah harapan keluarga dan masa depan bangsa,” sebagai cikal bakal Generasi Emas Indonesia 2045. Pembinaan karakter melalui keluarga sebagai “investasi yang luar biasa penting.”

Tidak hanya itu dalam sambutan Bupati Warsubi juga menyoroti kompleksitas masalah kependudukan yang membutuhkan peran aktif dunia usaha, masyarakat, dan terutama Remaja Generasi Berencana.

Ajang pemilihan Duta GenRe diapresiasi positif karena bertujuan melahirkan “generasi muda yang berperilaku sehat, berkarakter kuat, dan memiliki perencanaan matang dalam menyongsong masa depan. Para finalis Duta GenRe diharapkan menjadi penyebar semangat bagi teman sebaya.

Mereka diamanahkan untuk membentuk kepribadian yang mandiri, menjauhi risiko pergaulan bebas, HIV/AIDS, NAPZA, serta berperan aktif dalam pencegahan stunting sejak remaja. “Dari remaja, oleh remaja, dan untuk remaja,” menjadi semangat utama. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (27): Kaum Illuminati dan Revolusi Prancis

27 Juni 2026 - 16:49 WIB

Pemilik Percetakan Merantai 3 Karyawan, Dituduh Mencuri dan Dimintai Tebusan Rp50 Juta/Orang

27 Juni 2026 - 16:30 WIB

Suhu Naik Hingga 39°C, Belanda Terancam Dehidrasi Masal dan Gangguan Kesehatan

27 Juni 2026 - 15:51 WIB

Presiden Prabowo Minta Wartawan Keluar, karena Ingin Bicara dari Hati ke Hati dengan Akademisi

27 Juni 2026 - 15:06 WIB

Pria Ini Diduga Sengaja Tinggalkan Jasad ASN Bangkalan di Area Parkir Bandara Juanda

27 Juni 2026 - 10:21 WIB

Kemenhan Evaluasi Latsarmil bagi Calon Manajet KDMP, Korban Meninggal 4 Orang

27 Juni 2026 - 10:12 WIB

Demo `Warga Surabaya Turun ke Jalan Berujung Ricuh di Grahadi

26 Juni 2026 - 20:12 WIB

Fans Paraguay karena Terlalu Cantik, Dikira Produk AI

26 Juni 2026 - 19:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (26): Rahasia Kaum Freemanson

26 Juni 2026 - 12:34 WIB

Trending di Nasional