Menu

Mode Gelap

Nasional

Terkait Kematian Dosen Perempuan di Hotel Semarang, AKBP Basuki Bantah Ada Hubungan Asmara

badge-check


					Kronologi peristiwa Perbesar

Kronologi peristiwa

Penulis: Adi Wardono | Editor: Yobie Hadiwijaya

SEMARANG.SWARAJOMBANG.COM-Seorang polisi berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Basuki telah diamankan oleh Propam Polda Jawa Tengah.

I diperiksa terkait meninggalnya dosen perempuan berinisial D di sebuah hotel di kawasan Gajahmungkur, Kota Semarang.

Dirreskrimum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Dwi Subagio, mengatakan bahwa AKBP B dimintai keterangan karena berada di lokasi saat korban ditemukan tak bernyawa.

Ia menyebutkan bahwa anggota polisi tersebut telah menjalani pemeriksaan Propam selama dua hari, sejak Selasa kemarin.

“Kemarin (diperiksa Propam),” lanjutnya.

Sementara itu, AKBP Basuki membantah hubungan asmara dirinya dengan korban.

Dia adalah orang pertama kali menemukan DLL tewas di kamar hotel pada Senin (17/11/2025).

AKBP Basuki mengaku mendampingi DLL karena kondisi kesehatan korban menurun sejak sehari sebelumnya.

Dia menyebut DLL memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan kadar gula yang naik turun, bahkan sempat muntah-muntah pada Minggu sore.

Ia pun mengaku sempat mengantarkan korban ke rumah sakit.

“Saya antar ke rumah sakit dulu. Terakhir saya lihat, dia masih pakai kaus biru kuning dan celana training,” kata AKBP Basuki.

AKBP Basuki menegaskan tidak ada hubungan asmara dengan korban.

Ia pun mengaku terkejut ketika menemukan DLL tergeletak tanpa busana keesokan hari.

Ia hanya mengenal korban karena rasa simpati sejak orang tua DLL meninggal, bahkan sempat membiayai proses wisuda doktor.

“Saya sudah tua. Tidak ada hubungan seperti yang orang pikirkan,” katanya.

AKBP Basuki merupakan saksi yang pertama kali menemukan DLL tewas dalam kamar kos-hotel (kostel) Jalan Telaga Bodas Raya Nomor 11 Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang pada Senin (17/11/2025) sekira pukul 05.30.

Diketahui, AKBP Basuki bertugas di Direktorat Samapta Polda Jawa Tengah bagian Pengendalian Massa (Dalmas). Ia kini berusia 56 tahun.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semburan Lumpur Pekat 20 Meter Disertai Bunyi Gemuruh di Oro-oro Kesongo Blora

7 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Senjata yang Ditemukan di Sekolah 995 Senapan Angin

7 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Ulah Manusia Sebabkan 120 Hektare Hutan Bromo Hangus

7 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Menelisik Akar Terorisme (46): Desalines Dirangsek Hingga Mati, Christhope Bunuh Diri

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Pulbaket Tim Gabungan: Muncul AngkaTransaksi Rp248 Miliar KPRI Sejahtera Jombang

7 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Konsumsi Makanan MBG, 103 Siswa di Rejotangan Tulungagung Keracunan

1 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Wamen Dahnil Ansar Prihatin Ada Ustad dan Pemuka Agama Masuk Kartel dan Mafia Haji

1 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Sopir dan 30 Penumpang Selamat Saat Kebakaran Bus Gunung Harta di Tol Nganjuk

1 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Revolusi Jensen Huang 500 Kali Lebih Efisien: Komputasi SaaS Menjadi GaaS

1 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Trending di Nasional