Menu

Mode Gelap

Nasional

Sutrimo Kepala Rumah Tangga Keluarga Febrie Adriansyah Meninggal Mendadak, Mulut dan Hidung Keluar Cairan

badge-check


					Sutrimo, pria yang dikenal sebagai orang kepercayaan keluarga mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, meninggal mendadak, dalam kondisi mulut dan hidung mengeluarkan caira, pada Minggu dinihari, 26 Juli 2026. Foto: instagram@badanpetwakilannetizen Perbesar

Sutrimo, pria yang dikenal sebagai orang kepercayaan keluarga mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, meninggal mendadak, dalam kondisi mulut dan hidung mengeluarkan caira, pada Minggu dinihari, 26 Juli 2026. Foto: instagram@badanpetwakilannetizen

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.CON– Muncul  kabar duka sekaligus kejanggalan menyelimuti wafatnya Sutrimo, orang kepercayaan yang menjabat sebagai Kepala Urusan Rumah Tangga di kediaman mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah.

Almarhum dilaporkan meninggal dunia secara mendadak dan dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring, Jakarta Selatan, dini hari Minggu, 26 Juli 2026.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari kepolisian maupun pihak rumah sakit terkait penyebab pasti kematian mendiabg Sutrimo.

Berdasarkan keterangan keluarga dan informasi yang beredar, beberapa jam sebelum ditemukan tak sadarkan diri, Sutrimo sempat menelepon kerabat dan mengeluhkan rasa sakit yang dirasakannya.

Ketika ditemukan, kondisi tubuhnya sudah lemah dengan cairan keluar dari mulut dan hidung.

Ambulans dan Ajudan

Persoalan lain muncul,  ambulans yang menjemput dikelola oleh pihak yang tidak dikenal keluarga, dan penanggung jawab administrasi di rumah sakit adalah ajudan pribadi Febrie Adriansyah.

Keluarga mengungkapkan kesedihan sekaligus kekhawatiran mendalam. Diceritakan bahwa semasa bekerja, almarhum pernah berselisih paham terkait penugasan di wilayah Jambi, serta adanya janji penyelesaian hak yang belum pernah ditepati hingga akhir hayat.

“Beliau selalu merasa cemas dan takut, namun tidak pernah berdamai dengan persoalan itu,” ujar salah satu kerabat.

Hingga saat ini, barang-barang pribadi almarhum seperti telepon genggam, kartu ATM, dan dompet belum diserahkan kembali kepada keluarga sah.

Peristiwa ini memicu gelombang pertanyaan di tengah masyarakat, terlebih terjadi bersamaan dengan proses hukum besar yang sedang dijalani Febrie Adriansyah.

Berbagai elemen meminta Kepolisian Resor Jakarta Selatan segera membuka penyelidikan transparan, mulai dari pemeriksaan kondisi jenazah, rekaman perjalanan, hingga pemeriksaan saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian sejauh ini baru mengonfirmasi telah menerima laporan dan sedang melakukan pemeriksaan awal di lokasi serta koordinasi dengan tim medis.

“Kami belum bisa menyampaikan kesimpulan apapun sebelum hasil pemeriksaan lengkap keluar. Segala kemungkinan masih kami telusuri,” kata salah satu petugas yang enggan disebut namanya.

Keluarga berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara objektif tanpa ada tekanan pihak manapun, agar kebenaran dapat terungkap dan hak almarhum serta keluarga mendapatkan keadilan yang semestinya.

Kronologi

1. Beberapa jam sebelum kejadian: Sutrimo menelepon kerabat dan mengeluh sedang merasa sakit.
2. Dini hari Minggu 26 Juli 2026: Ditemukan tidak sadarkan diri di kediaman Febrie Adriansyah, Jakarta Selatan.
3. Segera setelah ditemukan: Dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring oleh pihak yang tidak dikenal keluarga; dinyatakan meninggal saat tiba atau sesampainya di rumah sakit.
4. Penanganan awal: Administrasi rumah sakit ditandatangani oleh ajudan Febrie Adriansyah; keluarga baru mengetahui kabar ini setelah jenazah sudah berada di rumah sakit.
5. Pasca kejadian: Keluarga mengajukan pertanyaan terkait penyebab kematian, barang pribadi yang belum dikembalikan, serta riwayat perselisihan yang pernah terjadi.
6. Perkembangan saat ini: Belum ada hasil resmi otopsi maupun pernyataan kepolisian; pihak berwajib menyatakan masih menelusuri segala kemungkinan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mentri Kum-HAM Yusril Mengritisi Sayembara Dedi Mulyadi: Atasi Kriminalitas Berhadiah Hingga Rp50 Juta

26 Juli 2026 - 18:15 WIB

Jubir IKN Troy Pantouw Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi: Tunggu Hasil Pemeriksaan Medis

26 Juli 2026 - 13:43 WIB

Lira Sambangan Lagi Kantor Kejaksaan: Lanjutan Kasus Kas Kosong KPRI Sejahtera Jombang

26 Juli 2026 - 11:38 WIB

Menelisik Akar Terorisme (41): Roma Menyerah pada Pesona Kebencian

26 Juli 2026 - 09:11 WIB

Tim BPBD Jombang Sabet Juara I Lomba Resilient dan Penanggulangan Bencana Jatim 2026 di Pacitan

25 Juli 2026 - 13:44 WIB

DPO Terpidana Haji dan Umrah Rp15 M, Tim Tabur Kejaksaan Ringkus Asep Jamaluddin Saat Transaksi di BCA Jakarta

25 Juli 2026 - 10:27 WIB

Kerugian Rp600 Juta Pabrik Pakan Ternak di Mojowarno Ludes Terbakar, Sutrisno: Syukur Seluruh Pekerja Selamat

24 Juli 2026 - 22:41 WIB

Solo dan Malang Jadi Destinasi Favorit Baru Wisatawan Saat Libur Sekolah 2026

24 Juli 2026 - 20:35 WIB

MK Larang Kuota Internet Hangus, Operator Seluler Perlu Ubah Model Bisnis

24 Juli 2026 - 20:20 WIB

Trending di Nasional