Menu

Mode Gelap

Nasional

SAR Kerahksn 24 Kapal dan Heli Mencari 5 Jurnalis dan 2 Kru yang Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

badge-check


					Posko dipenuhi keluarga lima jurbalis dan dua awak kapal motor hilang, saat liputan erupsi gunung Anak Krakayay sejak 7 September 2026, dan belum ditemukan hingga Rabu 9 September 2036. Foto: MetroTV Perbesar

Posko dipenuhi keluarga lima jurbalis dan dua awak kapal motor hilang, saat liputan erupsi gunung Anak Krakayay sejak 7 September 2026, dan belum ditemukan hingga Rabu 9 September 2036. Foto: MetroTV

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

PANDEGELANG, SWARAJOMBANG.COM — Kepanikan dan kesedihan mendalam menyelimuti keluarga tujuh orang yang hilang di perairan Selat Sunda saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Kapal yang membawa lima jurnalis dan dua awak kapal dilaporkan terakhir berkomunikasi pada Senin, 7 September 2026, pukul 15.04 WIB.

Hingga hari ketiga pencarian, Rabu 9 September 2016, kapal dan seluruh penumpang belum ditemukan.

Daftar Pencarian

Lima Jurnalis:

1. Aditya Setiawan — Metro TV
2. Rina Marlina — Metro TV
3. Dedi Kurniawan — iNews
4. Siti Aminah — Radar Lampung
5. Budi Santoso — Wartawan Lepas / Kontributor

Dua Awak Kapal:

1. Suryadi, 52 tahun — Nakhoda kapal, warga Desa Ketapang, Lampung Selatan
2. Udin Suryana, 28 tahun — Awak kapal, anak dari Suryadi

Kapal yang digunakan adalah kapal penumpang kecil bermotor bernomor lambung KT-0412-LS, milik Suryadi.

Rombongan berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Lampung Selatan pada Senin siang menuju perairan sekitar Anak Krakatau untuk meliput aktivitas vulkanik yang sedang meningkat.

Pencarian dikoordinasikan oleh Kantor SAR Nasional Lampung Selatan, didukung oleh Basarnas Tanjung Karang, TNI AL (Lanal Banten dan Lanal Lampung), Polairud, Dinas Perhubungan Pelabuhan Merak–Bakauheni, serta puluhan nelayan sukarelawan.

Kerahkan 24 Kapal dan Helikopter

Kepala Kantor SAR Lampung Selatan, I Gusti Ngurah Astawa, S.Sos., M.M., memberikan keterangan resmi setiap harinya pukul 12.00 dan 18.00 WIB di posko pencarian.

“Senin pukul 15.04 WIB adalah kontak terakhir. Posisi mereka sekitar dua kilometer sebelah barat Pulau Anak Krakatau. Sejak saat itu, sinyal hilang total.” Tegasnya.

“Kami mengerahkan 24 unit kapal — 11 kapal resmi dan 13 kapal nelayan sukarelawan — serta satu helikopter untuk pencarian udara. Radius pencarian kami perlebar hingga 20 kilometer dari titik terakhir, mencakup perairan sekitar Anak Krakatau, Pulau Sebesi, hingga jalur pelayaran utama Merak–Bakauheni.” Tutur Gusti Ngurah.

 

Temukan Jaket & Pelampung

Pada Selasa, tim pencari menemukan barang-barang yang mengapung — jaket keselamatan, sepatu, dan dokumen identitas salah satu jurnalis — namun kapal dan penumpangnya belum ditemukan.

“Kendala terbesar adalah kondisi laut yang bergejolak. Ombak mencapai 1,5 hingga dua meter, jarak pandang terbatas akibat aktivitas vulkanik dan cuaca. Meski berat, operasi pencarian berjalan 24 jam nonstop. Kami tidak akan berhenti selama masih ada harapan menemukan mereka,” tegas I Gusti Ngurah Astawa pada Rabu sore, 9 September 2026.

Keluarga korban yang berkumpul di posko pencarian memohon agar informasi diberikan secara terbuka dan berkala.

“Beri tahu kami apa adanya, jangan ditunda. Anak-anak, suami, dan ayah kami sedang dicari — kami berhak tahu setiap perkembangan,” ujar salah satu keluarga yang tak mampu menahan tangis.

Tujuh orang yang pergi untuk memberi tahu publik tentang bahaya, kini menjadi bagian dari bahaya itu sendiri.

Doa dan harapan menyertai mereka, serta keluarga yang menunggu dengan cemas di darat. Semoga mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (55): Kisah Pembantaian 100 Pria dan 5 Wanita Pelancong

9 September 2026 - 19:58 WIB

Jalan Tol Probowangi Beroperasi Awal 2027

9 September 2026 - 19:25 WIB

Ini Daftar Harga Pangan Nasional, Cabai Rawit Merah Melejit

9 September 2026 - 19:01 WIB

Operasional Tidak Terganggu, Kebakaran Dapur dan Gizi di RSUD Saiful Anwar Malang

9 September 2026 - 17:52 WIB

BMKG Imbau Masyarakat Tenang: Air Pantai Surut dan Gempa Mag 3,8 Terjadi di Sekitar Gunung Anak Krakatau

9 September 2026 - 17:21 WIB

300 Siswa SMP dan MTs di Pati Alami Keracunan MBG

9 September 2026 - 16:34 WIB

Terbongkar di Semarang, 1.5 Juta Batang Rokok Putih Diangkut Truk Tangki Air

9 September 2026 - 11:32 WIB

Rahmat Muhajirin: Elektabilitas Gerindra Naik 14,4 Persen, Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

9 September 2026 - 09:39 WIB

Wabup Blora Usulkan SPPG Sumberejo 2 Ditutup Permanen, Tiga Kali Keracunan di SMAN 1 Tunjungan

9 September 2026 - 08:40 WIB

Trending di Nasional