Penulis : Elok Apriyanto | Redaktur: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Sungguh luar biasa! Sutaji (66), pedagang kerupuk keliling dari Dusun Budug, Desa Tugusemberjo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, akhirnya dipastikan berangkat haji musim 2026.
Kemenangan epik ini lahir dari perjuangan heroiknya menghemat puluhan tahun pakai hasil jualan kerupuk dengan sepeda ontel legendaris!
Sejak tahun 1970, Sutaji setia mengayuh sepeda pancal berlari Peterongan hingga Mojongapit, meski era modern sudah banjiri pedagang dengan motor.
“Tiap hari saya bawa 5 kg kerupuk dari pabrik di Desa Senden. Alhamdulillah, laris manis habis dalam sejam!” serunya penuh semangat, Selasa (3/2/2026).
Disiplin menabung haji dimulai era 1980-an, saat penghasilannya cuma Rp1.000/hari—ia gigih sisihkan Rp200!
Kini, dengan pendapatan harian Rp100 ribu, sebagiannya langsung disetorkan tabungan, sisanya cukup untuk hidup sederhana.
“Niat haji sejak nikah sama Siti Hana awal 1980-an.Kuncinya: niat kuat, tahan diri, anti boros!” tegasnya, bakar semangat siapa saja.
Buah perjuangan manis: Istri Siti Hana (62) duluan daftar 2012, Sutaji menyusul tahun 2019 saat tabungannya matang. Kini pasangan ini resmi calon jemaah haji (CJH) Jombang 2026.
Kisah Sutaji jadi obor penyala: kemiskinan bukan musuh, tapi niat tulus pasti dilancarkan Allah SWT! “Siapa pun yang bertekad baik, pasti dimudahkan!” tutupnya penuh keyakinan. **











