Menu

Mode Gelap

Headline

Sopir Tewas di Tempat 24 Penumpang Luka-luka, Akibat PO Agra Mas Tabrak Truk di Tol Ngawi

badge-check


					Kondisi bus PO Agra Mas remuk di bagian depan kana, serta ruang kemudia. Truk pengangkut bawang putih terguling di bahu jalan, akibat PO Agra Mas menyeruduk truk yang sedang parkir, di KM 566, Ngawi, hari Sabu dinihari sekitar pukul 04.30 21 Maret 2026. Foto: Instagam@jurnalmedianusantara Perbesar

Kondisi bus PO Agra Mas remuk di bagian depan kana, serta ruang kemudia. Truk pengangkut bawang putih terguling di bahu jalan, akibat PO Agra Mas menyeruduk truk yang sedang parkir, di KM 566, Ngawi, hari Sabu dinihari sekitar pukul 04.30 21 Maret 2026. Foto: Instagam@jurnalmedianusantara

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

NGAWI, SWARAJOMBANG.COM– Sopir bus meninggal dunia terjepit dalam kabin kemudi, serta 24 orang lainnya alami luka berat dan ringgan, akibat Bus PO Agra Mas mengalami menabrak truk pengangkut bawang merah di Tol Ngawi, Sabtu dinihari sekitar pukul 04.30 WIB, 21 Maret 2026.

Menurut keterangan petugas kepolisian, diduga sopir Bus Agra Mas rute Jakarta-Lamongan dalam kondisi mengantuk.

Ia melaju kencang  sehingga menabrak truk yang berhenti di bahu jalan saat melakukan pengecekan muatan kawasan  Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.

Benturan keras membuat bus terguling, muatannya tumpah, dan evakuasi sopir memerlukan pemotongan kabin.​

Petugas membutuhkan usaha keras untuk mengevakuasi sopir yang terjepit di dalam ruang kemudi. Termasuk melakukan pemotongan besi di bodi bus, agar bisa mengeluarkan tubuh sopir busa tersebut.

Sopir Moch Supro (36) asal Pekalongan meninggal dunia; jenazah dibawa ke RSUD Dr. Soedono Ngawi.

Sedangkan sopir truk Bainalidin (45) asal Blitar luka-luka, satu penumpang wanita kritis, dan total 24 korban dirawat di RSUD Wirosaban Ngawi.

Polisi dan PJR Polres Ngawi menyelidiki, menduga kantuk sebagai penyebab utama. Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi menangani kecelakaan bus PO Agra Mas yang menabrak truk di Tol Ngawi KM 566.

Petugas PJR (Patroli Jalan Raya) Polres Ngawi, termasuk IPTU Yudhi Hartono, pertama tiba di lokasi untuk evakuasi dan pengaturan lalu lintas.​

Melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, dan investigasi penyebab (diduga sopir mengantuk).​

PJR Polres Ngawi mengalihkan lalu lintas dan koordin evakuasi korban ke RSUD Wirosaban serta RSUD Dr. Soedono Ngawi.​

Koordinasi dilakukan sejak pukul 04.30 WIB pada 21 Maret 2026 di Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar.

Kronologi

  • Bus Agra Mas rute Jakarta-Lamongan melaju kencang dari arah barat ke timur di lajur cepat.

  • Truk pengangkut bawang merah berhenti di bahu jalan untuk pengecekan di Desa Bangunrejo Kidul, Kec. Kedunggalar, Kab. Ngawi.

  • Sopir bus Moch Supro (36) diduga mengantuk, sehingga bagian depan bus menabrak belakang truk secara keras.

  • Benturan menyebabkan bus oleng, terguling, dan muatannya tumpah ke jalan tol.

  • Sopir bus terjepit di kemudi; evakuasi dilakukan dengan memotong kabin bus.

  • Polisi dan PJR tiba, lalu lintas dialihkan; sopir truk Bainalidin (45) luka-luka. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tawa dan Semangat Kemerdekaan Warnai Lomba Agustusan DPC Gerindra Sidoarjo

15 Agustus 2026 - 15:16 WIB

7 Meninggal Dunia akibat Gempa NTT M 7 di NTT

15 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Gempa Flores Magnetudo 7.7: Tiga Orang Tewas, Ribuan Bangunan Luluh Lantak

15 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Menelisik Akar Terorisme (48): Tentara tak Bela Raja Harus Mati

14 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Prabowo Usulkan Pengadilan Ad Hoc untuk Direksi BUMN, 30 Tahun ke Belakang

14 Agustus 2026 - 18:59 WIB

DPR Minta Dapur MBG Dikembalikan ke Sekolah

14 Agustus 2026 - 18:45 WIB

CPNS 2026 Dibuka Agustus, Ada 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan

14 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Garuda Carangwulung di Wonosalam, Via Video Conference

14 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Jombang Lebih Bersih dan Akuntable, Wabup Salmanudin Resmikan Aplikasi PRIME 169

13 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Salmanudin Resmikam PRIME 169
Trending di Nasional