Menu

Mode Gelap

Nasional

Senjata yang Ditemukan di Ledakan SMAN 72 Penuh Coretan, Ini Artinya

badge-check


					Corat-coret di senjata Perbesar

Corat-coret di senjata

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025) berhasil menghebohkan warga sekitar. Ledakan tersebut dilaporkan saat masjid menggelar salat Jumat.

Tepatnya saat khotib membacakan doa di khutbah kedua, ledakan tersebut tiba-tiba terjadi. Akibat kejadian ini, sebanyak 61 orang terluka dari tingkat ringan hingga sedang.

Di lokasi ledakan turut ditemukan dua benda mirip senjata yang belakangan dikonfirmasi adalah mainan. Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Letjen TNI (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus membenarkan hal itu.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih terus mendalami ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading. Senjata tersebut dipenuhi tulisan yang mencantumkan beberapa nama hingga slogan teroris luar negeri.

Lantas, tulisan apa sajakah yang ditemukan oleh pihak kepolisian di badan senjata pelaku? Berikut adalah uraiannya.

1. Natural Selection

Natural Selection bermakna seleksi alam, tulisan ini tertera dibagian kiri senjata. Hal ini disangkutkan dengan dua kata dalam baju yang dikenakan pelaku pembantaian Columbine High School, Eric David Harris.

Eric Harris merupakan satu dari dua pelaku utama dalam insiden yang terjadi pada 20 April 1999 di Littleton, Colorado, Amerika Serikat. Bersama rekannya, Dylan Klebold, Harris melakukan serangan bersenjata dan pengeboman di sekolah mereka.

Peristiwa ini menewaskan 12 siswa dan satu guru, serta melukai 24 orang lainnya. Kedua pelaku kemudian tewas bunuh diri.

2. for Agartha

Kata for Agartha muncul dalam teori konspirasi yang beredar dikalangan masyarakat luar negeri. Orang yang meyakini teori konspirasi ini menganggap adanya kerajaan dalam inti bumi, mereka lahir dari kemurnian ras milik ras Arya (kulit putih.

Namun teori konspirasi ini tidak bisa dibuktikan secara ilmiah hingga saat ini. Belum ada kepastian apakah pelaku memiliki keterkaitan dengan teori tersebut atau tidak.

3. 14 Words

14 Words identik dengan slogan ideologi supremasi kulit putih dan teorisme. Meskipun ini bukan slogan yang secara eksklusif diciptakan atau digunakan oleh satu kelompok teroris tertentu.

Ia kemudian telah menjadi simbol dan kode penting bagi gerakan ekstremis, terutama di Amerika Serikat dan Barat. Slogan ini diciptakan oleh David Lane, seorang pemimpin supremasi kulit putih Amerika dan anggota kelompok teroris neo-Nazi.

David Lane terlibat dalam pembunuhan, perampokan, dan pengeboman selama tahun 1980-an. Lane pun menjalani hukuman seumur hidup dan meninggal di penjara.

4. 1198

Tahun 1198 ikut tertulis dalam senjata mainan yang kini menjadi perbincangan warganet. Tahun tersebut terjadi pengepungan kota Akre oleh Salibis dan menjadi kemenangan pertama melawan Salahuddin, Al Ayyubi.

Selain itu angka 1198 juga tertulis dalam salah satu senjata yang digunakan oleh Brenton Tarrant. Seorang pelaku penembaman masjid di Christchurch, Selandia Baru apda 2019 silam.

5. Brenton Tarrant

Brenton Tarrant (28 tahun) adalah pelaku dua penembakan massal berturut-turut di Christchurch, Selandia Baru, pada 15 Maret 2019. Penembakan itu juga dilakukan saat shalat Jumat, pertama di Masjid Al Noor di Riccarton dan Linwood Islamic Center

Secara keseluruhan, 51 orang syahid dan 89 lainnya luka-luka, termasuk 40 orang akibat tembakan. Brentona adalah pria asal Australia.

6. Luca Traini

Luca Traini adalah pelaku penembakan di kota Macerata, Marche, Italia pada 3 Februari 2018. Pria 28 tahun itu menembak enam imigran asal Afrika sembari mengendarai Alfa Romeo 147.

Traini juga menargetkan markas besar Partai Demokrat Italia yang berkuasa. Setelah serangan itu, Traini mengenakan bendera Italia di bahunya dan mengangkat tangannya untuk memberi hormat fasis.

7. Alexandre Bissonnette

Alexandre Bissonnette adalah pelaku penembakan di masjid Pusat Kebudayaan Islam Kota Quebec, Kanada pada 29 Januari 2017. Alexandre melepaskan tembakan selama sekitar 2 menit setelah shalat maghrib.

Enam jamaah syahid dan lima lainnya terluka parah. Aksi penembakan tersebut mengejutkan dunia dan memicu gelombang solidaritas terhadap komunitas Muslim.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

DPRD Jombang Bahas Ranperda Miras dan Larangan Oplosan, Negara Harus Lindungi

5 Juni 2026 - 20:22 WIB

Penataan PK5: Pemkab Jombang tidak Belajar Pengalaman Masa Lalu

5 Juni 2026 - 17:04 WIB

Perkara Dr Yudi Utomo Imaryoko Dihentikan, telah Dilakukan Perdamaian dengan Pelapor

5 Juni 2026 - 16:20 WIB

Pangdam Rudi Saladin Tinjau Lahan 86 Ha di Grobogan Mojowarno Calon Markas Batalyon TP

5 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kebakaran Hebat Kandang Ayam di Peterongan Jombang, Kerugian Rp 2 Miliar

4 Juni 2026 - 22:15 WIB

Pertamax Green 95 Jadi Awal Mandatori Bioetanol Nasional

4 Juni 2026 - 20:40 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Pemerintah Klaim Fundamental Masih Kuat

4 Juni 2026 - 20:31 WIB

Rahasia 06-06-26: Komunitas Titik Nol Mulai Kenalkan Nasi Ploso dan Jenang Pelok Kesukaan Bung Karno

4 Juni 2026 - 17:41 WIB

Pancasila Merupakan Pengejawantahan Bumi Nurani Manusia

4 Juni 2026 - 13:34 WIB

Trending di Nasional