Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM – Laksamana Pertama Tunggul sebagai Kadispenal TNI AL memastikan kecelakaan tergelincirnya pesawat latih Bonanza G36 di Bandara Juanda Surabaya pada Jumat (30/1/2026) disebabkan sepenuhnya oleh kondisi cuaca ekstrem, seperti hembusan angin tiba-tiba dan down draft kuat.
Menurut Kadispenal, pesawat sedang menjalani latihan standar touch and go dengan dua awak pesawat—yaitu instruktur dan siswa penerbang—yang berhasil selamat tanpa mengalami korban jiwa.
Gangguan cuaca tersebut mengacaukan keseimbangan pesawat saat mendarat, sehingga menimbulkan kerusakan ringan pada badan pesawat, termasuk posisi sayap yang tidak normal.
Hingga 31 Januari 2026, belum ada keterangan lanjutan dari Pangkoarmada atau Lanud Juanda. Konfirmasi resmi hanya berasal dari Mabes TNI AL melalui Kadispenal.
Sementara itu, pengelola Bandara Juanda—yang bukan di bawah TNI AL—menyampaikan permintaan maaf atas penutupan sementara landasan pacu.
Pesawat latih TNI AL Bonanza G36 bernomor registrasi T-2507 mengalami insiden tergelincir di runway 28 Bandara Juanda, Surabaya, Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 09.53 WIB (02.53 UTC).
Saat itu, pesawat baru menyelesaikan empat kali latihan touch and go, lalu beralih ke manuver short approach untuk simulasi darurat.
TNI AL menilai penyebab utama adalah faktor cuaca, yakni perubahan arah angin mendadak disertai aliran udara ke bawah (down draft).
Akibatnya, runway ditutup sementara selama sekitar satu jam untuk proses evakuasi pesawat, pemeriksaan Foreign Object Debris (FOD), dan inspeksi keamanan. Sebanyak sembilan penerbangan terdampak dan dialihkan.
Kini, operasional bandara telah pulih normal, disertai ucapan permintaan maaf dari pihak pengelola atas gangguan yang terjadi.
Kedua personel di dalam pesawat, yakni instruktur dan siswa penerbang, dinyatakan selamat tanpa cedera serius. Kerusakan pada pesawat bersifat minor, meski belum ada update resmi lebih lanjut dari Mabes TNI AL per 31 Januari 2026.
Kronologi
-
Pukul 09.53 WIB (02.53 UTC): Pesawat latih TNI AL G36 Bonanza T-2507 menjalankan latihan touch and go sebanyak empat kali di runway 28 Bandara Juanda, Surabaya.
-
Manuver short approach: Pesawat melanjutkan ke simulasi pendaratan darurat (short approach) pada tahap akhir pendaratan.
-
Insiden tergelincir: Pesawat terdampak down draft tiba-tiba dan perubahan arah angin yang ekstrem, sehingga kehilangan stabilitas dan tergelincir di runway.
-
Laporan darurat: Pesawat melaporkan kondisi darurat kepada petugas menjelang kecelakaan.
-
Penutupan runway: Landasan pacu ditutup sekitar satu jam untuk evakuasi pesawat, inspeksi FOD, dan pengecekan keamanan; sembilan penerbangan dialihkan.
-
Kondisi pasca-insiden: Kedua awak (instruktur dan siswa penerbang) selamat tanpa korban jiwa; kerusakan pesawat tergolong minor. **











