Menu

Mode Gelap

Mimbar Rakyat

Semakin Banyak yang Mempertanyakan Kompetensi Artis di DPR, Coba Tebak Sibuk Apa?

badge-check


					dr Lita Gading, sumber IG pribadi Perbesar

dr Lita Gading, sumber IG pribadi

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

SWARAJOMBANG.COM- Kritik terhadap anggota DPR dari kalangan artis kembali mencuat. Netizen menilai kehadiran figur publik di parlemen sering kali tidak diiringi dengan kapasitas yang memadai untuk menjalankan tugas legislasi.

Sorotan terbaru datang dari dr. Lita Gading melalui unggahan di Instagram pribadinya pada 5 September 2025. Ia menyinggung kiprah Mulan Jamila yang kini duduk di Komisi VII DPR RI.

“Dia itu sudah 2 periode di DPR. Dia lulusan SMA, tapi yang jelas guys, dia itu enggak pernah kerja, pengalamannya cuma nyanyi doang,” ucap Lita.

Menurut Lita, Komisi VII bukan bidang yang bisa ditempati sembarang orang. Komisi tersebut membidangi energi, mineral, riset, teknologi, serta lingkungan hidup yang menuntut keahlian teknis tinggi.

Ia bahkan menegaskan bahwa dirinya yang bergelar dokter pun merasa sulit memahami persoalan-persoalan teknis di bidang energi dan mineral. Karena itu, ia mempertanyakan dasar penempatan Mulan Jamila di komisi strategis tersebut.

Baru Saja Dilantik Jadi Menteri, Anak Bapak Kompak Bikin Pernyataan Viral

Selain soal latar belakang pendidikan, Lita juga menyoroti aktivitas Mulan yang masih kerap tampil di panggung hiburan. Ia menyebut jadwal konser yang padat dapat mengganggu kinerja legislator dalam mewakili rakyat.

“Terus apa kerja kalian? Untuk rakyat pertanyaannya apa?” tanyanya dengan nada kesal.

Unggahan tersebut mendapat banyak tanggapan dari publik. Banyak yang setuju bahwa DPR seharusnya diisi oleh figur dengan keahlian dan integritas, bukan hanya popularitas. Lita pun menutup kritiknya dengan pernyataan tegas,

“Jadi kehidupan kalian itu hanya memikirkan untuk konser-konser dan konser, untuk balik modal?.” tanya Lita

Sebelumnya kritik kepada DPR juga telah disampaikan oleh Yusril Ihza Mahendra, Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan,

Bahwa diperlukan reformasi politik bertujuan agar partisipasi politik terbuka bagi siapa saja, bukan hanya bagi mereka yang memiliki modal besar atau popularitas.

TNI AL Berencana Akuisisi Kapal Induk Italia Giuseppe Garibaldi

“Supaya partisipasi politik itu terbuka bagi siapa saja dan tidak hanya orang-orang yang punya uang, tidak saja mereka yang selebriti, artis yang menjadi politisi, tapi harus membuka kesempatan kepada semua,” jelas Yusril.

“Sistem sekarang ini membuat orang yang berbakat politik tidak bisa tampil ke permukaan. Maka diisi oleh para selebriti, diisi oleh artis dan kita lihat ada kritik terhadap kualitas anggota DPR sekarang ini dan pemerintah menyadari hal itu,” tegas Yusril, dikutip dari Detik..****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kader Posyandu Terbelah, Ibu-Ibu Terkoyak: Dampak MBG di Akar Rumput

10 Februari 2026 - 21:30 WIB

Bukan Dongeng, Namun “Obrolan Dapur” Lebih Ampuh Tingkatkan IQ Matematika

5 Februari 2026 - 21:37 WIB

Demo Warga Desa Kumitir Tolak Kandang Ayam di Dusun Bendo

18 Desember 2025 - 12:25 WIB

Leony Bongkar Anggaran Tangsel: Anggaran Dihabiskan Untuk Perjalanan dan Rapat

22 September 2025 - 09:08 WIB

Saat Marak Demo Ricuh, TNI Hadir dengan Kepedulian Nyata kepada Rakyat

30 Agustus 2025 - 13:23 WIB

Pria Semarang Kaget Pajak Kendaraan Naik 66%, Ada Tarif Opsen PKB, Bagaimana di Jombang?

21 Agustus 2025 - 06:45 WIB

LDC Sidoarjo Minta Kejari Awasi Proyek Revitalisasi Alun-Alun Rp24,6 Miliar

6 Agustus 2025 - 18:51 WIB

Koalisi Disabilitas Sidoarjo Desak Perbup untuk Implementasi Perda Inklusif

3 Juli 2025 - 20:03 WIB

Karomah Gus Dur: Wawancara Misterius yang Hampir Buat Jurnalis Dipecat

27 Juni 2025 - 18:50 WIB

Trending di Mimbar Rakyat