Penulis: Elok Apriyanto | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM– Masalah anak putus sekolah (APS) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tetap menjadi isu krusial sepanjang 2025, dengan dampak ganda pada kualitas pendidikan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut E-Book Profil Pendidikan Kabupaten Jombang, dari 73.843 penduduk usia 13–15 tahun, sebanyak 384 anak atau 0,52% putus sekolah di jenjang SMP.
Angka ini mencerminkan siswa terdaftar yang gagal menyelesaikan masa belajar, mengancam target SDM unggul nasional dan memperlemah daya saing ekonomi Jombang di masa depan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, Wor Windari, melalui Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SMP, Iswahyudi Hidayat, menyoroti faktor ekonomi sebagai pemicu utama.
“Sekolah gratis, tapi biaya penunjang seperti seragam, transportasi, dan alat tulis membebani keluarga miskin,” katanya, Minggu (28/12/2025).
Dinamika keluarga memperburuk situasi: anak-anak terpaksa bantu orang tua bekerja atau terdampak perceraian, menghentikan pendidikan di tengah proses SMP—bukan saat transisi dari SD.
Fenomena ini tidak hanya menurunkan angka partisipasi sekolah, tapi juga menciptakan siklus kemiskinan: tanpa ijazah SMP, peluang kerja formal menipis, menekan PDB per kapita dan meningkatkan ketergantungan pada ekonomi informal.
Upaya dan Tantangan
Disdikbud Jombang merespons dengan sosialisasi, seragam gratis, pengusulan Program Indonesia Pintar (PIP), dan pendampingan intensif. Guru wajib kunjungi rumah siswa absen lama untuk dorong kembalinya mereka ke kelas.
Namun, hambatan tetap ada: sebagian anak menolak, sementara yang lain pindah tanpa jejak, menyulitkan pendataan. Secara ekonomi, kehilangan 384 siswa berpotensi rugi dalam produktivitas hilang 10 tahun ke depan, berdasarkan estimasi biaya pendidikan nasional Rp20–30 juta per siswa.
Disdikbud berkomitmen penuh: “Selama anak mau, kami fasilitasi hak pendidikannya. Pendidikan adalah investasi ekonomi jangka panjang untuk Jombang bebas kemiskinan,” tegas Iswahyudi. **











