Menu

Mode Gelap

Nasional

Ronald Soroti Dugaan Pungutan di MAN 2 Kabupaten Kediri, Ini Penjelasannya

badge-check


					Ronald, bersama surat Perbesar

Ronald, bersama surat

Penulis: Jayadi  | Editor: Aditya Prayoga

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM-
Aktivis sosial dan pegiat anti korupsi, Ronald A Sinaga, kembali menyoroti praktik pungutan di lingkungan sekolah. Kali ini, ia mengungkap dugaan adanya pungutan sebesar Rp1,5 juta untuk “amal jariyah” di MAN 2 Kabupaten Kediri (Red- setelah di ralat)

Ronald mengunggah persoalan tersebut melalui akun Instagram pribadinya pada 8 September 2025.

Dalam postingan sebelumnya, Ronald menyebutkan murid MAN 2 Kabupaten Kediri diminta membayar sejumlah uang tanpa adanya brosur atau keterangan resmi.

Namun tak lama setelah itu, sebuah akun yang diduga milik siswa MAN 2 Kabupaten Kediri memberikan tanggapan.

“Laporan di atas benar, saya sekarang kelas 12 di sekolah tersebut. Waktu awal masuk juga ditarik amal jariah dengan surat edaran rapat, tapi bahas amal jariahnya saat rapat,” tulis akun tersebut yang dibacakan Ronald dalam unggahannya.

Siswa itu juga mengungkapkan bahwa saat pembayaran dilakukan, tidak ada bukti tertulis karena hanya disampaikan secara lisan. Ia menambahkan, kasus ini baru ramai diperbincangkan setelah viral di media sosial.

Lebih jauh, siswa tersebut menyatakan bahwa banyak temannya enggan memberikan komentar di unggahan Ronald karena merasa diawasi.

“Saya dan teman-teman MAN 2 Kediri tidak berani komen mendukung laporan di postingan tersebut karena akun siswa MAN dipantau oleh guru-guru,” tulisnya.

Ronald pun mempertanyakan alasan pihak sekolah memantau akun siswa. Ia menegaskan, jika pungutan itu memang legal, seharusnya tidak ada kekhawatiran atau sikap represif.

“Itu, kalau memang pungutannya legal, kenapa? Khawatir, ada apa ini MAN 2 Kediri?” ujar Ronald.

Ia menutup unggahannya dengan sindiran tajam bahwa dunia pendidikan seharusnya tidak mengajarkan praktik yang mencederai integritas.

Ronald mengajak publik untuk ikut menyuarakan persoalan ini agar mendapat perhatian serius dari pihak berwenang.****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gempa M 7,6 Bitung: 3 Orang Tewas, 15 Orang Luka-luka Kerusakan Bangunan Meluas

2 April 2026 - 14:35 WIB

Nenek Delce Lahia Tewas Tertimpa Gedung KONI Manado, Akibat Gempa Mag 7.6 Bitung

2 April 2026 - 09:10 WIB

Petir Mengganas Sambar 10 Wisatawan di Pantai Bambang Lumajang, Satu Orang Tewas Sembilan Lainnya Luka

31 Maret 2026 - 10:29 WIB

Wabup Lebak Amir Hamzah Tinggalkan Acara Hahalbibahal, Disebut Bupati sebagai Mantan Napi

30 Maret 2026 - 22:42 WIB

Fasad RSUD Ploso Jombang Berantakan Timpa Mobil, Akibat Diterjang Hujan dan Angin Kencang

30 Maret 2026 - 21:06 WIB

Satu Personel RI Penjaga Perdamaian di Lebanon Gugur

30 Maret 2026 - 13:22 WIB

Nakhoda dan Tiga ABK Tugboat Musaffah 2 Warga Indonesia Hilang di Selat Hormuz, Diduga Kena Serangan Rudal

29 Maret 2026 - 19:33 WIB

Angkut 25 Penumpang Bus Wisata Kelinci Terguling di Jatidukuh Mojokerto, Satu Tewas Lainnya Luka-luka

29 Maret 2026 - 00:39 WIB

Risiko Besar Evakuasi Balon Raksasa Nyangkut di Menara SUTET Trenggalek

28 Maret 2026 - 23:53 WIB

Trending di Headline