Menu

Mode Gelap

Nasional

Road Test 50 Ribu Km Rampung, B50 Tetap Berlaku 1 Juli

badge-check


					50 Ribu test road usai Perbesar

50 Ribu test road usai

Penulis:Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut road test B50 atau uji coba penggunaan bahan bakar biodiesel campuran 50% kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) selesai minggu ini.

Adapun, total dari road test yang telah dilakukan adalah sejauh 50 ribu kilometer (km) yang diterapkan pada berbagai mesin dan komponen kendaraan jarak jauh.

“[Road test] 50.000 km selesai minggu ini ya. [Tes] di kapal sudah selesai, [mesin] tambang selesai, otomotif, Alsintan [alat dan mesin pertanian) selesai,” ungkap Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Eniya Listiyani Dewi saat ditemui di sela-sela IPA Convex 2026 di ICE BSD, Kamis (21/5/2026).

“Yang belum selesai [tes] adalah kereta sama genset. Genset itu nanti sampai Oktober,” tambahnya.

Eniya menambahkan, meski terdapat dua sektor lagi yang belum menyelesaikan 100% uji coba, hal ini tidak mengubah target mandatori B50 pada semester kedua tahun ini atau tepatnya mulai 1 Juli 2026.

“Iya, per satu Juli. Gini, walaupun dua [sektor] itu tertinggal, tetapi kan mostly hasil uji sampai 50.000 km itu melampaui spesifikasi yang ada. Maksudnya gini, kalau dipasang filter, 10.000 km sudah harus ganti, ternyata dia sampai 30.000 km enggak ganti [filter], dan ini bagus,” jelasnya.

Asal tahu saja, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya memastikan kebijakan mandatori biodiesel 50% atau B50 pada bahan bakar solar akan mulai diterapkan pada 1 Juli 2026.

Bahlil menambahkan bahwa pemerintah saat ini masih melakukan serangkaian uji coba guna memastikan implementasi B50 berjalan lancar dan tidak menimbulkan kendala teknis pada berbagai sektor transportasi maupun industri.

“B50, 1 Juli sudah mulai penerapan dan sudah melakukan tes-tes terus. Doain, dalam schedule kita setuju di penerapan, doain dalam tes-tes. Sekarang kan tes di kapal, di beberapa alat berat dan kereta. Mudah-mudahan enggak ada soal. Kalau dia sesuai schedule, enggak ada soal, 1 Juli penerapannya,” kata Bahlil di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Meski demikian, Bahlil menyampaikan, pemerintah tetap membuka kemungkinan penyesuaian apabila dalam proses pengujian ditemukan kendala teknis pada mesin atau performa bahan bakar.

“Tapi tatkala dalam uji coba itu ada mesinnya, ada mungkin nanti enggak pas, kita akan melakukan penyesuaian,” kata Bahlil.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Prof Dr Muhadjir Effendy Didampingi Anwar Hudiono Blusukan di Pemukiman Haji Jatim di Makkah

21 Mei 2026 - 20:33 WIB

KNKT Ungkap Anomali Sinyal Penyebab Tabrakan KA di Bekasi

21 Mei 2026 - 20:08 WIB

Pemerintah Impor 100.000 Tabung Gas CNG dari China untuk Gantikan Elpiji 3 Kg

21 Mei 2026 - 13:11 WIB

62 Persen Gedung Kantor Tanjung Selor Jadi Arang, Bupati: Ini Kebakaran Besar

21 Mei 2026 - 10:44 WIB

Rieke Melapor ke Komisi Yudisial, MA Tolak Kasasi Lahirkan Tagar untuk Nikita Mirzani

21 Mei 2026 - 08:59 WIB

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Berhadiah Rp750 Juta untuk Mencari Keberadaan Aman Yani

20 Mei 2026 - 21:49 WIB

Jembatan BH 275 Banyuwangi Diproyeksikan Tahan 60 Tahun

20 Mei 2026 - 19:30 WIB

Prabowo Bongkar Skandal Under-Invoicing Rp16.000 Triliun

20 Mei 2026 - 19:07 WIB

Empat Siswa Lukaluka Tertimpa Atap Kelas Ambrol di SMA 7 Mataram

20 Mei 2026 - 18:16 WIB

Trending di Headline