Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Rakor Pengendalian Inflasi, Tito Karnavian Untkap Ada 300 BUMD Rugi Rp 5.5 Triliun

badge-check


					Menteri Dalam Negeri, Tito Kranavia. Instagram@titokarnavian Perbesar

Menteri Dalam Negeri, Tito Kranavia. Instagram@titokarnavian

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani    |   Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa terdapat 300 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang masih mengalami kerugian dengan total mencapai Rp5,5 triliun.

Tito Karnavian pertama kali menyampaikan kondisi kerugian itu dalam rapat Komisi II DPR pada tanggal 16 Juli 2025. Pernyataan tersebut juga dijelaskan lebih rinci dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah (Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah) pada 20-21 Oktober 2025.

Dalam penjelasannya, Tito memaparkan rincian BUMD yang merugi dan mengusulkan pembentukan satuan khusus di bawah Kementerian Dalam Negeri untuk menangani permasalahan tersebut.

Dari total 300 BUMD yang rugi, terdiri dari berbagai jenis usaha, yaitu:

  • Bank Perkreditan Rakyat (BPR), sebagian melaporkan kerugian

  • 127 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)

  • 4 BUMD di bidang industri agro

  • 5 perusahaan Jaminan Perkreditan Rakyat (Jamkrida)

  • 12 perusahaan migas daerah

  • 8 BUMD pengelolaan pasar

  • 7 BUMD sektor pariwisata

  • 112 BUMD aneka usaha lainnya

Total BUMD di seluruh Indonesia mencapai 1.091 unit, sehingga BUMD yang merugi ini sekitar 28% dari total keseluruhan. Meskipun mengalami kerugian Rp5,5 triliun, aset gabungan BUMD tersebut cukup besar, sekitar Rp1.240 triliun, menunjukkan potensi yang masih bisa dikembangkan.

Sebaliknya, 678 BUMD lainnya melaporkan laba bersih sekitar Rp29,6 triliun.

Penyebab utama kerugian tersebut salah satunya adalah lemahnya tata kelola dan pengawasan operasional BUMD. Pemerintah berupaya memperbaiki kondisi ini dengan pembenahan regulasi dan pengelolaan agar potensi aset besar tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk peningkatan kinerja BUMD dan kesejahteraan daerah.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Aksi Demo Besar Ojol Jatim, Surabaya-Sidoarjo Diprediksi Macet Total pada 28 April

25 April 2026 - 09:32 WIB

Dokumen foto aksi unjuk rasa massa driver ojol di Surabaya. Foto: iNews

Polisi Bidik Bea Cukai Jatim, Diduga Terlibat Penyelundupan 76.000 Ponsel China Ilegal Masuk Sidoarjo

25 April 2026 - 00:04 WIB

Rudy Mas’ud Angkat Adik Jadi Tim Ahli: Apa Bedanya dengan Presiden Prabowo Angkat Hashim

24 April 2026 - 23:02 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 22:00 WIB

Dibatasi Maksimal 5 Pak Pembelian Beras SPHP 

24 April 2026 - 19:06 WIB

Transaksi Rp2 Triliun Lebih, Misi Dagang Jatim-Kalteng

24 April 2026 - 18:55 WIB

Terekam CCTV, Rumah Kades Hoho Alkaf Dilempar Bom Molotov Mobilnya Hangus

24 April 2026 - 16:52 WIB

Setelah mengalami pengeroyokan di mapolsek sebulan lalu, Jumat dinihari 24 April 2026, rumah kades Hoho Alkad disatroni teroris. Pelaku melempar bom molotov di garasi mobilbya. Mobil Honda Turbonya terbakar. Foto: Instagram@ hoho_alkaf

Basalamah Mengaku tak Tahu Uang Rp8,4 Miliar yang Diserahkan ke KPK

24 April 2026 - 15:24 WIB

Dandy Pratama Wahyu Pemuda Asal Candipuro Lumajang, Korban Tewas Terjun dari Jembatan Cangar Batu

24 April 2026 - 14:30 WIB

Trending di Headline