Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Purbaya: Pengurangan MBG Bisa Selamatkan Rp40 Triliun

badge-check


					Camat Wonosalam, Yudha Asmar meninjau pelaksanaan MBG pertama kali kali, Senin 9  Februari 2026, di SDN 1 Panglungan. Foto: swarajombang.com/ elok apriyanto Perbesar

Camat Wonosalam, Yudha Asmar meninjau pelaksanaan MBG pertama kali kali, Senin 9 Februari 2026, di SDN 1 Panglungan. Foto: swarajombang.com/ elok apriyanto

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan efisiensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengurangi frekuensi penyaluran MBG. Dengan demikian, negara bisa melakukan penghematan sebanyak Rp40 triliun.

“Jadi ada efisiensi juga dari MBG. Jadi ada kan pengurangan cukup banyak tuh, yang dia bilang saja 40T hitungan pertama kasar, tapi bisa lebih. Tapi bukan saya motong ya. Memang dia melakukan sendiri karena dia [BGN] bilang masih bisa ada efisiensi.” kata Purbaya dalam Press Briefing di kompleks Kementerian Keuangan, Rabu (25/3/2026).

Menurut Purbaya, pengurangan Rp40 triliun tersebut berasal dari wacana penghentian pemberian MBG tiap hari Sabtu yang diusulkan oleh BGN. Oleh karenanya pemberian MBG hanya akan dilakukan 5 hari dalam seminggu dan menghemat Rp40 triliun setahun.

Sayangnya, Purbaya belum bisa memberikan detil rancangan penghematan tersebut. Ia menyebut bahwa pengumuman terkait dengan rencana tersebut akan dilakukan oleh ketua BGN

Menurut Purbaya, potensi pengurangan anggaran yang menjadi wacana BGN ini belum termasuk efisiensi sebesar Rp80 triliun yang sempat dilontarkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi beberapa waktu yang lalu.

Sayangnya, Purbaya belum bisa memberikan detil rancangan penghematan tersebut. Ia menyebut bahwa pengumuman terkait dengan rencana tersebut akan dilakukan oleh ketua BGN

Menurut Purbaya, potensi pengurangan anggaran yang menjadi wacana BGN ini belum termasuk efisiensi sebesar Rp80 triliun yang sempat dilontarkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi beberapa waktu yang lalu.

Selain MBG, Purbaya juga mengatakan bahwa penghematan akan dilakukan juga ke Kementerian dan Lembaga pemerintah lainnya, tak terbatas hanya BGN.

“Saya akan buat merata seluruh K/L. Kita akan tentukan dari sini terus dia potong sendiri.,” kata Purbaya.

Sebagai pengingat saja, total alokasi anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang 2026 ini tercatat Rp335 triliun. Angkanya naik lebih dari lima kali lipat dibandingkan realisasi tahun lalu yang hanya Rp51,5 triliun.

Dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tercantum, sebanyak Rp255,5 triliun digunakan untuk pemenuhan gizi nasional atau pembelian makanan bergizi.

Artinya, biaya yang akan digunakan untuk membeli makanan hanya 76% dari total anggaran yang dialokasikan untuk Program MBG.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Paling Lambat 30 September, Tokopedia Kembalikan Dana Pajak Penjual Akibat PPH 22 Ditunda

9 Agustus 2026 - 19:39 WIB

PPATK: Ada 6 Juta Transaksi Judol Selama Piala Dunia

9 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Harga Tiga Jenis Emas Pegadaian pada Kamis

30 Juli 2026 - 19:18 WIB

Larangan Rekam SP2DK DJP Tuai Kritik, Bisa Gerus Kepercayaan Wajib Pajak

26 Juli 2026 - 19:17 WIB

Ini Catatan Harga Bahan Pangan Menurut PHPS

23 Juli 2026 - 21:26 WIB

Harga BBM Hampir Semua Harga Turun, Kecuali Pertamax

13 Juli 2026 - 20:19 WIB

2.100 Formasi CPNS-PPPK Tahun Ini Disusulkan Pemprov Jatim

6 Juli 2026 - 19:04 WIB

Harga Pertamax Turbo Turun Rp1450, Per 1 Juli 2026

1 Juli 2026 - 19:52 WIB

Juli-Agustus-September Tarif Listrik Tak Naik

30 Juni 2026 - 21:29 WIB

Trending di Ekonomi