Menu ✖

Mode Gelap

Ekonomi

Harga Emas Jadi Rp2,623 Juta Per Gram, Naik Rp25.000

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Harga emas batangan Antam naik Rp25.000 menjadi Rp2.623.000 per gram di laman Logam Mulia pada perdagangan, Jumat (18/9/2026) pagi, pukul 08.30 WIB. Sehari sebelumnya, harga emas Antam berada di angka Rp2.598.000 per gram.

Harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar. Untuk pembelian emas Antam, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tercantum di laman resmi Logam Mulia.

Dengan pajak tersebut, harga emas Antam ukuran satu gram menjadi Rp2.629.558. Berikut daftar harga dasar emas Antam berdasarkan data Logam Mulia, Jumat:

0,5 gram: Rp1.361.500
1 gram: Rp2.623.000
2 gram: Rp5.186.000
3 gram: Rp7.754.000
5 gram: Rp12.890.000
10 gram: Rp25.725.000
25 gram: Rp64.187.000
50 gram: Rp128.295.000
100 gram: Rp256.512.000
250 gram: Rp641.015.000
500 gram: Rp1.281.820.000
1.000 gram: Rp2.563.600.000.

Sementara untuk seri khusus, emas batangan Gift Series ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1.431.500 dan ukuran satu gram Rp2.773.000. Adapun emas batangan Batik Seri III ukuran 10 gram dijual Rp26.730.000, sedangkan ukuran 20 gram Rp52.660.000.****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kondisi Perdagangan Global. Penyebab Kedelai Mahal

6 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Naiknya Harga Cabai dan Anjloknya Harga Ayam Hidup, Ini Kata Mentan

5 Oktober 2026 - 19:51 WIB

HPP Ayam Broiler Rp23.000 Harga Jual Rp21.000

4 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Halal Industrial Park Sidoarjo dapat Komitmen Investasi Rp2,3 T

4 Oktober 2026 - 18:55 WIB

3.833 Orang Indonesia Masuk Kelompok Superkaya

4 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Wamen ESDM: Harga Pertamax Menyesuaikan Harga Keekonomian

2 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Uang Hasil Impor Durian Impor Durian, Lebih Besar dari Ekspor

28 September 2026 - 19:13 WIB

Durian Indonesia Menantang Dominasi Malaysia dan Thailand untuk Pasar China

28 September 2026 - 19:02 WIB

Volume Penyaluran LPG Tahun 2027 Turun Akibat Subsidi Dipotong

28 September 2026 - 18:51 WIB

Trending di Ekonomi