Menu

Mode Gelap

Nasional

Presiden Kecewa atas Tindakan Aparat dalam Insiden Ojol

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto Perbesar

Presiden Prabowo Subianto

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Presiden Prabowo Subianto mengaku terkejut dan kecewa atas tindakan berlebihan aparat dalam insiden antara pengemudi ojek online (ojol) dan kendaraan taktis (rantis) Brimob.

Dalam insiden tersebut mengakibatkan meninggalnya pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan.

“Saya terkejut dan kecewa atas tindakan aparat,” tegas Presiden dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).

Presiden juga memastikan pemerintah akan menjamin kehidupan keluarga korban serta memberi perhatian khusus kepada orang tua dan saudara-saudara yang ditinggalkan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga telah terlebih dahulu secara resmi menyampaikan rasa berduka citanya atas meninggalnya Affan Kurniawan.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah Indonesia mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya,” kata Prabowo.

Tak hanya itu presiden memerintahkan agar kasus ini diusut tuntas dan transparan serta para petugas kepolisian yang terlibat harus bertanggung jawab. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Aksi Unjuk Rasa Massa Karyawan PT SGS: Tolak PHK, Minta Bupati Jombang Audit Perusahaan

23 Juni 2026 - 20:28 WIB

Musim Liburan, Antrean Panjang di Pelabuhan Ketapang

23 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polisi Ringkus Taufik Hidayat di Cibiru setelah 23 Hari Buron, Sekap dan Siksa Yuvita Lestari 1.095 Hari di Bandung

23 Juni 2026 - 14:52 WIB

Tanah Hibah 880 m² Dikuasai Orang, Waki’ah Minta Polisi Usut

23 Juni 2026 - 14:48 WIB

Kerja Cepat TPPA Batam Selamatkan Bocah 9 Tahun dari Penganiayaan Ibu Tiri

23 Juni 2026 - 12:18 WIB

Rapat Paripurna DPRD Jombang Mendengar Jawaban Bupati atas Masukan Dewan terhadap APBD 2025

23 Juni 2026 - 11:01 WIB

Roy Suryo Terima Kasih kepada Presiden Prabowo atas Status Tahanan Luar Bersama Dokter Tifa

23 Juni 2026 - 10:25 WIB

Jual Beli Titik Semakin Nyata, Diduga Ada 100 SPPG Fiktif di Cilacap

23 Juni 2026 - 09:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (24): Kata Sandi ‘Saya Mengenalmu!’

22 Juni 2026 - 23:43 WIB

Trending di Nasional