Menu

Mode Gelap

Headline

Polisi Berhasil Temukan Jasad Pengacara Ari Munadi di Tepi Hutan Kubangkangkung Cilacap setelah 20 Hari Hilang

badge-check


					Setelah dilakukan pelacakan selama 20 hari, petugas kepolisian gabungan Banyumas dan Cilacap menemukan tempat penguburan jasad pengacara Ari Munada, Kamis dinihari, 11 Desember 2025. Lokasinya di tepi jalan hutan Kubangkangkung, Cilacap, Jawa Tengah. Foto: kolase/dok/polres Banyumas Perbesar

Setelah dilakukan pelacakan selama 20 hari, petugas kepolisian gabungan Banyumas dan Cilacap menemukan tempat penguburan jasad pengacara Ari Munada, Kamis dinihari, 11 Desember 2025. Lokasinya di tepi jalan hutan Kubangkangkung, Cilacap, Jawa Tengah. Foto: kolase/dok/polres Banyumas

Penulis: Adi Wardhono | Editor: Priyo Suwarno

CILACAP, SWARAJOMBANG.COM – Dua pekan penuh harap dan cemas berakhir dengan duka mendalam bagi keluarga dan rekan sesama advokat. Jasad Aris Munadi, pengacara senior asal Desa Tambaksogra, Kecamatan Sumbang, Banyumas, akhirnya ditemukan terkubur di hutan Kubangkungkung, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, Jawa Tengah, dini hari Kamis (11/12/2025).

Penemuan ini menimbulkan tanda tanya besar: apa yang sebenarnya terjadi pada pria ramah yang dikenal tekun menangani kasus-kasus hukum di wilayah Cilacap?

Istri Aris, yang pertama kali merasakan firasat buruk, masih ingat jelas pagi 21 November 2025. Sekitar pukul 08.30 WIB, suaminya pamit dengan mobil Toyota Calya hitam bernomor R 1927 RF, berjanji kembali setelah menangani perkara di Jeruklegi, Cilacap.

“Dia bilang hanya sebentar, tapi sejak 22 November tak ada kabar,” cerita istrinya dengan suara bergetar saat dilaporkan ke Polresta Banyumas pada 24-25 November, setelah berkonsultasi dengan DPC Peradi Purwokerto.

Kekhawatiran semakin membesar ketika mobil Aris ditemukan terparkir terkunci di pinggir jalan Desa Mekarjati, Kecamatan Kutowinangun, Cilacap, pada 28 November. Polisi membukanya pakai kunci cadangan dari keluarga, tapi tak ada jejak pemiliknya. Rekan-rekan advokat di Peradi Purwokerto ikut berburu petunjuk, tapi hutan lebat di sekitar Kubangkungkung menyimpan rahasia kelam.

Baru pada 11 Desember dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, tim Resmob gabungan Polresta Banyumas dan Polresta Cilacap menemukan jasadnya sekitar 200 meter dari Jalan Raya Cilacap-Kawunganten.

Terkubur sedalam 1 meter dan ditutupi rumput, kondisi mayat yang sudah membusuk menandakan Aris telah tiada lebih dari dua minggu.

Sore itu, jenazah dimakamkan di TPU Karangwangkal, Purwokerto Utara, ditemani keluarga dan sahabat-sahabatnya yang tak menyangka akhir tragis ini.

Kasat Reskrim Polresta Cilacap, Kompol Guntar Arif Setyoko, menyebut penyebab kematian masih misterius dan diduga pembunuhan karena penguburan yang tidak wajar.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Andryansyah Rithas Hasibuan, mengonfirmasi temuan pada malam 10 Desember. Bagi keluarga, ini bukan sekadar berita – tapi luka yang menuntut keadilan.

Kronologi dari Mata Keluarga

  • 21 November 2025: Aris pamit ke Jeruklegi untuk kasus hukum.

  • 22 November 2025: Hilang kontak total.

  • 24-25 November 2025: Laporan polisi diajukan.

  • 28 November 2025: Mobil ditemukan di Mekarjati, Kutowinangun.

  • 11 Desember 2025: Jasad ditemukan terkubur secara dangkal di hutan Kubangkungkung.

Komunitas advokat Banyumas berharap penyelidikan segera terungkap, agar Aris bisa tenang di sisi Tuhan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

“Menolak Punah” dan “Pesta Babi”: Antara Kebenaran, Perjuangan dan Larangan!

9 Mei 2026 - 21:46 WIB

Calon Cobek Terbesar di Indonesia untuk Festival Rujak Uleg 2026 Hari Jadi 733 Surabaya

9 Mei 2026 - 20:35 WIB

Tambah Lagi Insiden Tewas Terjun dari Jembatan Cangar: Kasus Keempat Maret- 8 Mei 2026

9 Mei 2026 - 19:01 WIB

Jakarta-Bogor Kompak Keracunan MBG, Warganet: Nyawa Anak-anak Jadi Taruhan

9 Mei 2026 - 17:14 WIB

Jembatan H Jusuf Hamka Membentang di Sungai Brantas di Jipurafah Plandaan, 24 x 4.5 M Biaya Rp 850 Juta

8 Mei 2026 - 19:50 WIB

208 Ribu Pelanggan Sudah Nikmati Jaringan Gas PGN

8 Mei 2026 - 19:42 WIB

Diskon PBB dan Transportasi Jadi Kado Spesial Warga Surabaya

8 Mei 2026 - 19:32 WIB

Gunung Dukono Maluku Utara Meletus: Warga Jepang dan Cina Tewas, 18 Pendaki Butuh Dievakuasi

8 Mei 2026 - 18:09 WIB

Gunung Dukono, wilayah Maluku Utara, Jumat pagi, 8 Mei 2026. Ternyata sedang ada puluhan wisatawan asing dan domestik sedang berada di puncak. Akibatnya, dua orang tewas dari Cuna dan Jepang. Lima orang luka ringan. Madih ada 18 pendaki butuh bantuan dari BPBD untuk dievakuasi. Foto: instagram@maluku_utara

Beroperasi Sejak 2017, Poltabes Ringkus 14 Sindikat Perjokian Tes Masuk ke Unesa Surabaya

8 Mei 2026 - 16:20 WIB

Trending di Headline