Menu

Mode Gelap

Nasional

Penumpang Loncat Keluar dari Gerbong KA Probowangi, Perjalanan Tak Terganggu

badge-check


					KA Probowangi Perbesar

KA Probowangi

Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Yobie Hadiwijaya

JEMBER, SWARAJOMBANG.COM-Perjalanan kereta api (KA) tidak terganggu atas insiden penumpang yang nekat melompat keluar dari gerbong KA Probowangi relasi Surabaya-Banyuwangi yang sedang berjalan di Desa Sidomulyo Kabupaten Jember Jawa Timur, Jumat.

“Sekitar pukul 12.10 WIB, kami menerima laporan dari Kepala Stasiun Sempolan, Muhammad Riski Zulhaidir yang mendapatkan informasi dari penumpang KA Probowangi bahwa ada seorang penumpang yang terlihat melompat dari kereta di KM 28+5/6 petak jalan antara Stasiun Garahan-Mrawan,” kata Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro di Jember, Jumat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, KAI segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, di antaranya Kepala Stasiun Sempolan, PPKA Garahan, PPKA Mrawan, SOT KA 297 Probowangi, Unit PAM, Unit Jalan Rel 9.6 Kalisat, hingga petugas KLB D9/10274 (KPJ KBR–JR).

“Pada pukul 12.50 WIB, petugas kereta penilik jalan KLB D9/10274 menemukan seorang penumpang di bawah jembatan pada lokasi yang dilaporkan,” tuturnya.

Korban yang melompat dari kereta itu diketahui bernama Aditya Kurniawan (19), warga Tambak Wedi Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya yang merupakan penumpang KA 297 Probowangi.

“Tim gabungan KAI segera melakukan evakuasi dan petugas kesehatan KAI melakukan pemeriksaan awal dan hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami luka ringan,” katanya.

Cahyo menjelaskan, korban diserahkan kepada pihak Polsek Sempolan untuk penanganan lebih lanjut, dan terkait motif korban melompat dari kereta masih dalam proses penyelidikan pihak aparat kepolisian setempat.

“KAI Daop 9 memastikan bahwa insiden tersebut tidak mengganggu perjalanan KA Probowangi yang dinaiki dan seluruh perjalanan KA tetap berjalan normal,” ujarnya.

Cahyo mengimbau kepada seluruh penumpang agar senantiasa menjaga keselamatan diri dengan tidak melakukan tindakan yang membahayakan, termasuk melompat dari kereta api maupun berada di area terlarang.

“Keselamatan penumpang merupakan prioritas utama dalam layanan transportasi kereta api,” katanya.

Informasi di lapangan menyebutkan bahwa penumpang tersebut itu diduga depresi, sehingga nekat membuka pintu kereta dan melompat dari kereta yang sedang berjalan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Aksi Unjuk Rasa Massa Karyawan PT SGS: Tolak PHK, Minta Bupati Jombang Audit Perusahaan

23 Juni 2026 - 20:28 WIB

Musim Liburan, Antrean Panjang di Pelabuhan Ketapang

23 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polisi Ringkus Taufik Hidayat di Cibiru setelah 23 Hari Buron, Sekap dan Siksa Yuvita Lestari 1.095 Hari di Bandung

23 Juni 2026 - 14:52 WIB

Tanah Hibah 880 m² Dikuasai Orang, Waki’ah Minta Polisi Usut

23 Juni 2026 - 14:48 WIB

Kerja Cepat TPPA Batam Selamatkan Bocah 9 Tahun dari Penganiayaan Ibu Tiri

23 Juni 2026 - 12:18 WIB

Rapat Paripurna DPRD Jombang Mendengar Jawaban Bupati atas Masukan Dewan terhadap APBD 2025

23 Juni 2026 - 11:01 WIB

Roy Suryo Terima Kasih kepada Presiden Prabowo atas Status Tahanan Luar Bersama Dokter Tifa

23 Juni 2026 - 10:25 WIB

Jual Beli Titik Semakin Nyata, Diduga Ada 100 SPPG Fiktif di Cilacap

23 Juni 2026 - 09:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (24): Kata Sandi ‘Saya Mengenalmu!’

22 Juni 2026 - 23:43 WIB

Trending di Nasional