Menu

Mode Gelap

Nasional

Penambahan SPKLU Tol Solo-Ngawi oleh PLN

badge-check


					SPKLU Tol Solo-Ngawi Perbesar

SPKLU Tol Solo-Ngawi

Pemulis: Adi Wardhono | Editor: Yobie Hadiwijaya

NGAWI, SWARAJOMBANG.COM-PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan transisi energi nasional, salah satunya dengan menambah titik stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Rest Area Tol 575A dan 575B pada ruas Tol Solo-Ngawi.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan, sebanyak lima buah SPKLU dengan kapastitas masing-masing 180 kilowatt (kW) pada dua rest area tersebut dihadirkan sebagai bagian dari upaya PLN membangun ekosistem kendaraan listrik yang semakin luas, mudah diakses, dan andal bagi masyarakat.

Berlokasi di salah satu jalur utama penghubung Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, kata dia, penambahan titik SPKLU diharapkan menjadi simpul strategis yang memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan lintas provinsi, baik dari arah barat menuju timur maupun sebaliknya.

Menurutnya, pembangunan SPKLU ini merupakan bentuk nyata dukungan PLN terhadap program pemerintah dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik dan juga bagian dari komitmen bersama untuk mengurangi emisi karbon serta mendukung target net zero emissions (NZE) di Indonesia.

“Setiap kendaraan listrik yang menggunakan energi listrik merupakan langkah kecil yang memberikan dampak besar bagi lingkungan. Semakin lengkap infrastruktur pengisian daya yang kita bangun, semakin besar pula kepercayaan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Inilah kontribusi nyata PLN dalam mendukung target NZE sekaligus mewujudkan masa depan energi yang lebih bersih bagi generasi mendatang,” ujarnya dikutip Jumat (31/7/2026).

Selain di Rest Area 575A dan 575B, PLN juga meresmikan SPKLU di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fatah Temboro, Kabupaten Magetan. Pengurus dan pengasuh Ponpes Al-Fatah Temboro Anwar Mughist menyambut baik kehadiran SPKLU di lingkungan pesantren.

Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi wujud sinergi antara PLN dan pondok pesantren dalam mendukung pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Kami mengapresiasi kepercayaan dan dukungan PLN yang telah menghadirkan SPKLU di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro. Kehadiran fasilitas ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi santri dan masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan energi bersih serta menjaga kelestarian lingkungan. Semoga kolaborasi ini membawa manfaat yang semakin luas bagi umat dan masyarakat,” ujar Anwar.

Melalui pembangunan infrastruktur kendaraan listrik yang semakin merata, PLN menegaskan komitmennya sebagai leading force dalam transisi energi nasional.

“Bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, PLN akan terus mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang lebih hijau, berdaya saing, dan berkelanjutan menuju NZE 2060,” ucap General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Konsumsi Makanan MBG, 103 Siswa di Rejotangan Tulungagung Keracunan

1 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Wamen Dahnil Ansar Prihatin Ada Ustad dan Pemuka Agama Masuk Kartel dan Mafia Haji

1 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Sopir dan 30 Penumpang Selamat Saat Kebakaran Bus Gunung Harta di Tol Nganjuk

1 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Revolusi Jensen Huang 500 Kali Lebih Efisien: Komputasi SaaS Menjadi GaaS

1 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Pengacara Ningtyas Hesti Protes Larangan Melintas di Depan Kantor Kapolda Jatim!

1 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Shinya Yamanaka Temukan ET-100 Peremajaan Sel dari DNA, Jadi Peraih Nobel

1 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Jatim Siapkan Pemutihan Pajak Kendaraan untuk Warga Tak Mampu 1-31 Agustus

31 Juli 2026 - 18:45 WIB

Server AI di Dunia Butuh Konsumsi Air Bersih 2.5 – 4 Miliar Liter/ Hari

31 Juli 2026 - 18:33 WIB

Soal Penyesuain Harga DEX Series, Begini Kata ESDM

31 Juli 2026 - 17:28 WIB

Trending di Nasional