Penulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Pemerintah Kabupaten Jombang, kembali melaksanakan pemeliharaan rutin pada Jalan K.H. Wahid Hasyim selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 7–8 Desember 2025.
Langkah ini merupakan upaya penting dalam menjaga kualitas dan keselamatan infrastruktur jalan kabupaten. Pemeliharaan menggunakan teknologi Cold Milling, sebuah metode modern yang efektif mengangkat lapisan aspal rusak di permukaan jalan.
Teknik ini mempermudah proses perbaikan dengan cara mengeruk aspal lama secara presisi, sehingga permukaan jalan dapat diratakan dan dipersiapkan secara optimal sebelum diaplikasikan lapisan baru.
Keunggulan Cold Milling terletak pada kecepatan dan efisiensi pengerjaan yang berujung pada hasil perbaikan yang lebih tahan lama.
Jalan K.H. Wahid Hasyim sendiri memiliki panjang sekitar 330 meter dengan lebar 3,5 meter, dan masuk dalam pengelolaan jalan milik kabupaten. Pemeliharaan ini mendukung kelancaran aktivitas transportasi dan mobilitas warga setempat.
Meski informasi rinci soal biaya pemeliharaan Cold Milling pada periode ini belum dipublikasikan, data terdahulu menunjukkan investasi besar untuk perbaikan infrastruktur jalan di wilayah ini.
Contohnya, tahun 2021 ada rehabilitasi drainase dan trotoar senilai Rp 16,7 miliar, serta tambahan pengeluaran Rp 20 miliar untuk proyek lainnya. Sementara untuk pemeliharaan rutin jalan kabupaten, pagu anggarannya bisa mencapai Rp 3,2 miliar untuk beberapa ruas jalan tiap tahun.
Upaya pemeliharaan seperti ini menjadi bagian integral dalam menjaga mutu jaringan jalan di Jombang, sekaligus mengoptimalkan anggaran yang tersedia agar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.**











