Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Motor Oleng Masuk Kolong Truk, Pelajar SMP Bonceng Tiga Tewas Seketika di Paiton Probolinggo

badge-check


					Tiga pelajar bonceng tiga, tewqas seketikam saat motor oleng hingga masuk kolong truk, terjadi di Paiton, Probolinggo, Selasa, 10 Februari 2026. Foto: Instagram@bolinggodotco Perbesar

Tiga pelajar bonceng tiga, tewqas seketikam saat motor oleng hingga masuk kolong truk, terjadi di Paiton, Probolinggo, Selasa, 10 Februari 2026. Foto: Instagram@bolinggodotco

Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno

PROBOLINGGO, SWARAJOMBANG.COM – Tragedi maut menewaskan tiga pelajar SMP di Jalan Raya Pantura Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, pada Selasa sore (10/2/2026).

Kejadian terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Motor Honda Scoopy bernomor polisi N 2584 NE melaju dari timur, nekat membonceng tiga tanpa helm.

Saat menyalip truk gandeng Hino (P 9289 UQ) milik Abdul Mutalib (48) dari Banyuwangi yang searah arah, roda depan menyenggol kendaraan dari berlawanan arah.

Motor oleng, tergelincir, jatuh ke kolong truk, dan langsung tergilas hingga terseret. Ketiganya meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).

Mereka tewas tragis setelah motor Honda Scoopy yang dikendarai bonceng tiga tanpa helm tergilas truk gandeng saat manuver nekat.

Ketiga korban asal Dusun Sekar, RT 013/RW 004, Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, adalah:

  • Muhammad Hairunnasihin (13 tahun), pengendara.

  • Dimas Martin Pratama (16 tahun), penumpang.

  • Anggi Septian Nugraha (15 tahun), penumpang.

Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen mengonfirmasi olah TKP dilakukan, saksi dimintai keterangan, dan kendaraan dievakuasi agar tidak mengganggu lalu lintas.

Polisi menyoroti faktor bonceng tiga, tak pakai helm, dan manuver berisiko sebagai penyebab utama. Korban merupakan pelajar SMP yang nekat naik motor di bawah umur, mirip kasus serupa di wilayah Jatim yang sering fatal akibat kelalaian pengendara muda.

Safiq mengonfirmasi kronologi kejadian, memimpin olah TKP, pemeriksaan saksi, dan evakuasi kendaraan untuk kelancaran lalu lintas.​

Kronologi Berdasarkan Laporan Polisi

  • Pukul 16.30 WIB: tioga pelara SMP  bonceng tiga di Scoopy tanpa helm, melaju dari timur menuju barat.

  • Manuver salip: Motor menyalip truk gandeng Hino milik Abdul Mutalib yang searah.

  • Kecelakaan: Menyenggol kendaraan lawan arah, motor oleng dan jatuh ke bawah truk.

  • Fatal: Truk menggilas motor hingga terseret; korban tewas seketika.

  • Respons polisi: Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen memimpin olah TKP, memeriksa sopir serta saksi, dan evakuasi kendaraan agar lalu lintas lancar.

Safiq menegaskan faktor utama kecelakaan adalah bonceng berlebih, tak memakai helm, serta manuver berisiko oleh pengendara di bawah umur. Kasus serupa sering terjadi di Jawa Timur akibat kelalaian remaja.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Aksi Unjuk Rasa Turunkan Menteri Kehutanan, Doni Angun Tanda Tangani Surat Aspirasi Mahasiswa

22 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Tebu Bukan Hanya untuk Gula, Bisa Jadi Minuman dan Alat Makan

22 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Gunakan Bahasa Jawa Desak Presiden Prabowo Hentikan Karhutla

22 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Peringati Hari Jadi ke 116, Bupati Warsubi Ziarah di Makam Pendiri Jombang

22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Prajurit TMMD 130 Jombang Melalui Komsos Membangun Desa Klitih Plandaan

22 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Pasar Cukir Jombang Terbakar, Sebanyak 54 Kios Pakaian Ludes

22 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kasus Keracunan Pindah ke Bogor setelah Cirebon, 103 Siswa Cisarua Dirawat ke Rumah Sakit

21 Oktober 2026 - 22:39 WIB

Hanya 5 Jam Polisi Perak Ringkus Pelaku Pencuri Motor di Musala Glagahan

21 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Daging Ayam Rp50.000, Cabai Rawit Melambung Rp150.000 per Kg

21 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Trending di Nasional