Penulis: Elok Apriyanto | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Ngoro, Jombang, Jawa Timur, diprioritaskan Pemkab Jombang dengan anggaran Rp 2,897 miliar karena dokumen Detail Engineering Design (DED)-nya sudah rampung dan siap dilelang Februari mendatang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mematangkan rencana pembangunan RTH di dua wilayah, yakni Kecamatan Ngoro dan Kecamatan Kabuh. Total anggaran untuk dua proyek tersebut mencapai lebih dari Rp 5,2 miliar.
Kepala DLH Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum, menyampaikan bahwa rencana pembangunan RTH di dua kecamatan tersebut kini telah memasuki tahap persiapan, khususnya untuk RTH Kecamatan Ngoro yang dinilai paling siap.
“Rencana pembangunan RTH di Kecamatan Ngoro dan Kecamatan Kabuh sudah semakin matang. Untuk RTH Ngoro, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 2.897.800.000, sedangkan RTH di Kecamatan Kabuh sebesar Rp 2.306.300.000,” ujar Miftahul Ulum, Selasa 6 Januari 2026.
Menurutnya, pembangunan RTH Ngoro akan dilaksanakan lebih dahulu. Hal ini lantaran seluruh dokumen perencanaan teknis atau DED telah rampung. “Untuk RTH Ngoro, DED sudah selesai. Bahkan rencananya akan kami masukkan ke tahapan lelang pada Februari nanti,” jelasnya.
Meski demikian, DLH Jombang saat ini masih menunggu proses probity audit dari Inspektorat, sekaligus pendampingan dari Aparat Penegak Hukum (APH). Langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan proyek berjalan sesuai aturan serta menjunjung transparansi.
“Karena masih ada probity audit dari Inspektorat dan pendampingan APH, kami belum bisa memastikan mekanisme pengadaannya, apakah melalui lelang terbuka atau e-purchasing di e-catalog,” imbuh Ulum.
Sementara itu, untuk RTH Kecamatan Kabuh, DLH Jombang masih berada pada tahap awal perencanaan. Saat ini, penyusunan DED masih berlangsung sebagai dasar teknis pelaksanaan pembangunan. “Kalau untuk RTH di Kabuh, saat ini masih dalam proses penyusunan DED. Jadi belum bisa kami pastikan kapan pelaksanaannya,” pungkasnya. **











