Menu

Mode Gelap

Nasional

Menyelam Masuk Tongkang, Tiga Warga Donggala Tewas Diduga Hirup Udara Beracun

badge-check


					Inilah lokasi tempat kejadian perkara (TKP) tiga orang warga desa setempat meninggal dunia, saat menyelam masuk ke dalam tongkang, Minggu 9 Februari 2025. Instagram@infolokerpalu Perbesar

Inilah lokasi tempat kejadian perkara (TKP) tiga orang warga desa setempat meninggal dunia, saat menyelam masuk ke dalam tongkang, Minggu 9 Februari 2025. Instagram@infolokerpalu

Penulis: Mulawarman  | Editor: Priyo Suwarno

DONGGALA, SWARAJOMBANG.COM- Tiga warga Desa Loli, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulteng dilaporkan meninggal dunia diduga akibat terhirup gas beracun di dalam kapal tongkang, Minggu sore, 9 Feberuari 2025.

Dikutip dari radarsulteng.net, tiga warga itu adalah Maruf, Aco dan Ateng. Kejadian naas tersebut bermula ketika ketiganya pergi ke kapal tongkang di salah satu jetty tambang galian C di Desa Loli Oge.

Tiga warga ini diketahui sedang mencari potongan besi tua di sekitar tongkang. Ketiganya memang kerap berada di jetty saat ada tongkang yang datang. Mereka kerap membantu menarik tali tongkang saat kapal baru tiba. Begitu juga ketika kapal tongkang hendak pergi meninggalkan jetty.

Sebelum kejadian naas itu terjadi, seorang dari ketiganya masuk ke dalam lambung kapal melalui lubang yang sering disebut ‘manhole’, demikian akun Instagram@infolokerpalu mewartakan.

Salah seorang warga yang juga masih keluarga korban, Haris, menuturkan, korban bernama Maruf yang pertama kali masuk ke dalam lambung kapal. Maruf diduga terhirup gas beracun di dalam kapal tongkang sehingga tak bisa naik kembali ke atas. “Aco kemudian menyusul ke dalam mau menolong, tapi jatuh juga di dalam karena menghirup gas beracun,” ujar Haris.

Tak berhenti sampai di situ, Ateng kemudian menyusul untuk menolong keduanya namun juga bernasib sama. Menurut Haris, manhole di tongkang tersebut baru saja di buka sehingga kemungkinan besar gas beracun masih berada di dalam tongkang. “Gas beracun di dalam tongkang itu memang berbahaya sekali,” sebut Haris.

Menurut Haris, ketiganya memang kerap berada di jetty untuk membantu kapal tongkang yang masuk maupun keluar. “Kami biasa menyebut mereka anak-anak di jetty. Memang biasa di jetty situ,” ungkap Haris.

Warga lainnya Yani, juga mengungkapkan, ketiga warga itu diduga meninggal akibat menghirup gas beracun di dalam tongkang. “Mereka masuk ke dalam lubang itu, baru di situ ada gas beracun,” ucapnya.

Berdasarkan pantauan, proses evakuasi terhadap korban berlangsung sejak sore menjelang magrib hingga malam hari. Ketiganya sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi sudah tak sadarkan diri. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mentan: Naiknya Harga Beras akibat Kecurangan Produsen

4 September 2026 - 19:49 WIB

Karhutla, Ditutup Total Kawasan Wisata Kawah Ijen

4 September 2026 - 19:39 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 21:05 WIB

Sidoarjo-Nganjuk Terus ke Jombang: 256 dan 4 Guru SMPN 1 Kabuh Keracunan MBG

3 September 2026 - 20:35 WIB

Agar Tetap Eksis Google Lakukan Ribuan Perubahan Sistem Dalam Setahun

3 September 2026 - 19:33 WIB

Dua Tahun Lagi Pisang Cavendish Lumajang Eskpor

3 September 2026 - 19:09 WIB

53 Siswa dan Satu Guru SMAN 3 Nganjuk Diduga Keracunan Makan MBG

2 September 2026 - 21:26 WIB

Menurut Bank Dunia, Kemiskinan RI Lebih Buruk dari Timor Leste

2 September 2026 - 19:07 WIB

Membengkak Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Mencapai 566 Santri/ Siswa

2 September 2026 - 15:07 WIB

Trending di Nasional