Menu

Mode Gelap

Nasional

Menhan Bentuk Siber TNI, Merekrut Masyarakat Sipil dan Hacker

badge-check


					Menteri Pewrtahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan bahwa Indonesia sudah memliki Siber TNI, tenaganya direkrut dari masyarakat umum dan hacker Indonesia. Instagram@ctd.insider Perbesar

Menteri Pewrtahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan bahwa Indonesia sudah memliki Siber TNI, tenaganya direkrut dari masyarakat umum dan hacker Indonesia. Instagram@ctd.insider

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM – Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, mengatakan Satuan Siber milik TNI sudah mulai beroperasi. Unit khusus ini dibentuk untuk memperkuat pertahanan TNI di dunia digital. Anggotanya direkrut dari masyarakat sipil yang memiliki keahlian di bidang teknologi informasi, termasuk para peretas atau hacker.

“Saya sudah membentuk Satuan Siber di mana saya rekrut dari hacker-hacker dan masyarakat yang memiliki kemampuan siber,” ungkap Agus dalam rapat bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan.

Dalam forum yang sama, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan bahwa jumlah personel Satuan Siber tidak terlalu banyak. Menurutnya, unit ini lebih menekankan pada keahlian dibandingkan jumlah anggota.

“Teknologinya yang penting. Orang yang diperlukan sedikit,” kata Sjafrie, Sabtu 8 Februari 2025.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa Satuan Siber berbeda dengan matra TNI seperti Angkatan Darat, Laut, dan Udara. Mekanisme perekrutannya pun berbeda dan tidak mengikuti prosedur seperti calon prajurit TNI pada umumnya.

“Ini bukan matra siber. Kalau matra siber nanti ada kepala staf seperti angkatan darat ada Kepala Staf Angkatan Darat. Enggak ada Kepala Staf Angkatan Siber,” jelas Sjafrie.

Pembentukan Satuan Siber ini menjadi perhatian setelah Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI mengalami peretasan pada pertengahan tahun lalu, tepatnya 24 Juni 2024.

Saat itu, akun X (Twitter) bernama FalconFeeds. io membagikan tangkapan layar yang menunjukkan adanya penjualan data milik BAIS TNI. Unggahan tersebut menyebutkan bahwa kebocoran data dilakukan oleh peretas dengan nama MoonzHaxor melalui situs BreachForums.

FalconFeeds. io juga mengunggah tangkapan layar yang menunjukkan bahwa MoonzHaxor telah membagikan sampel data BAIS TNI dan menawarkan penjualan data lengkapnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kejaksaan Agung Langsung Menahan Dadan, Lodewyk dan Sony setelah 12 Diperika

3 Juni 2026 - 20:20 WIB

Menkes Ingatkan Bahaya Penyakit Hati Kronis Tanpa Gejala

3 Juni 2026 - 20:07 WIB

Harga Cabai Melonjak, Konsumen Mulai Mengeluh

3 Juni 2026 - 19:50 WIB

Dedi Mulyadi Beri Satunan Duka Rp50 Juta/ Korban kepada 3 Warga Jombang yang Tewas Kesetrom di Bekasi

3 Juni 2026 - 16:27 WIB

Menelisik Akar Terorisme (12): Teror Suci dan Perang Agama di Prancis

3 Juni 2026 - 13:26 WIB

Kejaksaan Agung Jemput Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung serta Sony Sonjaya Rabu Dinihari

3 Juni 2026 - 12:48 WIB

Sejak Rabu Pukul 02.30 Kejaksaan Menggeledah Kantor BGN Pusat Beberapa Jam Dadan Hindayana Dicopot

3 Juni 2026 - 11:57 WIB

Dua Orang Terkena Peluru Nyasar di Kampus UNP Saat Latihan Tembak Batalyon Infanteri 133 Padang

3 Juni 2026 - 10:23 WIB

Tim kesehatan melakukan evakuasi korban terkena peluru nyara, saat latihan menembak pasukan Batalyon Infanteri 133, Selasa sore 3 Juni 2026. Foto: instagram@infopadang

Presiden Prabowo Angkat Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN, Gantikan Dadan

2 Juni 2026 - 22:19 WIB

Trending di Nasional