Menu

Mode Gelap

Headline

Marbot Cium Bau Busuk dan Muncul Belatung, Dua Pria Ditemukan Tewas di Kubah Masjid Miftahul Janah Brebes

badge-check


					Polisi menyebutkan bahwa kedua korban tewas diduga akibat sengatan listrik, berdasarkan visum dari rumah sakit. Foto: Instagram@arie_ngeteran Perbesar

Polisi menyebutkan bahwa kedua korban tewas diduga akibat sengatan listrik, berdasarkan visum dari rumah sakit. Foto: Instagram@arie_ngeteran

Penulis: Sri Muryanto   Editor: Priyo Suwarno

BREBES, SWARAJOMBANG.COM-  Dua pria warga desa Pengaradan, kecamatan Tanjung, kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ditemukan tewas di atap Masjid Miftahul Janah,  setelah sebelumnya dilaporkan hilang sejak Jumat (20/3/2026). 

Jenazah itu ditemukan, karena Sarwono, marbot Masjid Miftahul Janah di Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Brebes.  Marbot merasa curiga, karena bau busuk dan belatung yang jatuh dari lantai atas, lalu naik ke lantai tiga dan menemukan dua mayat membusuk.

Keduanya dilaporkan hilang sekitar 5–6 hari, mulai Jumat (20/3) dan baru ditemukan pada Rabu (25/3) sore. Sekdes Pengaradan, Dwi Andriyanto, menyatakan mayat ditemukan membusuk di lantai atas atap masjid, di bagian kubah.

Diperoleh keterangan, kedua korban (Iwan dan Bambang) naik ke atas kubah masjid karena ingin berdiskusi dengan kakak sepupu Iwan, Marhadi, yang sedang memperbaiki lampu kubah di atas masjid .

Iwan bermaksud menyelesaikan urusan keluarga dengan seorang laki‑laki di Desa Pengaradan; sebelumnya ia singgah dulu ke Marhadi sebagai Saksi/senior keluarga.

Saat itu, Marhadi sedang bekerja di atap Masjid Miftahul Janah memperbaiki lampu kubah, sehingga Iwan dan Bambang naik ke atap untuk menemukannya dan menunggu Marhadi selesai bekerja.

Polisi dan keterangan Saksi fokus pada fakta bahwa keduanya terakhir terlihat di atap bersama Marhadi, lalu diduga tewas tersengat listrik dari kabel bertegangan tinggi yang terbuka di lokasi tersebut.

Sekdes mengatakan bahwa  Marhadiadalah tokoh yang dituakan di keluarga , sehingga Iwan menemuinya terlebih dahulu sebagai “saksi” sebelum menyelesaikan urusan keluarga dengan seorang laki‑laki di Desa Pengaradan.

Pada saat peristiwa tersebut, Marhadi sedang bekerja di atap masjid memperbaiki/memasang lampu kubah , sehingga Iwan dan Bambang naik ke atas untuk menemuinya.

Marhadi bukan korban, melainkan Saksi yang terakhir bertemu langsung dengan Iwan dan Bambang sebelum keduanya hilang dan kemudian ditemukan tewas dengan luka bakar akibat tersengat listrik.

Dalam wawancara media, Marhadi menyatakan keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah, dan tidak menyalahkan siapa‑siapa. Tetapi bagaimana ia bisa meninggal kedua korban yang sedang meminta sebagai juru penengah dan meningglakan mereka berdua?

Sejauh ini polisi belum memberikan penjelasan lebih jauh tentang Saksi Marhadi, tetang tewasnya kedua orang tersebut.

Penyebab 

Polisi dan hasil visum menyebut kedua meninggal akibat tersengat listrik bertegangan tinggi, dengan luka bakar di tubuh.

Di lokasi atap masjid ditemukan kabel listrik bertegangan tinggi yang terbuka dan menjuntai, diduga sebagai sumber sengatan.

Jenazah dievakuasi tim Polsek Tanjung dan Unit Identifikasi Polres Brebes, lalu dibawa ke RSUD Brebes untuk pemeriksaan lanjutan.

Kematian ini menggemparkan warga Pengaradan,  karena keduanya sempat dicari keluarga dan dilaporkan ke polisi, sebelum akhirnya ditemukan di atap masjid.

Proses penemuan dua pria warga Desa Pengaradan di atap Masjid Miftahul Janah, Brebes, berawal dari kejadian yang mencurigakan di area masjid pada Rabu (25/3/2026) sore.

Awalnya warga di bawah masjid melihat belatung jatuh dari lantai atas atap masjid, sehingga muncullah munculnya sesuatu yang membusuk di atas.

Setelah mendapat laporan warga, sejumlah orang lalu memeriksa ke lantai tiga (bagian kubah) dan menemukan dua jenazah dalam kondisi sudah membusuk.

Sekdes Pengaradan, Dwi Andriyanto, mengonfirmasi bahwa dua jenazah tersebut adalah Iwan dan Bambang, warga Desa Pengaradan yang sempat dilaporkan hilang sejak Jumat (20/3/2026).

Warga kemudian melapor ke polisi;  Rabu malam, 20 Maret 2026, jasad keda pria itu ditutunkan menggunakan tali, lalu dibawa ke RSUD Brebes untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kronologi
  1. Hilang sejak Jumat (20/3/2026)

    • Iwan dan Bambang dikabarkan hilang sejak Jumat (20/3/2026), sehari menjelang Lebaran, setelah sebelumnya berencana menemui seseorang di Desa Pengaradan untuk menyelesaikan urusan keluarga.

  2. Pergi ke rumah rekan dengan Marhadi

    • Sebelum menuju tujuan, Iwan dan Bambang bertemu Marhadi (kakak sepupu Iwan sebagai Saksi keluarga) yang sedang berada di masjid untuk memperbaiki lampu kubah lantai tiga.

  3. Pergi ke atas masjid bersama Marhadi

    • Ketiganya naik ke atap/ kubah lantai tiga masjid, lalu Marhadi turun lebih dulu karena masih harus menyelesaikan pekerjaannya di bagian bawah, sementara Iwan dan Bambang tertinggal di atas.

  4. Korban kedua tidak turun dan menghilang

    • Setelah beberapa saat, Iwan dan Bambang tidak turun dan tidak bisa dihubungi lagi, sehingga keluarga melaporkan polisi atas kehilangan mereka.

  5. Enam hari kemudian, warga curiga

    • Sekitar enam hari kemudian, Rabu (25/3/2026), warga di bawah masjid melihat belatung jatuh dari lantai atas kubah, memicu memicu adanya sesuatu yang membusuk di atap.

  6. Penemuan dua jenazah di lantai tiga

    • Warga lalu memeriksa lantai tiga masjid dan menemukan dua jenazah dalam kondisi sudah membusuk di area kubah atas atap masjid.

  7. Identifikasi korban

    • Sekretaris Desa Pengaradan, Dwi Andriyanto, mengkonfirmasi bahwa jenazah tersebut adalah Iwan dan Bambang, warga sekitar yang sempat dilaporkan hilang.

  8. Laporan ke polisi dan evakuasi

    • Warga melapor ke polisi; jenazah dievakuasi Rabu malam menggunakan tali, lalu dibawa ke RSUD Brebes untuk pemeriksaan dan visum.

  9. Hasil otopsi: tersengat listrik

    • Polisi dan dokter menyimpulkan keduanya tewas akibat sengatan listrik tegangan tinggi, dengan luka bakar pada tubuh dan kabel listrik yang terbuka ditemukan di sekitar lokasi. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Marak Peredaran Narkoba, Satresnarkoba Polres Jombang Ungkap 80 Kasus

1 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Perkuat Sinergitas, Empat Pilar Peradilan Pidana Jombang Gelar Olahraga Bersama

24 Juli 2026 - 17:26 WIB

Bidpropam Polda Jatim Mitigasi Personil Polres Jombang

22 Juli 2026 - 13:38 WIB

Laka Beruntun Libatkan Tiga Motor, Empat Orang Terluka Termasuk Bocah 7 Tahun

8 Juli 2026 - 14:15 WIB

Polsek Perak Tindak Tegas Pelaku Balap Liar

6 Juli 2026 - 19:13 WIB

Dr. Wong Chung Chek, The Most Wanted Doctor, Ahli Bedah Tulang Belakang Terkemuka di Asia-Pasifik

2 Juli 2026 - 10:51 WIB

Tangan Dewa Dr. Lee Woo Guan, Ahli Bedah Ortopedi dari Malaysia Sembuhkan Ribuan Pasien

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Empat Pelaku Komplotan Curanmor Dibekuk Polisi Jombang

30 Juni 2026 - 19:34 WIB

Korsleting Listrik, Tiga Kamar Tidur Ludes Dilalap Api

29 Juni 2026 - 19:13 WIB

Trending di Hukum