Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
FLORES, SWARAJOMBANG.COM— Gercep (gerak cepat) Ferry Irwandi melalui platform KitaBisa dalam tempo 3 hari berhasil mengumpulkan donasi Rp4 miliar untuk membantu korban gempa Flores, NTT.
Tim ekspedisi penggalangan dana yang digerakkan oleh platform Kitabisa dan didukung oleh tokoh publik serta aktivis Ferry Irwandi telah tiba di wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.
Misi utama tim ini adalah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp4 miliar yang terkumpul dari donasi masyarakat luas, bagi para korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Penyelenggara Platform penggalangan dana Kitabisa — akun media sosial: Ekspedisi.kitabisa.
Tokoh yang Mendampingi Ferry Irwandi, aktivis dan tokoh publik yang dikenal aktif dalam berbagai misi kemanusiaan di Indonesia
Total Donasi Terkumpul Rp4 Miliar — dikumpulkan dari jutaan donatur di seluruh Indonesia melalui kampanye terbuka di Kitabisa.
Lokasi Tujuan Pulau Flores, NTT — terdampak gempa M 7,7 pada 15 Agustus 2026, berpusat di lepas pantai Ende
Waktu Kedatangan Rabu, 19 Agustus 2026 — lima hari setelah gempa terjadi, saat kebutuhan darurat masih sangat mendesak
Tujuan Penyaluran Bantuan untuk warga terdampak di Kabupaten Ende, Nagekeo, dan sekitarnya — wilayah yang paling parah merasakan guncangan
Jenis Bantuan Kebutuhan darurat: sembako, tenda pengungsian, obat-obatan, selimut, dan peralatan dasar
Ferry Irwandi, yang memimpin atau mendampingi ekspedisi ini.
“Kami datang membawa harapan dan solidaritas dari seluruh Indonesia. Angka Rp4 miliar ini bukan sekadar uang — ini adalah bukti bahwa jutaan orang di negeri ini peduli. Setiap rupiah adalah doa dan harapan agar saudara-saudara kita di Flores segera pulih.”
Pihak Kitabisa melalui akun resminya menyatakan bahwa dana tersebut dikumpulkan dalam waktu yang relatif singkat, menunjukkan respon masyarakat yang luar biasa cepat terhadap bencana di Flores.
Kronologi
- Sabtu, 15 Agustus 2026 — Pagi → Gempa berkekuatan M 7,7 mengguncang lepas pantai Ende, Flores. Ratusan bangunan rusak, puluhan orang tewas, ribuan warga mengungsi.
– - Sore–Malam 15 Agustus → Kitabisa membuka penggalangan dana khusus gempa Flores. Ferry Irwandi dan tokoh lain turut mendorong kampanye tersebut.
– - 16–18 Agustus → Donasi mengalir deras dari seluruh Indonesia. Total terkumpul mencapai Rp4 miliar. Tim menyiapkan logistik dan berangkat menuju NTT.
– - Rabu, 19 Agustus 2026 — Sore → Rombongan ekspedisi tiba di wilayah Flores. Langsung menuju lokasi pengungsian dan titik penyaluran bantuan.
– - Berlangsung — Penyaluran Bertahap → Bantuan didistribusikan ke wilayah terdampak terberat. Prioritas diberikan kepada warga yang rumahnya rusak berat dan masih bertenda darurat.
– - Rencana ke Depan → Selain bantuan darurat, pihak Kitabisa dan Ferry Irwandi menyatakan akan terus memantau kebutuhan pemulihan jangka panjang, termasuk perbaikan rumah ibadah dan sekolah yang rusak.**











