Penulis: Sanny | Editor: Priyo Suwarno
JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menunjukkan keunggulan teknologi siber dengan keberhasilan Tim SIG CSIRT (Computer Security Incident Response Team) meraih Juara 1 pada kompetisi simulasi keamanan siber Industrial Cyberdrill Exercise (ICE 4.0) yang diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Penghargaan secara simbolis diserahkan Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN, Slamet Aji Pamungkas, kepada Group Head of Technology, Digitalization & Process Excellence SIG, Anindio Daneswara, dalam forum Industrial Cybersecurity Top Level Forum (TLP 5.0) di Jakarta, sebagai bagian dari National Cybersecurity Connect 2025.
Kompetisi ICE 4.0 merupakan ajang simulasi insiden siber yang dirancang untuk menguji dan meningkatkan kapasitas tim CSIRT di sektor industri dalam menghadapi serangan dunia maya yang semakin kompleks.
Dengan pendekatan gamifikasi, kompetisi ini menguji kemampuan teknis tim melalui empat tahapan intensif: ofensif (eksploitasi dan penetrasi), defensif (analisis forensik, log, dan deteksi ancaman), simulasi serangan dan pertahanan secara real-time, serta fase puncak yang menekankan kecepatan dan ketahanan sistem dalam mempertahankan kendali atas infrastruktur siber.
Wakil Direktur Utama SIG, Andriano Hosny Panangian, menekankan bahwa keamanan siber adalah fondasi utama transformasi digital perusahaan dalam menciptakan infrastruktur teknologi yang tangguh dan dapat diandalkan untuk memastikan kelancaran operasional bisnis secara berkelanjutan.
Sejak Januari 2024, SIG secara strategis membentuk Tim CSIRT resmi guna memperkuat respons cepat terhadap insiden keamanan siber di lingkungan SIG Group. Pembentukan tim ini merupakan langkah krusial dalam membangun ketahanan siber perusahaan serta melindungi infrastruktur digital vital yang mendukung proses bisnis.
Selain itu, SIG menjalankan program Agent of Security Education, Training and Awareness (SETA) yang secara berkala meningkatkan kesadaran dan kompetensi seluruh karyawan terkait ancaman siber dan protokol keamanan terbaru. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem siber yang kuat dan andal sebagai pondasi kelanjutan perjalanan transformasi digital SIG.
Keberhasilan Tim SIG CSIRT mengungguli 43 tim CSIRT lain dari berbagai industri nasional dalam kompetisi ini mempertegas kemampuan SIG dalam mengelola risiko siber dan menjaga integritas sistem teknologi informasi perusahaan di era digital yang penuh tantangan. **











