Menu ✖

Mode Gelap

Lifestyle

Kolesterol pada Santan Tidak Berbahaya Namun Ada Syaratnya

badge-check


					Kolesterol pada Santan Tidak Berbahaya Namun Ada Syaratnya Perbesar

Penulis: Ganjar | Editor: Aditya Prayoga

SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM-Banyak orang selama ini menghindari santan karena dianggap mengandung banyak kolesterol. Terkait masalah ini, dr. Susan Thian akhirnya angkat bicara di IG pribadinya pada 18 November 2025.

Ia membuka pembahasan dengan sebuah pertanyaan, “Siapa coba yang gak suka sama makanan padang?” Namun, ada kekhawatiran yang sering muncul, “Tapi katanya jangan sering-sering, nanti kolesterolnya naik karena ada banyak santannya.”

Dokter Susan Thian, yang memiliki misi membantu mendapatkan kehidupan lebih baik melalui edukasi kesehatan, kecantikan, dan finansial, menjelaskan lebih lanjut tentang kandungan santan.

Ia mengakui, “Santan isinya memang banyak lemak.” Meskipun demikian, penting untuk mengetahui jenis lemak apa yang terkandung di dalamnya.

Santan kaya akan MCT Oil atau Medium Chain Triglyceride, yang dijelaskan sebagai, “jenis lemak yang bisa langsung dipakai sama badan kita.”

Memang, santan banyak mengandung lemak jenuh. Namun, yang perlu ditekankan adalah, “lemak jenuh yang ini berasal dari Real Food.” Lemak ini akan menaikkan LDL, tetapi jenis LDL yang naik adalah yang disebut Large LDL.

Dokter Susan menegaskan bahwa, “Large LDL ini lebih jinak dibandingkan dengan Small Dense LDL.” Ia mengingatkan, “Ngerti ya, gak semua LDL itu kualitasnya sama.”

Kunci utama dalam konsumsi santan sebetulnya adalah bagaimana santan itu dimasak. Santan bisa menjadi pemicu penyakit jika, “konsumsi santan digabungkan dengan gula dan bahan makanan lain yang banyak sekali faktor inflamasinya,” seperti pengental, pewarna, pemanis, dan pengawet.

Selain itu, cara memasak juga berpengaruh, karena “santan bisa jadi berbahaya kalau kamu panaskan dalam jangka waktu yang panjang,” sebab ia bisa teroksidasi.

Sebaliknya, jika Anda, “masukkan santan di akhir masakan, hanya sekedar untuk mendidihkan, lalu dimatikan, tidak ada masalah.” Ia juga menambahkan satu larangan penting: “Dan jangan dipanaskan berkali-kali.” Untuk mendapatkan manfaat terbaik,

“Santan yang paling baik tentu saja santan yang berasal dari kelapa asli, bukan santan kemasan.” Santan kemasan dikhawatirkan sudah mengandung bahan-bahan lain.

Kesimpulannya, dr. Susan Thian menyatakan, “konsumsi santan gak ada masalah. Boleh, silakan, tolong dicatat.” Namun, ada tiga catatan penting yang harus diikuti:

“Jangan digabungkan dengan bahan-bahan yang tinggi gula, dan juga bahan-bahan yang penuh dengan faktor inflamasi yang tadi saya sebutkan. Dan jangan dipanaskan dalam jangka waktu panjang dan berkali-kali.”.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Nana Bikin Kontroversi Soal Adegan Berani dalam The Scandal

22 September 2026 - 20:01 WIB

Dihantam Kursi di Los Angeles, Solar MAMAMOO Memar

20 September 2026 - 18:14 WIB

Bintang Cantik Thailand akan Guncang Dunia Lewat Film Baru

15 September 2026 - 18:13 WIB

Raja Thailand Piloti Sendiri Pesawat Boeing 737-800 dengan Ratu sebagai Kopilot

15 September 2026 - 17:54 WIB

Miss Indonesia Peringkat Pertama Regional Asia dan Oseania

8 September 2026 - 19:07 WIB

Luana Lopes Lara Perempuan Muda Terkaya Kalahkan Taylor Swift

6 September 2026 - 18:28 WIB

Sultan Brunai Punya Putri Bungsu Cantik dan Berprestasi

2 September 2026 - 19:24 WIB

Indonesia Masuk 10 Besar Bersama 4 Negara Asia Tenggara Pengonsumsi Mie

30 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Aktris Cantik Tiongkok Kekayaan Bertambah Rp806 T, Berkat Bisnis Skincare

26 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Trending di Lifestyle