Menu

Mode Gelap

Headline

Ketua Suku Mee, Piet Pigai: Satgas ODC Menjaga Perdamaian Papua Tengah yang Menghormati Budaya Lokal

badge-check


					Piet Pigai adalah ketua suku Mee, merupakan kelompok etnis yang berada di kawasan danau Piniai, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Foto: Do/Satgas ODC Perbesar

Piet Pigai adalah ketua suku Mee, merupakan kelompok etnis yang berada di kawasan danau Piniai, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Foto: Do/Satgas ODC

Penulis: Bambang Tjuk     |    Editor: Priyo Suwarno

PAPUA TENGAH, SWARAJOMBANG.COM- Kepala Suku Mee, Piet Pigai, mendukung keberadaan Satgas Operasi Damai Carstensz (ODC) dalam menciptakan suasana nyaman di wilayah Papua.

Suku Mee sendiri merupakan kelompok etnis yang berada di kawasan Danau Piniai, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Pernyataan itu disampaikan Piet Pigai di Kelurahan Enarotali, dalam kesempatan ramah tamah bersama Satgas ODC, Rabu pukul 15.30 WIT, 24 September 2025.

Menurutnya, dia harus menyampaikannya, lantaran secara umum warga Suku Mee yang dipimpinnya merasakan stabilitas keamanan di wilayah Papua dalam keadaan kondusif.

“Saya sebagai kepala Suku Mee, senantiasa memberikan arahan kepada warga saya agar selalu memegang teguh kedamaian. Tidak mudah terkecoh dengan berbagai informasi yang tidak jelas sumbernya,” ungkap Piet Pigai, dikutip siaran pers yang dirilis Satgas ODC, Kamis pukul 16.24, Kamis 25 September 2025.

“Saya pun tetap mengingat, betapa bapak-bapak Satgas ODC selalu menjalin komunikasi dengan masyarakat disini. Saya sampaikan terima kasih,” ungkap Piet Pigai menambahkan.

Lebih lanjut Pigai, berkat komunikasi yang selalu dilakukannya, anak-anak muda termasuk masyarakat Pinai secara umum, telah memiliki prinsip berpikir untuk mendukung aparat keamanan, khususnya Satgas ODC yang tidak lelah memberikan perhatian kepada warga Piniai.

Kepada masyarakat Suku Mee, Pigai menekankan pentingnya membuka saluran komunikasi, saat berlangsung interaksi, baik diantara masyarakat maupun dengan aparat keamanan.

“Saya salut kepada para petugas Satgas ODC. Lantaran mereka menghormati budaya lokal, sehingga tercipta komunikasi positif. Tentu ke depan kami berharap dapat bersama-sama membangun masa depan,” cetus Pigai.

Kehadiran Satgas ODC di Papua, nilai Pigai, sangat diperlukan sebagai bagian penjaga perdamaian. Keberadaannya dirasakan membawa dampak positif bagi masyarakat Papua. Dan kondisi kehidupan yang tenang terbangun berkat kerja sama Satgas ODC dengan masyarakat. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perantau Jatim Pulang Kampung Gratis Diantar 58 Bus

18 Maret 2026 - 21:32 WIB

Pemudik Asal Kebumen Meninggal Dunia, saat Macet Gilimanuk

18 Maret 2026 - 20:42 WIB

Achmat Rifqi: Desak TNI Terbuka dalam Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

18 Maret 2026 - 20:28 WIB

Hasil Survei Insantara: KH Imam Jazuli Raih Dukungan 26,1 % Ungguli 12 Nama Tokoh Lainnya

18 Maret 2026 - 19:33 WIB

Denpom Menahan 4 Anggota Denma BAIS TNI dalam Kasus Penyiraman Air Keras kepada Andrie Yunus

18 Maret 2026 - 15:52 WIB

KM Cipta Anugerah Meledak dan Terbakar di Pelabuhan Selayar: Angkut 3000 Tabung LPG 2000 Paket Sembako

18 Maret 2026 - 11:47 WIB

Obat Termahal di Dunia Namanya Casgevy Rp35 M/Suntik, untuk Terapi Thalassemia dan Anemia Sel Sabit

18 Maret 2026 - 11:12 WIB

Pukul 01.30 Rabu Dinihari, 15 Meter Kanopi Pasar Ploso Jombang Roboh dan Jatuh

18 Maret 2026 - 10:27 WIB

PO Zentrum Terguling ke Sawah setelah Hantam Pick Up Parkir di Tol Pejagan-Pemalang

18 Maret 2026 - 09:55 WIB

Trending di Headline