Menu ✖

Mode Gelap

Ekonomi

Kelola Dana Rp 14,6 Kuadraliun, Presiden Prabowo akan Resmikan Danantara 24 Februari 2025

badge-check


					Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia. Instagram@prabowo Perbesar

Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia. Instagram@prabowo

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM– Mantan Presiden Jokowi pernah mengatakan punya dana Rp 11.000 triliun (atau Rp 11 kuadraliun) siap untuk membangun Indonesia.  Ternyata angka itu kecil dibanding rencana Presiden Prabowo Subianto  peluncuran badan usaha Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang akan mengelola dana $900 miliar (Setara Rp 14,6 1 kudraliun) yang akan beroperasi mulai 24 Februari 2025.

Danantara akan mengelola dana sebesar Rp14,61 kuadriliun (sekitar US$900 miliar) dan diharapkan menjadi motor penggerak investasi di sektor-sektor penting seperti energi baru terbarukan, industri manufaktur, dan produksi pangan.

Darimana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mendapat dana itu? Prabowo menyebutkan modal awal untuk Danantara minimal sebesar Rp 1.000 triliun atau Rp 1 kudraliun berasal dari penyertaan modal negara dan sumber lainnya, termasuk dana tunai, barang milik negara, dan saham BUMN.

Danantara juga berencana untuk mengelola aset  lebih besar, dengan proyeksi total aset mencapai sekitar Rp 9.000 triliun dari tujuh BUMN besar yang berada di bawah pengelolaannya. Pendanaan awal Danantara juga diproyeksikan mencapai US$ 20 miliar (sekitar Rp 325,8 triliun) pada tahun pertama operasi, akan digunakan untuk memulai berbagai proyek strategis.

Dengan struktur ini, Danantara diharapkan dapat menjadi sumber pendanaan yang signifikan bagi investasi domestik dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan peluncuran Daya Anagata Nusantara (Danantara), badan pengelola investasi baru Indonesia, dalam pidatonya secara daring di World Government Summit 2025 yang diselenggarakan di Dubai pada 13 Februari 2025.

Danantara dijadwalkan resmi diluncurkan pada 24 Februari 2025 dan akan mengelola dana sebesar Rp14,61 kuadriliun (US$900 miliar) untuk proyek-proyek berkelanjutan di berbagai sektor strategis.

Dalam pidatonya di forum World Government Summit di Dubai, Prabowo menyatakan optimistis terhadap potensi Danantara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8%.

Dia juga mengungkapkan bahwa pendanaan awal untuk Danantara diproyeksikan mencapai US$20 miliar, dengan rencana untuk memulai antara 15 hingga 20 proyek bernilai miliaran dolar yang akan memberikan nilai tambah bagi negara.

Peluncuran Danantara menandai langkah strategis Indonesia dalam mengelola kekayaan negara dan mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Proyek-proyek yang akan didanai oleh Danantara diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian nasional hingga mencapai petumbuhan ekonomi 8 persen. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Naiknya Harga Cabai dan Anjloknya Harga Ayam Hidup, Ini Kata Mentan

5 Oktober 2026 - 19:51 WIB

HPP Ayam Broiler Rp23.000 Harga Jual Rp21.000

4 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Halal Industrial Park Sidoarjo dapat Komitmen Investasi Rp2,3 T

4 Oktober 2026 - 18:55 WIB

3.833 Orang Indonesia Masuk Kelompok Superkaya

4 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Wamen ESDM: Harga Pertamax Menyesuaikan Harga Keekonomian

2 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Uang Hasil Impor Durian Impor Durian, Lebih Besar dari Ekspor

28 September 2026 - 19:13 WIB

Durian Indonesia Menantang Dominasi Malaysia dan Thailand untuk Pasar China

28 September 2026 - 19:02 WIB

Volume Penyaluran LPG Tahun 2027 Turun Akibat Subsidi Dipotong

28 September 2026 - 18:51 WIB

Pemerintah Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi, Penuhi Target FLPP

27 September 2026 - 19:33 WIB

Trending di Ekonomi