Menu

Mode Gelap

Nasional

Kasus Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Muncul Nama Erlan di Medsos

badge-check


					Mulai disebut sebut nama Erlan, 54, diduga warga Dampit, Malang, pria terakhir bersama Ruly Yunis Setiawati, 50, ASN Pemkab Bangkalan, yang ditemukan jasadnya di area parkir Bandara Juanda, 17 Juni 2026. Foto: instagram@20detik Perbesar

Mulai disebut sebut nama Erlan, 54, diduga warga Dampit, Malang, pria terakhir bersama Ruly Yunis Setiawati, 50, ASN Pemkab Bangkalan, yang ditemukan jasadnya di area parkir Bandara Juanda, 17 Juni 2026. Foto: instagram@20detik

Penulis: Sri Muryanto |  Editor: Priyo Suwarno

BANGKALAN, SWARAJOMBANG.COM — Sudah 20 hari berlaku, tetapi belum muncul info dari pihak polisi ungkap terduga pelaku terkait penemuan wanita ASN, Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (50).

Jasad korban ditemukan Rabu, 17 Juni 2026 di area parkir Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.

Namun demikian ada beberapa unggahan di medaos berupa video, yang mulai mengerucut  sosok pria yang diduga terlibat. Termasuk video tervaru di akun instagram@20detik.

Hingga kini, meski belum ada penetapan resmi dari pihak berwenang, beredar informasi di medsos yang belum terkorfirmasi menyebutkan pria tersebut bernama Erlan (54 tahun), diduga berdomisili di wilayah Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Informasi ini muncul seiring menyebarnya rekaman dan keterangan di media sosial. Saat dikonfirmasi secara terbatas oleh kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya SH.

“Dari wajah yang beredar, memang kami mengenali cirinya, namanya disebut Erlan dengan usia sekitar 54 tahun. Namun seluruh data ini masih harus dibuktikan dan divalidasi secara menyeluruh oleh tim penyidik,” ujar Risang, Selasa, 7 Juli 2026.

Keluarga menduga peristiwa ini bermula dari modus penipuan asmara atau love scam.

“Kemungkinan besar niat awalnya untuk memeras korban, namun kemudian terjadi hal yang tidak diinginkan dan berujung pada kebablasan,” tambahnya.

Dugaan ini diperkuat keterangan saksi yang melihat tersangka membawa mobil dinas milik korban meninggalkan Bangkalan, menandakan korban berangkat bersama orang tersebut sebelum akhirnya ditemukan tewas di lokasi Juanda.

Pihak keluarga juga menerima informasi bahwa sosok yang diduga sebagai Erlan memiliki rekam jejak kasus penipuan dengan banyak korban dan kerap berpindah-pindah tempat tinggal untuk menghindari penelusuran.

Hingga saat ini, Polres Sidoarjo dan Polda Jawa Timur belum merilis penangjaoun identitas resmi maupun status tersangka atas kasus ini.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa penundaan pengumuman serta penangkapan yang belum terlaksana disebabkan beberapa faktor utama: tersangka terus berpindah lokasi secara dinamis, tim masih melengkapi bukti sah berupa jejak digital, transaksi keuangan, serta rekaman perjalanan untuk memastikan tidak terjadi kesalahan identitas, dan operasi penelusuran dilakukan secara tertutup agar tidak memancing tersangka semakin menghilang.

Verifikasi data kependudukan di wilayah Dampit pun belum dapat dipastikan kebenarannya secara terbuka, mengingat data tersebut bersifat rahasia dan hanya dapat diakses oleh penyidik dengan surat tugas resmi. Meski demikian, kesesuaian ciri fisik yang diakui keluarga menjadi petunjuk penting yang mempersempit ruang gerak pelaku.

Penyidik menegaskan penelusuran berjalan terus tanpa henti, dan meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan orang dengan ciri-ciri tersebut untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.

“Kami pastikan kasus ini tidak akan berhenti sebelum pelaku tertangkap dan dipertanggungjawabkan sesuai hukum yang berlaku,” tegas perwakilan Polda Jatim.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sasar Toko Emas, Pria Bersenjata Api Laras Panjang Jarah Perhiasan Rp350 Juta

18 Juli 2026 - 22:44 WIB

Terdapat Luka Tembak di Kepala, Bos Otomotif Tewas di Kamar Hotel St Regis Jaksel

18 Juli 2026 - 22:10 WIB

50 Karyawan SGS Unjuk Rasa di Depan Disnaker Jombang: PHK Tipu-tipu

17 Juli 2026 - 21:07 WIB

Landas Pacu Bandara Juanda Direvitalisasi Agar Pesawat Jumbo Bisa Mendarat

17 Juli 2026 - 20:25 WIB

Rektor ITS: Tak Boleh Mahasiswa Mundur karena Biaya

17 Juli 2026 - 20:00 WIB

Beban Rp124 Miliar tapi Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga Undang Undang Sekaligus!

17 Juli 2026 - 14:55 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Jaringan Bisnis Besar di Bawah Kendali Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:27 WIB

Piala Dunia FIFA bukan Sekadar Hiburan, Hasil Survei Kadin-TVRI: Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun

17 Juli 2026 - 10:25 WIB

Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong: Uang Rp124 Miliar Milik 300 Anggota tak Bisa Dicairkan

17 Juli 2026 - 05:32 WIB

Trending di Nasional