Penulis: Elok Apriyanto | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Pembangunan 117 unit Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kini memasuki tahap fisik dengan progres hingga 60 persen, sebagai langkah strategis mempercepat penguatan ekonomi desa.
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang, proyek gedung dan gerai ini tersebar di berbagai desa dan kelurahan, dengan kemajuan bervariasi mulai dari 5 hingga 60 persen. Pemerintah daerah terus menggenjot penyelesaian agar koperasi desa segera beroperasi optimal.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang, Hari Purnomo, menyebut pengembangan KDKMP sebagai instrumen kunci ekonomi kerakyatan berbasis desa.
“Kami terus mendorong agar KDKMP di Jombang berkembang maksimal untuk memutar roda ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat umum,” ujar Hari Purnomo, Selasa (6/1/2026).
Ia menjelaskan, dari total gerai yang dibangun, 52 KDKMP sudah aktif beroperasi, mayoritas di sektor sembako, simpan pinjam, pergudangan, serta usaha migas. “Selain itu, sebanyak 253 KDKMP di Jombang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB),” tambahnya.
Kepemilikan NIB ini menjadi bagian upaya memasukkan koperasi ke sistem usaha formal yang tertata dan berkelanjutan. Untuk mendukung operasional, pendampingan dari Pendamping Koperasi Kementerian Koperasi dan UKM masih berlangsung hingga Desember 2025, dengan peluang dilanjutkan 2026 pasca-evaluasi kinerja.
Pendampingan dinilai krusial menjelang rampungnya gudang dan gerai KDKMP yang ditargetkan Maret 2026. Sementara itu, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jombang mengimbau pengurus KDKMP segera gelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) buku tahun 2025.
“RAT merupakan forum pertanggungjawaban pengurus kepada anggota sekaligus indikator tata kelola koperasi yang sehat dan transparan,” tegasnya.
Dengan percepatan pembangunan fisik, legalitas via NIB, serta penguatan tata kelola melalui RAT, Koperasi Merah Putih di Jombang diharapkan jadi motor penggerak ekonomi kerakyatan dan peningkat kesejahteraan masyarakat desa. **











