Penulis: Reynaldi Pranata | Editor: Priyo Suwarno
LABUAN BAJO, SWARAJOMBANG.COM – Jenazah Fernando Martin Carreras, 44, pelatih tim B sepak bola wanita Valencia CF asal Spanyol, dikonfirmasi ditemukan mengapung di perairan antara Pulau Seraya dan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, pada Minggu (4/1/2026) pagi.
Penemuan ini memasuki hari kesepuluh operasi SAR tragedi tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah pada 26 Desember 2025.
Tim SAR gabungan, dipimpin RIB KPJ 2007 milik Ditpolair Polda NTT, pertama kali melihat jenazah dalam posisi telungkup mengenakan celana oranye sekitar pukul 08.45-08.47 WITA. Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Labuan Bajo untuk identifikasi medis dan visum, tiba sekitar pukul 10.00 WITA.
Penyisiran dimulai oleh tim RIB KPJ 2007 milik Ditpolair Polda NTT, yang pertama kali melihat jenazah mengapung dalam posisi telungkup dan mengenakan celana oranye.
Tim SAR langsung mendekati, mengangkat jenazah ke kapal, dan membawanya ke RSUD Labuan Bajo untuk identifikasi medis serta visum.
Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman sebagai SMC mengonfirmasi identitas setelah proses DVI bersama Polres Manggarai Barat dan keluarga. Sebelumnya, jenazah perempuan diduga putri Fernando ditemukan pada 29 Desember di utara Pulau Seraya, sementara dua anak lainnya masih dicari.
Kronologi Tragedi KM Putri Sakinah
Kapal wisata berkapasitas 27 GT itu membawa 11 orang, termasuk Fernando, istri, empat anaknya (usia 7-12 tahun), pemandu wisata, dan empat ABK. Berangkat dari Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo pukul 13.00 WITA menuju Pulau Kambing, kapal mengalami musibah di Selat Padar (23 mil laut dari pelabuhan).
-
Pukul 20.30-20.45 WITA: Mesin mati di tengah cuaca ekstrem dengan ombak 2-3 meter dan gelap malam.
-
Sekitar pukul 21.00 WITA: Kapal terbalik dan tenggelam akibat swell mendadak setelah gelombang tinggi menghantam.
Tujuh orang dievakuasi hidup-hidup oleh kapal Nepton dan tim SAR gabungan (Basarnas, TNI AL, KSOP) pada Sabtu dini hari. Serpihan kapal dan barang-barang penumpang ditemukan di hari-hari berikutnya.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra menguatkan temuan dengan detail visum dan protokol DVI. Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko memerintahkan perpanjangan operasi pencarian dua korban tersisa.**











