Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, IRAN– Viral di media sosial: Iran diklaim gunakan lukisan 2D helikopter dan gelembung plastik berbentuk pesawat serta tank untuk kelabui rudal mahal Israel.
Taktik asimetris ini disebut mirip kelicikan Abu Nawas, tokoh jenius dari kisah Seribu Satu Malam. Tim kami telusuri inspirasinya.
Pada 4 Maret 2026, video IDF tunjukkan serangan inframerah ke target di pangkalan Iran. Target—helikopter Mi-17—tak hancur total, hanya asap ringan tanpa ledakan sekunder.
Netizen heboh: itu lukisan aspal! Iran disebut tambah decoy canggih: gelembung plastik transparan berbentuk F-35 dan tank T-72, deteksi radar tapi murah hilirkan stok rudal Israel senilai miliaran dolar.
Ini brilian ala Abu Nawas. Ingat kisahnya tantang khalifah dengan teka-teki ‘air di lautan tak terhitung’?
Ia buktikan akal lebih kuat dari kekuatan. Iran adaptasi: cat semprot Rp5 juta vs rudal 3 juta USD. Strategi Parsi kuno bangkit di era drone!”
Abu Nawas, tokoh folklor Abbasiyah berlatar Persia, legendaris muslihatnya.
Dalam 1001 Malam, ia jebak musuh pakai bayangan palsu atau jebakan logika. Media Iran seperti Press TV kaitkan ini ke ‘jiwa Parsi cerdik’, inspirasi lawan superioritas tech Israel. Belum ada konfirmasi resmi, tapi taktikalnya plausible—mirip decoy Ukraina vs Rusia.
Verifikasi
Video IDF pada 4 Maret 2026 menunjukkan serangan inframerah ke target di Iran, diklaim sebagai helikopter Mi-17 di landasan. Netizen di X mempertanyakan karena bentuk target tak berubah pasca-ledakan, mirip lukisan 2D di aspal.
Bukti dan AnalisisAnalis militer catat tidak ada ledakan sekunder, ciri khas target palsu atau decoy.
Taktik ini murah (lukisan sederhana) tapi efektif lawan rudal Israel senilai hingga 3 juta USD per unit.
Belum ada konfirmasi resmi dari Iran atau Israel; IDF tak beri penjelasan tambahan. Media lokal sebut ini strategi tipu daya Iran, tapi perdebatan soal hoaks vs fakta masih berlanjut.**











