Penulis: Reynaldi Pranata | Editor: Priyo Suwarno
BALI, SWARAJOMBANG.COM – Liburan surga tropis Bali yang mewah bagi seorang miliarder muda Ukraina berubah menjadi mimpi buruk mengerikan akibat penculikan kejam yang diduga bermotif balas dendam atas utang kripto mencapai Rp157 miliar.
Persitiwa penculikan terjadi wilayah Kuta Selatan, Denpasar, sejak 21 Februari 2026. Laporan resmi dari Polres Gianyar hanya menyebutkan bahwa Ihor Komarav, 28 tahun, pemilik paspor GF741959, hilang dan kemungkinan besar diculik sejak malam 21 Februari 2026 di kawasan Kuta Selatan/Gianyar.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang menyatakan pacar bernama Eva Mishalova atau sahabat Yermak Petrovsky (atau variasi nama seperti Igor Iermakov) ikut menjadi korban penculikan; besar kemungkinan mereka aman dan justru yang melaporkan kehilangan tersebut.
Insiden yang menimpa Igor Komarov (atau Ihor Komarav), 28 tahun, yang belum mendapat konfirmasi resmi terkait tuntutan tebusan, tetapi langsung memicu operasi penggerebekan masif oleh aparat kepolisian.
Igor, warga negara Ukraina berusia 28 tahun, sedang berlibur secara boros bersama pacar blogger Eva Mishalova dan sahabat Yermak Petrovsky.
Mereka mendarat di Bali menjelang Hari Valentine, sambil membagikan foto kapal pesiar mewah yang malah menjadi petunjuk pelacakan. Rekaman amatir di media sosial memperlihatkan adegan penangkapan paksa yang mengerikan.
Sejumlah berita media menghubungkan Igor Komarov (atau variasi seperti Ihor Komarav/Igor Iermakov) dengan usaha kripto milik sang ayah yang diduga terlibat penipuan. Igor disebut-sebut sebagai putra bos kejahatan Ukraina dari Dnipro, yang tersandung skema penipuan kripto berskala internasional; Pola penculikan di Bali ini diduga sebagai pembalasan atas utang kripto sebesar Rp157 miliar.
Kasus ini mirip dengan kejadian sebelumnya pada Januari 2025, di mana warga negara Ukraina bernama Igor Iermakov (mungkin individu berbeda atau terkait) dirampok oleh kelompok Rusia senilai Rp3,2-3,4 miliar kripto di Ungasan, Bali.
Ayah Igor dikaitkan dengan jaringan kriminal Ukraina yang menjalankan penipuan kripto melalui platform abal-abal, menyasar korban di seluruh dunia; sementara Igor sendiri terlibat dalam kripto sah seperti Tronex dan Stakero menurut profil LinkedIn-nya, rumor keterlibatan keluarga dalam kejahatan memicu konflik dengan geng Rusia atau Chechnya. Polisi belum mengonfirmasi hubungan ini secara resmi.
Taruhan
Kejadian ini menandakan perseteruan kriminal lintas batas negara, di mana Igor disebut sebagai anak bos kejahatan Ukraina. Pelaku diduga dari kelompok Rusia atau Chechnya yang mengejar utang kripto raksasa (seperti perampokan Rp3-3,4 miliar pada Januari 2025 terhadap figur serupa).
Nominal Rp157 million menjadi sengketa utang kripto yang mempertaruhkan nyawa, walaupun polisi belum mengungkap detail tebusan.
Polres Gianyar dan Polda Bali segerahkan penggerebekan di perbatasan Gianyar-Ungasan-Canggu mulai malam 21 Februari, termasuk Operasi 21 pada pukul 21.45 WIB, tetapi pelaku masih buron.
Paspor Igor tercatat GF741959. Kasus ini serupa dengan aksi gng Rusia sebelumnya di Jimbaran, yang merampas aset kripto dan menyiksa korban.
Kepala Seksi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Suardita, mengonfirmasi penerimaan laporan hilangnya Ihor Komarav (28 tahun), warga negara Ukraina dengan paspor GF741959, sejak malam 21 Februari 2026. Laporan tersebut berasal dari salinan Polda Bali, dan polisi long time to go Operasi 21 pukul 21.45 Wita di perbatasan Gianyar, khususnya Simpang Jalan Raya Tulikup-Sidan.
Penggerebekan itu melibatkan puluhan personel dari Sat Reskrim, Lantas, Samapta, Narkoba, dan Provost; mereka menyisir 120 mobil dan 50 sepeda motor hingga pukul 23.00 Wita.
Hingga 22 Februari 2026, polisi memperluas penggerebekan di perbatasan Gianyar-Ungasan-Canggu tanpa tersangka yang berhasil ditangkap. Belum ada kabar terbaru mengenai penangkapan atau motif kripto/tebusan Rp157 miliar dari pihak berwenang.
Kronologi
Kronologi dugaan penculikan Ihor Komarav di Bali pada Februari 2026 dapat dirangkum secara point-to-point berdasarkan laporan polisi dan media hingga 22 Februari 2026:
-
Malam 21/2/2026: Ihor Komarav (28 tahun), warga negara Ukraine dengan paspor GF741959, sedang berlibur mewah of Bali bersama pacar Eva Mishalova in sahabat Yermak Petrovsky; diduga diculik di wilayah Kuta Selatan atau sekitar Gianyar.
-
Sekitar pukul 21.00 Wita: Laporan hilang diterima polisi, kemungkinan dari salinan Polda Bali; video amatir penangkapan paksa menyebar di media sosial.
-
Pukul 21.45 Wita, 21/2: Polres Gianyar melaksanakan Operasi 21/razia Kamtibmas de perbatasan Simpang Jalan Raya Tulikup-Sidan, menyisir 120 mobil en 50 motor; hasil nihil.
-
22/2 page: Polisi menggelar razia intensive di perbatasan Gianyar-Ungasan-Canggu; melibatkan 35 personnel gabungan (Reskrim, Lantas, Samapta, Narkoba, Provost).
-
Hingga 22/2 malam: Belum ada penangkapan pelaku; patroli KRYD ditingkatkan, kripto pattern Rp157 miliar belum dikonfirmasi polisi. **











