Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Gerindra Dukung Pengembangan Perumda Panglungan, Camping Dua Hari di Lokasi Wisata Wonosalam

badge-check


					Salam Komando Bupati Jombang Warsubi, Ketua DPRD Hadi Atmaji, dan jajaran penguerus Gerindra Jombang, pada acara camping dua hari pelatihan kader di lokasi wisata Wonosalam yang dikelola oleh Perumda Panglungan, Sabtu-Minggu (26-27 Juli 2025). Foto: Dikominfo Jombang Perbesar

Salam Komando Bupati Jombang Warsubi, Ketua DPRD Hadi Atmaji, dan jajaran penguerus Gerindra Jombang, pada acara camping dua hari pelatihan kader di lokasi wisata Wonosalam yang dikelola oleh Perumda Panglungan, Sabtu-Minggu (26-27 Juli 2025). Foto: Dikominfo Jombang

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM- Komitmen Partai Gerindra dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jombang kembali dibuktikan melalui dukungannya terhadap Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Panglungan, Wonosalam, Jombang.

Langkah ini sejalan dengan visi Gerindra untuk memperkuat kemandirian ekonomi daerah melalui optimalisasi peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Gerindra bahkan menjadikan Panglungan sebagai lokasi kegiatan penguatan kader, dengan menggelar camping dua hari di kawasan wisata edukatif milik Perumda tersebut.

“Kami memilih Panglungan karena tempat ini tidak hanya indah, tapi juga punya nilai edukatif dan potensi ekonomi. Ini bentuk nyata dukungan kami terhadap penguatan BUMD agar mampu menyumbang PAD secara signifikan,” ujar Octadella Bilytha Permatasari, Wakil Ketua DPRD Jombang sekaligus kader Gerindra, Minggu, 27 Juli 2025.

Menurut Octadella, pengembangan Panglungan menjadi destinasi wisata edukatif menunjukkan bahwa BUMD di Jombang mulai menunjukkan semangat transformasi konkret.

Partai Gerindra Jombang menyelenggarakan pelatihan kader, melakukan camping dua hari di lokasi wisata yang dikelola oleh Perumda Panglungan, Sabtu-Minggu (26-27 Juli 2025). Foto: Diskominfo Jombang

“BUMD seperti Perumda Panglungan harus terus didorong dan dipromosikan. Kalau dikelola dengan baik, ini bisa menjadi lokomotif ekonomi daerah,” tegasnya.

Di bawah kepemimpinan direktur baru, Agus Mudjiono, Perumda Panglungan memang terus berinovasi. Selain memperkuat sektor produksi pertanian dan perkebunan, kini Panglungan dikembangkan menjadi kawasan wisata edukatif berbasis sumber daya hayati serta camping ground yang terbuka bagi publik, instansi, hingga organisasi sosial dan politik.

“Kami ingin Panglungan menjadi lebih dari sekadar produsen hasil bumi. Ini potensi besar untuk jadi destinasi edukatif, sambil memperkuat kontribusi ke PAD,” ujar Agus Mudjiono.

Ia menyebut bahwa strategi ini akan memberi dampak jangka panjang, baik dalam sisi finansial perusahaan maupun pelayanan publik. “Sekolah, komunitas, keluarga, semua bisa belajar dan berwisata di sini. Ini bagian dari upaya menjadikan Panglungan BUMD yang mandiri dan produktif,” tambahnya.

Langkah inovatif ini turut mendapat apresiasi dari Bupati Jombang, H. Warsubi, yang hadir dalam kegiatan DPC Gerindra dan menyatakan dukungannya.

“Saya sangat mengapresiasi semangat baru dalam pengelolaan Perumda Panglungan. Terobosan ini tidak hanya meningkatkan PAD, tapi juga membuka ruang kreatif dalam pengembangan daerah,” ujar Abah Warsubi.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BUMD, dan dukungan partai politik seperti Gerindra adalah bentuk sinergi ideal dalam membangun daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Warsubi juga menyampaikan harapannya kepada Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji, yang turut hadir dalam acara tersebut.

“Kami berharap DPRD, terutama Ketua DPRD Hadi Atmaji, terus memberikan dukungan penuh bagi langkah-langkah inovatif BUMD seperti Panglungan. Sinergi antara legislatif, eksekutif, dan BUMD sangat penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.

Dengan dukungan semua pihak, termasuk kekuatan politik yang berkomitmen seperti Gerindra, Perumda Panglungan diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak utama ekonomi lokal serta simbol kemajuan BUMD di Kabupaten Jombang. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PKB Mobil Listrik: Wuling AirEV Rp3,78 Juta, BYD Atto 1 Rp4,95 Juta

20 April 2026 - 21:04 WIB

Gara-gara Perang Harga Obat RI Bisa Naik

20 April 2026 - 20:52 WIB

PT JFC Gugat Nany Widjaja Rp21,4 M, karena Gagal Bangun Realestat di Jombang

19 April 2026 - 21:31 WIB

Macet di Kejaksaan dan KPK, Mark-up Lahan SMK Prambon dari Petani Rp 2,3 M Dibeli Pemkab Sidoarjo Rp 25,4 Miliar

19 April 2026 - 10:45 WIB

Pertamina Dex Rp 23.900/ L Harga BBM Per 18 April 2026, Awas Masih Bisa Naik Lagi!

18 April 2026 - 16:24 WIB

Unhan Belanja Swakelola Semir dan Sikat Sepatu Rp1,52 M, Anggaran dari BGN

18 April 2026 - 11:13 WIB

Sinyal Menteri ESDM, BBM Nonsubsidi Penyesuaian Harga dalam Waktu Dekat

17 April 2026 - 20:25 WIB

Rp 97,8 Triliun Jadi Incaran Investor Global di KEK Industri Halal Sidoarjo

17 April 2026 - 20:13 WIB

Incinerator Rp 226 Miliar Mangkrak 25 Tahun, Jadi Beban Utang Pemkot Surabaya Rp 104 Miliar

16 April 2026 - 17:42 WIB

Trending di Ekonomi