Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Demam AI Bikin Laptop Sepi Peminat

badge-check


					Gerai laptop dan komputer lesu Perbesar

Gerai laptop dan komputer lesu

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Ledakan kecerdasan buatan (AI) mulai memukul pasar komputer global. Penjualan motherboard anjlok di tengah kelangkaan komponen yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Fenomena ini dipicu oleh kelangkaan chip global yang makin parah akibat tingginya permintaan infrastruktur AI. Produsen semikonduktor seperti Nvidia, Intel, dan AMD kini lebih fokus memproduksi chip AI dibanding chip untuk komputer konsumen.

Akibatnya, harga komponen penting seperti RAM, SSD, hingga prosesor melonjak dalam enam bulan terakhir. Konsumen dengan dana terbatas akhirnya memilih mempertahankan perangkat lama dan menunda upgrade PC.

Dampaknya mulai terasa di industri motherboard global. Berdasarkan laporan Digitimes, empat produsen motherboard terbesar dunia ramai-ramai memangkas target penjualan mereka tahun ini.

Asus, misalnya, diperkirakan hanya mampu menjual sekitar 10 juta motherboard pada 2026, turun 33% dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 15 juta unit.

Sementara itu, Gigabyte merevisi target penjualannya menjadi 9 juta unit dari sebelumnya 11,5 juta unit. Adapun MSI memangkas proyeksi menjadi 8,4 juta unit dari 11 juta unit pada tahun lalu.

Kondisi paling berat dialami ASRock. Perusahaan itu diprediksi mengalami penurunan pengiriman hingga 37%, dari 4,3 juta unit menjadi hanya 2,7 juta unit sepanjang tahun ini.

Mengutip TomsHardware, Minggu (10/5/2026), secara keseluruhan, pasar motherboard global diperkirakan menyusut hingga 28% pada 2026.

Selain faktor mahalnya komponen, pasar PC juga kehilangan momentum karena minimnya inovasi produk baru. AMD masih mempertahankan platform AM5, sementara prosesor generasi terbaru Intel Nova Lake baru dirilis akhir tahun ini.

Di sisi lain, Nvidia juga belum meluncurkan seri RTX 50 Super, sementara rumor menyebut seri RTX 60 baru akan hadir pada 2028. Kondisi ini membuat banyak pengguna merasa belum perlu mengganti perangkat mereka sekarang.

Meski begitu, produsen motherboard belum sepenuhnya terpukul. Beberapa perusahaan seperti Asus, Gigabyte, dan ASRock mulai mengalihkan bisnis ke server AI untuk menangkap peluang dari pembangunan pusat data raksasa oleh perusahaan hyperscaler global.

Bagi konsumen, kondisi ini menjadi kondisi yang dilematis. Harga komponen PC terus naik akibat demam AI, tetapi di sisi lain retailer mulai menawarkan diskon motherboard demi menghabiskan stok yang menumpuk.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Larangan Rekam SP2DK DJP Tuai Kritik, Bisa Gerus Kepercayaan Wajib Pajak

26 Juli 2026 - 19:17 WIB

Ini Catatan Harga Bahan Pangan Menurut PHPS

23 Juli 2026 - 21:26 WIB

Harga BBM Hampir Semua Harga Turun, Kecuali Pertamax

13 Juli 2026 - 20:19 WIB

2.100 Formasi CPNS-PPPK Tahun Ini Disusulkan Pemprov Jatim

6 Juli 2026 - 19:04 WIB

Harga Pertamax Turbo Turun Rp1450, Per 1 Juli 2026

1 Juli 2026 - 19:52 WIB

Juli-Agustus-September Tarif Listrik Tak Naik

30 Juni 2026 - 21:29 WIB

Pemangkasan Besar-besaran, BUMN akan Tinggal 250 dari 1000

28 Juni 2026 - 21:31 WIB

Pertumbuhannya Diprediksi Paling Tinggi di Dunia, Crazy Rich Indonesia Makin Banyak,

28 Juni 2026 - 21:20 WIB

Harga Telur dan Daging Ayam Anjlok Bapanas Usul Disalurkan Lagi Bansos

26 Juni 2026 - 19:42 WIB

Trending di Ekonomi