Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Cegah Penyalahgunaan Biosolar, Sultan Dorong Pertamina Kembangkan Sistem Pelayanan SPBU Digital

badge-check


					Sultan, Wakil Ketua DPD RI. (Foto: Istimewa) Perbesar

Sultan, Wakil Ketua DPD RI. (Foto: Istimewa)

Penulis: Zulkarnaen | Editor: Hadi S Purwanto

JAKARTA, SWARAJOMBANG.com – Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Sultan B Najamudin mendorong Pemerintah melalui kementerian ESDM dan PT Pertamina mengembangkan sistem digital dalam proses pelayanannya pada setiap SPBU milik Pertamina.

Hal ini disampaikan Sultan guna mencegah terjadinya penyalahgunaan BBM bersubsidi khususnya biosolar oleh pihak yang tidak diperkenankan seperti sektor industri dan kendaraan besar pengangkut milik tambang batubara dan sawit di beberapa daerah.

“Jika pihak Pertamina mengklaim bahwa kelangkaan biosolar diakibatkan oleh peningkatan aktivitas industri yang secara ilegal menggunakan biosolar, rasanya penting bagi manajemen Pertamina untuk berinovasi dalam pelayanannya dengan pendekatan digital. Digitalisasi SPBU akan memastikan BBM bersubsidi akan didistribusikan secara tepat kepada yang berhak menerima,” ungkap Sultan melalui keterangan resminya pada Selasa (5/4/2022).

Menurutnya, keberadaan BBM bersubsidi khususnya biosolar sangat penting bagi proses pemulihan dan pengembangan ekonomi nasional.

Dimana jutaan pegiat UMKM sangat bergantung pada BBM bersubsidi untuk kebutuhan bisnisnya.

Jika tidak segera diatasi, ujarnya, kasus kelangkaan biosolar ini akan terus berulang. Dan masyarakat khususnya pelaku UMK lah yang harus menanggung dampaknya.

“Pertamina harus memiliki sistem yang kuat dan presisi dalam menekan angka penyalahgunaan BBM bersubsidi terutama biosolar. Tidak terlalu sulit bagi Pertamina untuk memverifikasi dan memvalidasi secara digital mana kendaraan yang boleh dan tidak boleh menggunakan BBM bersubsidi,” kata mantan ketua HIPMI Bengkulu itu.

Selanjutnya Sultan menerangkan bahwa kelangkaan biosolar sangat berdampak langsung pada mekanisme distribusi dan inflasi barang di berbagai daerah.

Efek dominonya luar biasa terutama pada inflasi bahan pokok masyarakat.

“Masyarakat kita sudah sangat adaptif dengan sistem pelayanan publik berbasis digital, Sudah saatnya Pertamina bertransformasi dan beradaptasi dengan sistem yang memungkinkan manajemen pelayanan SPBU yang presisi, efektif dan efisien,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dugaan Korupsi Rp 268 Miliar, Kejati Menahan Arinal Djunaidi Mantan Gubernur Lampung

28 April 2026 - 23:32 WIB

163 Gerai KDMP Jombang Sudah Rampung 100 %, Hari Purnomo: Masalah Utama Ketersediaan Lahan

28 April 2026 - 16:11 WIB

Ujicoba B50 untuk Diesel Lokomotif KAI Lempuyangan – Yogyakarta, Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun/ Tahun

27 April 2026 - 18:40 WIB

Kementrian ESDM uji coba BBM B50, pafa mesin diesel KAI . Jika uji coba ini sukses maka RI bisa beremat devisa hingga Rp 157 triliun/ tahun. Foto: Liputan6

ESDM Dorong Energi Alternatif, CNG dan DME Jadi Opsi

27 April 2026 - 15:56 WIB

B50 Perkuat Ketahanan Energi, Indonesia Tak Lagi Impor Solar

27 April 2026 - 15:41 WIB

Dunia Terpukul Kenaikkan Harga Minyak Mentah $US107/Barel, Subsudi BBM RI Bisa Melonjak Hingga Rp500 Triliun

27 April 2026 - 10:56 WIB

Ilustrasi kenaikkan harga minyak dunia Senin, 27 April 2026, tembus $US107/ barel kondisi ekonomi dumia masih mencekam. Foto: liputa6

Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Selama 60 Hari Agar Tekan Harga

26 April 2026 - 19:33 WIB

Polisi Bidik Bea Cukai Jatim, Diduga Terlibat Penyelundupan 76.000 Ponsel China Ilegal Masuk Sidoarjo

25 April 2026 - 00:04 WIB

Rudy Mas’ud Angkat Adik Jadi Tim Ahli: Apa Bedanya dengan Presiden Prabowo Angkat Hashim

24 April 2026 - 23:02 WIB

Trending di Ekonomi