Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Bupati Gresik Minta Kopsyah MUI Pasarkan Produk Pesantren

badge-check


					Bupati Gresik, Jawa Timur, Fandi Akhmad Yani saat meresmikan KOPSYAH MUI di Gresik, Kamis (3/3/2022). (Foto: Istimewa) Perbesar

Bupati Gresik, Jawa Timur, Fandi Akhmad Yani saat meresmikan KOPSYAH MUI di Gresik, Kamis (3/3/2022). (Foto: Istimewa)

Penulis: Adi Agus Santoso | Editor: Adi Agus Santoso

GRESIK, SWARAJOMBANG.com – Dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), koperasi berbasis syariah menjadi alternatif masyarakat dengan pembiayaan yang murah dan mudah untuk permodalan usaha dalam bisnis UKM dan UMKM di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

“Koperasi Syariah MUI bersama Ideal Mart adalah terobosan luar biasa yang tujuannya untuk kemandirian ekonomi sebuah enterpreneurship untuk kemaslahatan masyarakat,” ujar Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat meresmikan Koperasi Syariah Mitra Usaha Ideal (KOPSYAH-MUI) Jatim sekaligus launching retail Ideal Mart di Jl Pahlawan Desa Ngawen Kecamatan Sidayu, Gresik, Kamis (3/3/2022).

Menurut Gus Yani, sapaan akrab bupati, cara memulai usaha baru bukanlah suatu hal yang mudah. Kopsyah MUI dan Toko Ideal Mart harus bisa membawa produk produk pondok pesantren untuk dipasarkan.

“Produk-produk didominasi dari pondok pesantren tujuannya untuk mendukung produk lokal untuk kemandirian dan mendorong ekonomi umat,”ujar Gus Yani seraya berpesan agar pengurus KOPSYAH-MUI dan Retail Ideal Mart dapat menjalankan amanah dengan baik.

Ketua KOPSYAH-MUI Jatim, Abdul Muhith mengatakan Kopsyah MUI Jatim sudah beroperasi di Surabaya,Gresik dan Lamongan dengan total keseluruhan sebanyak 15 kantor cabang, Salah satunya kantor pusat yang saat ini diresmikan Bupati Gresik.

“Insya Allah tahun depan Kopsyah MUI akan menyentuh seluruh wilayah Jawa Timur sesuai wilayah kerja kita,” ujar Abdul Muhith.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Selama 60 Hari Agar Tekan Harga

26 April 2026 - 19:33 WIB

Polisi Bidik Bea Cukai Jatim, Diduga Terlibat Penyelundupan 76.000 Ponsel China Ilegal Masuk Sidoarjo

25 April 2026 - 00:04 WIB

Rudy Mas’ud Angkat Adik Jadi Tim Ahli: Apa Bedanya dengan Presiden Prabowo Angkat Hashim

24 April 2026 - 23:02 WIB

Transaksi Rp2 Triliun Lebih, Misi Dagang Jatim-Kalteng

24 April 2026 - 18:55 WIB

Di Balik Perang Teluk, China Kuasai Cadangan Minyak 1,4 Miliar Barel

24 April 2026 - 09:22 WIB

Pelatihan Wirausaha Baru Budidaya Ayam Ulu di Bandarkedungmulyo Jombang

24 April 2026 - 07:58 WIB

Akibat Geopolitik, Harga Emas Terus Melemah

23 April 2026 - 19:35 WIB

Mata Uang Global Anjlok, Rupiah Tembus Rp17.300/US$

23 April 2026 - 19:17 WIB

Menang Gugatan Rp119 Triliun Lawan Hary Tañoe, Jusuf Hamka Sujud Syukur

23 April 2026 - 11:13 WIB

Trending di Ekonomi