Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno
PASURUAN, SWARAJOMBANG.COM – Warga Kota Pasuruan, Jawa Timur, dikejutkan hujan es, pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, yang menyertai badai singkat selama 10 menit.
Fenomena alam ini meliputi Kelurahan Mandaranrejo dan Petahunan di Kecamatan Panggungrejo serta Gadingrejo, plus Desa Tambakrejo, Bendungan, dan Kraton di Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.
Butiran es berukuran mulai kerikil hingga sebesar kelereng jatuh deras disertai hujan lebat, angin ribut, dan kilat menyambar.
Sejumlah warga seperti Atmuji dan Irsya langsung merekam momen langka itu, lengkap dengan suara gemuruh keras saat es membentur genteng rumah.
Kekacauan sempat terjadi, misalnya seorang pemancing kehilangan kendali motornya diterpa angin, meski untungnya belum ada korban jiwa atau kerusakan berat yang dilaporkan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariadi, menyebut hujan es ini dipicu awan Cumulonimbus yang pekat dan gelap, khas musim pancaroba. Penjelasan serupa datang dari Kepala BMKG setempat, yang mengaitkannya dengan peralihan cuaca.
Sugeng menekankan agar masyarakat tetap siaga menghadapi cuaca tak menentu, karena langit sebelumnya cerah tiba-tiba berubah ganas. Hingga kini, BPBD belum menerima aduan soal kerugian material atau korban jiwa. **











