Menu

Mode Gelap

Ekonomi

BGN Beli Motor Listrik Rp 1 Triliun, untuk Layanan Makan Gratis Anak Indonesia

badge-check


					BGN telah membeli motor listrik untuk meningkatkan pelayanan pengantara Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia, nilai tak tangung-tangung Rp 1,05 triliun sebanyak 25.000 unit. Foto: Ist Perbesar

BGN telah membeli motor listrik untuk meningkatkan pelayanan pengantara Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia, nilai tak tangung-tangung Rp 1,05 triliun sebanyak 25.000 unit. Foto: Ist

Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM – Bayangkan ribuan motor listrik premium melaju di jalanan berbatu daerah terpencil, membawa petugas gizi yang memastikan anak-anak Indonesia mendapat makan siang bergizi gratis.

Itulah visi Badan Gizi Nasional (BGN) di balik pengadaan 25.000 unit sepeda motor listrik senilai Rp 1,05 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bukan 70.000 unit seperti rumor viral, tapi angka riil ini sudah merealisasi 21.801 unit hingga April 2026—siap tempur, meski belum semua tiba di lapangan.

Di balik angka-angka itu, ada cerita tentang transisi energi hijau di tengah program ambisius pemerintahan. Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan dengan tegas saat ditemui di kantornya.

“Ini anggaran 2025 untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Jumlah benar 25.000 unit, bukan 70.000 yang beredar di medsos,” katanya, menepis hoaks yang sempat menggegerkan publik.

Motor-motor ini bukan sembarang kendaraan. Diproduksi oleh Emmo Mobility—merek asli Indonesia dari PT Kaisar Motorindo Industri—model unggulannya adalah Emmo JVX GT, motor listrik bergaya trail all-terrain.

Bodinya dimodifikasi khusus: logo BGN dan warna identitas MBG, siap menaklukkan jangkauan luas SPPG, dari pelosok pedesaan hingga kawasan akses terbatas.

Harga per unit? Rp 42 juta via skema pengadaan BGN, lebih murah 20-25% dari pasaran Rp 52-56 juta. “Kami pilih premium karena butuh daya tahan tinggi untuk distribusi makanan dan pemantauan,” ujar Dadan.

Total Rp 1,05 triliun ini sudah masuk daftar Barang Milik Negara (BMN), tapi distribusi ke lapangan masih bertahap—menanti kajian akhir.

Emmo JVX GT bukan hanya alat transportasi; ia simbol kemandirian industri otomotif nasional. Dipasok lewat e-Katalog LKPP, motor ini lahir dari kolaborasi produsen lokal yang kian kompetitif, mendukung program MBG yang menargetkan jutaan anak sekolah.

Mahal atau Proporsional?

Tapi, tak semua cerita mulus. Pengeluaran miliaran untuk motor di satu program khusus ini menuai kritik pedas. Komisi IX DPR berencana panggil BGN untuk klarifikasi: benarkah kebutuhan riil? Efektifkah untuk efektivitas MBG? Transparan kah anggarannya?

Publik bertanya-tanya: di tengah prioritas belanja negara, apakah motor premium ini proporsional? “Prosesnya sudah dievaluasi teknis, dan kami buka data rinci di forum resmi,” tegas Dadan, menjanjikan akuntabilitas penuh.

BGN yakin ini investasi jangka panjang: motor listrik kurangi emisi, tingkatkan kecepatan layanan, dan pastikan gizi anak tak terhambat medan sulit. Saat MBG bergulir, motor-motor ini bisa jadi pahlawan tak terlihat—atau pelajaran berharga soal prioritas anggaran negara.

Buatan Indonesia

Motor listrik yang dibeli BGN untuk program MBG diproduksi oleh Emmo Mobility, yang merupakan merek motor listrik buatan Indonesia.

  • Kendaraan yang muncul dalam video viral dan disebut digunakan SPPG MBG adalah model Emmo JVX GT, motor listrik bergaya trail all‑terrain buatan Emmo Mobility.

  • Emmo JVX GT ini dikembangkan oleh PT Kaisar Motorindo Industri yang bertindak sebagai produsen industri, sementara penjualan dan pengadaan untuk BGN melalui penyedia barang/jasa yang tercatat di e‑Katalog LKPP.

Jadi, motor listrik BGN itu bukan buatan luar negeri, melainkan produk dalam negeri dari Emmo Mobility (PT Kaisar Motorindo Industri), lalu dimodifikasi bodinya dengan logo BGN dan warna identitas MBG. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemkab Langsung Menutup MBG: Sebanyak 155 Siswa SD-SMP-SMA di Anambas Diduga Keracunan

16 April 2026 - 18:24 WIB

Incinerator Rp 226 Miliar Mangkrak 25 Tahun, Jadi Beban Utang Pemkot Surabaya Rp 104 Miliar

16 April 2026 - 17:42 WIB

Kecamatan Plandaan Jombang Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan: Untuk Pembangunan Infrastruktur

16 April 2026 - 17:06 WIB

Pemkab Jombang Cairkan Insentif Rp 6,5 Miliar untuk 6.500 Guru TPQ

16 April 2026 - 16:53 WIB

Bupati Warsubi Melepas 115 ASN Purna Bhakti: Ingat Ikatan Batin Tetap Terus Dijaga!

16 April 2026 - 16:34 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 7): Ketika Negara Menjadi Bandar Candu

16 April 2026 - 16:18 WIB

1.939 Jiwa Warga Solo Terdampak Banjir Luapan Kali Jenes, BMKG Masih Bisa Turun Hujan Lagi

16 April 2026 - 16:00 WIB

Pemuda Pujon Terima Paket Hadiah Menang Lomba Tulis, Ternyata Berisi Narkoba dari Perancis

16 April 2026 - 11:57 WIB

Penyelam Lakeguard Sarangan Temukan Botol Berisi Benda Mistis, Babinkamtibmas: Jangan Macam macamlah!

16 April 2026 - 10:29 WIB

Trending di Headline