Menu

Mode Gelap

Headline

Beji Pasuruan Banjir, Jalur Panturan Surabaya-Probolinggo Tutup

badge-check


					Terjadi banjir di kawasan Benji, Pasuruan, menyebabkan jalur Pantura Surabaya-Probolinggo tutup, sejak Selasa sore, 24 Maret 2025. Lalu lintas dialihkan lewat tol Pandaan, dan sekitarnya. Foto: seputar_pasuruan Perbesar

Terjadi banjir di kawasan Benji, Pasuruan, menyebabkan jalur Pantura Surabaya-Probolinggo tutup, sejak Selasa sore, 24 Maret 2025. Lalu lintas dialihkan lewat tol Pandaan, dan sekitarnya. Foto: seputar_pasuruan

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |   Editor: Priyo Suwarno

PASURUAN, SWARAJOMBANG.COM-  Jalur Panturan Surabaya-Probolinggi tutup total, akibat terjadi Banjir setinggi 50–70 cm di Beji, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa malam 24 Maret 2026.

Arus kendaraan dialihkan ke tol dan jalur Bangil–Pandaan untuk keamanan, sementara permukiman di Dusun Rodowo dan Pilangsari ikut terendam.

Banjir ini dipicu intensitas hujan tinggi yang menyebabkan luapan sungai di wilayah Beji. BMKG telah memperingatkan potensi hujan lebat di Jawa Timur pada 23-24 Maret 2026, yang meningkatkan risiko genangan air.

Jalur utama lumpuh total akibat genangan air yang membahayakan pengendara. Petugas Dishub dan Polri bersiaga mengatur pengalihan, mirip insiden sebelumnya di Pantura Beji-Gempol.

Selain jalan raya, banjir merendam rumah warga di dua dusun tersebut. Situasi ini sering dipicu hujan deras dan luapan sungai lokal seperti Sungai Petung atau Wrati.

Ikuti arahan petugas di lapangan, hindari memaksa melintas genangan, dan pantau update BMKG untuk cuaca Jatim. BPBD Pasuruan sedang tangani normalisasi.

Kendaraan di jalur nasional Surabaya–Probolinggo, Beji, Pasuruan, dialihkan akibat banjir setinggi 50–70 cm. Pengalihan ini diterapkan untuk keselamatan pengguna jalan oleh petugas Dishub dan Satlantas.

Jalur Alternatif Utama

  • Kendaraan dari Surabaya (arah barat) dialihkan ke Jalan Tol Surabaya–Gempol atau jalur Bangil–Pandaan.

  • Dari Probolinggo (arah timur) dicegat di pertigaan terdekat, lalu diarahkan ke Jalur Lingkar Selatan (JLS) atau tol.

Pada kejadian sebelumnya seperti banjir Pantura Beji-Gempol, mobil besar diwajibkan tol, sementara motor bisa lewat Rembang atau simpang tiga Kraton ke selatan hingga air surut. Pantau petunjuk di lapangan untuk update terkini.

Banjir Tahunan

Di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, terdapat beberapa sungai utama yang sering menjadi penyebab banjir lokal.

  • Sungai Wrati: Sungai terbesar yang melintasi Beji, berasal dari hulu selatan (Pandaan, Purwosari, Sukorejo), sering meluap dan merendam Pantura serta desa seperti Cangkring Malang dan Kedungringin.

  • Sungai Bangiltak: Menjadi batas alami dengan Sidoarjo di utara, bermuara ke Sungai Kedunglarangan di Bangil.

Sungai Wangi dan Sungai Beji juga ada di wilayah tersebut, meski lebih sering terkait isu pencemaran daripada banjir besar. Saat ini, luapan Sungai Wrati kemungkinan utama picu genangan di Jalan Raya Beji. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jumlah Pengangguran Terbanyak di Indonesia Didominasi 5 Jurusan Kuliah

12 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Terbakar di Selat Lombok, 1 Penumpang KMP Putri Yasmin Meninggal

12 Agustus 2026 - 16:52 WIB

MUI: Pria Berpakaian Wanita Haram saat Perayaan 17 Agustus

11 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Ini Alasan SPAI Tolak Status Ojol jadi UMKM

11 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Tarif Bus Trans Jatim Rp81 Berlaku 11-17 Agustus 2026

11 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Pusoko Dilantik Jadi KDAW Sumberteguh, Warsubi: Rangkul Semua Pihak Jangan Beda Bedakan Masyarakat

11 Agustus 2026 - 16:30 WIB

40 Tahun Vakum, Seni Gambus Misri Telah Bangkit Kembali Disambut Gen Z Jombang

11 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Sosok Runner-up Raka Raki Jatim 2026 Terseret Dugaan Paksa Aborsi, Pemkot Surabaya Putus Kontrak

10 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Pemilik Rumah Kontrakan Tak Perlu Khawatir, DJP Belum Siapkan Pajak Baru 2027

10 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Trending di Nasional