Menu

Mode Gelap

Nasional

Air Pasang Naik 130 Cm di Wilayah Pantura Jatim, Berlangsung Hingga 4 Juni 2025

badge-check


					Efek dari Super Moon, menyebabkan naiknya air laut di Indonesia. BMKG Tanjung Perak memberikan info banjir ini akan terjadi hingga 4 Juni 2025. Foto: Narotama.ac.id Perbesar

Efek dari Super Moon, menyebabkan naiknya air laut di Indonesia. BMKG Tanjung Perak memberikan info banjir ini akan terjadi hingga 4 Juni 2025. Foto: Narotama.ac.id

Potensi banjir rob di pesisir, termasuk pantura Jatim, masih ada dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siaga selama periode tersebut

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak, Daryatno, menyampaikan peringatan ini secara resmi pada hari Minggu, 25 Mei 2025, untuk mengantisipasi fenomena pasang air laut maksimum yang diprediksi terjadi pada periode tersebut.

Banjir rob di sepanjang pantura Jawa Timur (Jatim) terjadi di beberapa wilayah pesisir yang rawan terdampak pasang air laut maksimum, terutama saat siklus bulan baru (new moon). Berikut adalah beberapa wilayah di Pantura Jatim yang mengalami banjir rob:

Kabupaten Bangkalan, khususnya di Kecamatan Kota, meliputi Kelurahan Pangeranan, Mlajah, Pajegen, dan Desa Martajesah. Banjir rob di sini terjadi sejak akhir Mei 2025 dengan genangan mencapai 50 cm dan mengganggu aktivitas warga.

Wilayah pesisir Surabaya dan sekitarnya:

  • Pelabuhan Surabaya dengan pasang maksimum 130-150 cm.
  • Surabaya barat yang mencakup Gresik, Lamongan, dan Tuban dengan pasang maksimum sekitar 130 cm.
  • Surabaya timur meliputi Sidoarjo, Probolinggo, Pasuruan, dan Sampang dengan pasang maksimum 130 cm.

Kabupaten Pasuruan, di pesisir utara, termasuk Desa Kalirejo, Desa Semare, Kecamatan Kraton, serta Kelurahan Mandaran, Ngemplakrejo, dan Panggungrejo di Kota Pasuruan. Banjir rob di sini mencapai ketinggian 25-30 cm dan menyebabkan gangguan seperti motor mogok.

Kabupaten Pamekasan, khususnya di Kalianget, juga terdampak pasang maksimum 130 cm.

Fenomena banjir rob ini dipicu oleh siklus pasang air laut maksimum yang terkait dengan fase bulan baru dan gelombang tinggi di Laut Jawa. Banjir rob ini mengakibatkan genangan air yang mengganggu transportasi, aktivitas petani garam, perikanan darat, dan kegiatan bongkar muat pelabuhan di kawasan pesisir Jatim.

Secara umum, banjir rob di pantura Jatim terjadi di wilayah pesisir yang meliputi Bangkalan, Surabaya dan sekitarnya (Gresik, Lamongan, Tuban, Sidoarjo, Probolinggo, Pasuruan, Sampang), serta Pamekasan.

Warga dan pemerintah setempat telah melakukan berbagai upaya mitigasi seperti pembersihan drainase dan patroli kesiapsiagaan untuk mengurangi dampak banjir rob tersebut. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Anak Krakatau Erupsi Semburkan Lava Pijar 15 Km: GetaranTerasa di Jabar, Banten dan Lampung

6 September 2026 - 07:15 WIB

Menelisik Akar Terorisme (53): Kaum Thug Menganut Dewi Kali

6 September 2026 - 07:03 WIB

Yayasan ALIT Selenggarakan Diseminsi 673 Vegetasi dan Pranata Mangsa Tengger

6 September 2026 - 06:52 WIB

Mentan: Naiknya Harga Beras akibat Kecurangan Produsen

4 September 2026 - 19:49 WIB

Karhutla, Ditutup Total Kawasan Wisata Kawah Ijen

4 September 2026 - 19:39 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 21:05 WIB

Sidoarjo-Nganjuk Terus ke Jombang: 256 dan 4 Guru SMPN 1 Kabuh Keracunan MBG

3 September 2026 - 20:35 WIB

Agar Tetap Eksis Google Lakukan Ribuan Perubahan Sistem Dalam Setahun

3 September 2026 - 19:33 WIB

Dua Tahun Lagi Pisang Cavendish Lumajang Eskpor

3 September 2026 - 19:09 WIB

Trending di Nasional