Menu

Mode Gelap

Nasional

SAR Telah Evakuasi Jasad Fakmi Sirrilah, Tiga Korban Tenggelam Santri Pacet di Pantai Balekambang

badge-check


					Suasana pantai Balekambang, Malang selatan, nan indah dikala senja. Tetapi pengunjung harus tetap taati peraturan dan ekstra hati-hati tidak sembarang berenang di pantai. Instagram@balekambang_beach Perbesar

Suasana pantai Balekambang, Malang selatan, nan indah dikala senja. Tetapi pengunjung harus tetap taati peraturan dan ekstra hati-hati tidak sembarang berenang di pantai. Instagram@balekambang_beach

MALANG, SWARAJOMBANG.COM – Korban tenggelam dari Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Kabupaten Mojokerto,  di Pantai Balekambang, Malang, telah ditemukan semua. Pada hari Jumat, 11 April 2025, tim SAR berhasil menemukan korban terakhir, M. Fahmi Sirrillah, 15 tahun, dalam kondisi tidak bernyawa.

Demikian penjelasan  Nanang Sigit, Kepala Kantor SAR Surabaya dan juga SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi pencarian tersebut. Ia menjelaskan bahwa ketiga jenazah ditemukan dalam waktu yang berbeda, dengan rincian penemuan Yasir Arafat pada pukul 07:38 WIB, Lutfi Munawar pada pukul 08:47 WIB, dan Fahmi Sirillah pada pukul 14:48 WIB.

Selain itu, AKP Bambang Subinanjar, Kepala Seksi Humas Polres Malang, juga memberikan keterangan tentang identifikasi korban berdasarkan ciri-ciri fisik dan aksesoris yang dikenakan saat kejadian

Sebelumnya, dua korban lainnya, Yasser Arafat Inniwana dan M. Luthfi Munawar, juga ditemukan pada hari yang sama. Yasser ditemukan pada pukul 07.38 dan Luthfi satu jam kemudian, keduanya dalam keadaan meninggal dunia.

Ketiga santri ini merupakan bagian dari tujuh santri yang berwisata di pantai tersebut pada Rabu, 9 April 2025. Mereka terseret ombak saat bermain di area palung.

Seluruh korban telah dibawa ke Rumah Sakit Syaiful Anwar di Malang untuk penanganan lebih lanjut. Pencarian ini melibatkan tim gabungan dari Basarnas, Polres Malang, dan relawan yang bekerja keras selama tiga hari untuk menemukan semua korban.

Kronologi: 

Rabu, 9 April 2025: Tiga santri dari Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Balekambang, Malang.

Kamis, 9-10 April 2025: Tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian, namun tidak berhasil menemukan korban pada hari pertama dan kedua.

Jumat, 11 April 2025:  Pukul 07:38 WIB: Korban pertama, Yasser Arafat Inninawa (15), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 0,5 mil laut dari lokasi kejadian.

Pukul 08:47 WIB: Korban kedua, Lutfi Munawar (15), ditemukan juga dalam keadaan meninggal dunia, sekitar 1 mil laut dari lokasi kejadian.

Pukul 14:38 WIB: Korban terakhir, Muhammad Fahmi Sirrillah (15), ditemukan mengapung sekitar 4 mil laut dari lokasi awal kejadian di perairan sebelah barat Pantai Rantai Wulung.

Semua jenazah dievakuasi ke darat dan dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pemeriksaan medis dan proses identifikasi. Identifikasi dilakukan berdasarkan ciri-ciri fisik yang dikenali oleh keluarga.

Proses pencarian melibatkan berbagai instansi seperti Basarnas, Polres Malang, dan relawan yang bekerja selama tiga hari untuk menemukan semua korban. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

DPRD Jombang Bahas Ranperda Miras dan Larangan Oplosan, Negara Harus Lindungi

5 Juni 2026 - 20:22 WIB

Penataan PK5: Pemkab Jombang tidak Belajar Pengalaman Masa Lalu

5 Juni 2026 - 17:04 WIB

Perkara Dr Yudi Utomo Imaryoko Dihentikan, telah Dilakukan Perdamaian dengan Pelapor

5 Juni 2026 - 16:20 WIB

Pangdam Rudi Saladin Tinjau Lahan 86 Ha di Grobogan Mojowarno Calon Markas Batalyon TP

5 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kebakaran Hebat Kandang Ayam di Peterongan Jombang, Kerugian Rp 2 Miliar

4 Juni 2026 - 22:15 WIB

Pertamax Green 95 Jadi Awal Mandatori Bioetanol Nasional

4 Juni 2026 - 20:40 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Pemerintah Klaim Fundamental Masih Kuat

4 Juni 2026 - 20:31 WIB

Rahasia 06-06-26: Komunitas Titik Nol Mulai Kenalkan Nasi Ploso dan Jenang Pelok Kesukaan Bung Karno

4 Juni 2026 - 17:41 WIB

Pancasila Merupakan Pengejawantahan Bumi Nurani Manusia

4 Juni 2026 - 13:34 WIB

Trending di Nasional