Menu

Mode Gelap

Hukum

Kapolda Jatim Tegaskan Aipda Maryudi Simpan Mercon di Rumahnya untuk Acara Bulan Puasa Mendatang

badge-check


					Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto merespon kasus ledakan rumah Aipda Maryudi di Mojokerto. Anggotanya memang menyimpan mercon untuk acara bulan puasa mendatang. Instgaram@humaspoldajatim Perbesar

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto merespon kasus ledakan rumah Aipda Maryudi di Mojokerto. Anggotanya memang menyimpan mercon untuk acara bulan puasa mendatang. Instgaram@humaspoldajatim

Penulis: Syaifudin  |  Editor: Priyo Suwarno

SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM – Menindaklajuti kasus meledaknya rumah Aipda Maryudi di Mojokerto, Irjen Imam Sugianto Kapolda Jawa Timur menjelaskan bahwa temuan bahan peledak di rumah polisi di Mojokerto berasal dari sisa kembang api yang sengaja disimpan untuk bulan puasa mendatang.

Seperti diberitakan sebelumnya,  rumah milik Aipda M Anggota Polsek Dlanggu yang terletak di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, meledak pada Senin pagi, 13 Januari 2025, lalu yang menyebabkan dua orang ibu dan anaknya meninggal dunia, serta sekitinya empat rumah berantakan.

“Jadi anggota Maryudi ini itu anggota Polsek Dlanggu ini akhir tahun kemarin dengan anak-anaknya sama tetangga masyarakat sekitar biasa kalau tahun baru nyumet (menyalakan) mercon. Dan ada sisa mercon slang dor itu yang kesimpan termasuk itu akan disiapkan untuk nanti memasuki bulan puasa,” kata Imam saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat 17 Januari 2025.

Meski demikian, kata dia, polisi masih mendalami terkait pemicu ledakan tersebut. Sebab barang bukti yang diamankan dari olah TKP ditemukan bahan baku mercon, tiga tabung gas 3 kilogram dan dua tabung 12 kilogram.

Imam mengatakan terus mendalami apakah dua barang bukti itu yang kemudian memicu ledakan hebat. Pendalaman ini juga dibantu oleh tim dari Bareskrim dan Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri.

“Sedang dikembangkan apa ada keterkaitan kebocoran gas kemudian memicu bahan peledak yang disimpan. Jadi juga kita sampaikan ke tim dari mabes baik dari Bareskrim maupun dari Irwasum semuanya sedang melakukan pendalaman,” kata polisi nomor satu di Jatim  itu.


Sementara itu Aipda M sampai saat ini masih diperiksa lebih lanjut terkait temuan bahan bahan baku mercon. Imam menyatakan, apabila anggotanya terbukti melanggar secara etika profesi, maka akan dihukum.“Kemudian dari aspek pidananya sekarang Ditkrimum sedang bekerja memeriksa saksi-saksi dan kita tunggu hasil laboratorium forensik. Kemudian minggu depan sudah kita dapatkan (hasilnya). Nanti bisa diikuti perkembangannya di Ditkrimum Polda Jawa Timur,” terangnya.

Kapolda Jatim juga mengimbau kepada masyarakat supaya tidak menyimpan bahan baku mercon di rumah karena bisa membahayakan.

“Kita mengimbau sudahlah tinggalkan itu. Nanti misalnya harus nyumet mercon pada saat merayakan itu ada penjual-penjual yang resmi yang diawasi oleh petugas. Lewat jalur-jalur itu aja untuk merayakannya,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kades Sampurno Dibacok dan Dikeroyok 15 Orang, Tampak Sudah Sehat dan Bisa Ketawa

16 April 2026 - 21:49 WIB

Incinerator Rp 226 Miliar Mangkrak 25 Tahun, Jadi Beban Utang Pemkot Surabaya Rp 104 Miliar

16 April 2026 - 17:42 WIB

Kecamatan Plandaan Jombang Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan: Untuk Pembangunan Infrastruktur

16 April 2026 - 17:06 WIB

Bupati Warsubi Melepas 115 ASN Purna Bhakti: Ingat Ikatan Batin Tetap Terus Dijaga!

16 April 2026 - 16:34 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 7): Ketika Negara Menjadi Bandar Candu

16 April 2026 - 16:18 WIB

DPRD Jombang Dorong Perda Jasa Konstruksi untuk Pembangunan Tertib dan Berkualitas

15 April 2026 - 21:03 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 6): Jagoan, Bandit, dan Hukum yang Timpang

15 April 2026 - 19:24 WIB

Hendak Jalani Pemeriksaan di Mapolesta Malang, Dr Imam Muslimin alias Yai Mim Meninggal Dunia

13 April 2026 - 23:02 WIB

Anwar Usman Paman Gibran Hampir Pingsan di Acara Purna Bhakti MK, Kurang Tidur dan Belum Sarapan

13 April 2026 - 22:07 WIB

Trending di Headline