Menu

Mode Gelap

Nasional

Diduga Keracunan Massal MBG, 120 Santri Ponpes Manba’ul Hikam Dirawat di 4 RS Sidoarjo

badge-check


					Sebabyak 120 santri ponpes Manba'ul Hiksm, Tanggulangin, dirawat di empat rumah sakit di Sidoarjo, Selasa malam, 1 September 2026. Foto: ist Perbesar

Sebabyak 120 santri ponpes Manba'ul Hiksm, Tanggulangin, dirawat di empat rumah sakit di Sidoarjo, Selasa malam, 1 September 2026. Foto: ist

Penulis: Sugeng Purnomo  |  Editor: Priyo Suwarno

SIDOARJO, SWARAJOMBANG.COM-– Sekitar 120 santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Tanggulangin, diduga mengalami keracunan massal setelah mengomsumsi pasokan makanan dari MBG. Kini seluruh pasien dirawat di empat rumah sakit Sidoarjo.

KH Abdul Wahid Harun (Gus Wahid), selaku Pengasuh sekaligus Ketua Yayasan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, memberi keterangan terbuka melalui wawancara bersama media, Selasa malam, 1 September 2026.

Gus Wahid mengonfirmasi secara tegas bahwa kejadian keracunan itu benar-benar terjadi.

“Betul ada yang keracunan. Ini sudah terdata 100 santri, tapi belum tahu jumlah pastinya,” ujarnya secara langsung saat memberikan keterangan kepada awak media.

Berdasarkan penjelasan pihak pesantren, gejala kesehatan tidak muncul seketika.

Para santri menyantap makanan jatah program Makan Bergizi Gratis (MBG) selepas pelaksanaan salat zuhur.

Keluhan baru mulai muncul beberapa jam kemudian — tepatnya setelah waktu salat asar — di mana mual, muntah, dan rasa sakit perut mulai dialami secara serentak oleh para santri.

Kejadian berkembang cepat. Awalnya hanya beberapa anak yang melapor merasa tidak enak badan. Namun seiring berjalannya waktu, jumlah santri yang jatuh sakit melonjak drastis.

Pihak pesantren terpaksa melakukan evakuasi darurat beruntun, mengantar para santri yang semakin memburuk kondisinya satu per satu menggunakan ambulans menuju fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga saat ini, tegas Gus Wahid, pengurus sepenuhnya memusatkan perhatian pada keselamatan santri.

“Fokus utama kami saat ini adalah memastikan seluruh santri yang terdampak mendapatkan penanganan medis terbaik di rumah sakit rujukan,” demikian ditegaskan pihak yayasan.

Puluhan ambulans berseliweran dengan sirene kencang di kawasan Tanggulangi, Sidoarjo, Selasa malam ini, 1 September 2026.

Ambulans itu sedang mengangkut sekiar 120 santri di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, dilaporkan mengalami dugaan keracunan massal pada hari Selasa, 1 September 2026.

Para korban diduga mengalami gejala tersebut setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berdasarkan informasi awal, para santri menyantap paket makanan MBG setelah melaksanakan salat zuhur. Gejala mual, muntah, dan pusing mulai dirasakan massal memasuki waktu asar.

Data sementara menunjukkan sedikitnya 120 santri harus dievakuasi karena mengalami gejala keracunan. Jumlah ini masih berpotensi bertambah seiring proses penyisiran yang terus berjalan di area pondok.

Dirujuk ke RS

Puluhan armada ambulans dikerahkan untuk melarikan para santri ke beberapa rumah sakit terdekat demi mendapatkan perawatan darurat, dengan rincian sementara:
* RSUD Sidoarjo:  80 santri
* RS Siti Hajar: 19 santri
* RS Delta Surya: 12 santri
* RS Pusura Gelam : 9 santri

Sumber Makanan

Paket makanan MBG yang dikonsumsi tersebut diketahui didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah.

Namun, pihak berwenang dan Dinas Kesehatan masih melakukan penelusuran serta mengambil sampel makanan untuk uji laboratorium guna memastikan penyebab sebenarnya.

Kawasan pondok pesantren saat ini dilaporkan mendapat penjagaan ketat dari personel TNI dan kepolisian demi kelancaran evakuasi.

Puluhan wali santri juga tampak memadati luar gerbang pondok untuk memantau kondisi anak-anak mereka.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kura-kura Terbesar Dunia, Kini Ada di KBS Surabaya

1 September 2026 - 20:09 WIB

Per 1 September 2026, Harga BBM SPBU Pertamina Naik

1 September 2026 - 19:40 WIB

Harga Tak Cocok, Beras Premium Ukuran 5 Kg Langka

1 September 2026 - 19:27 WIB

Menelisik Akar Terorisme (51): Kebengisan Klan Bhowani dan Phansigar

1 September 2026 - 19:15 WIB

Direktur RSKKA Dr Agus: Jangan Biarkan Pasien Gempa NTT Menderita Sendirian, Dukung Perpanjang Tanggap Darurat

1 September 2026 - 18:25 WIB

Beginilah Adab Presiden Prabowo saat Menyalami KH Nurul Huda Djazuli Pimpinan Ponpes Ploso Kediri

1 September 2026 - 15:45 WIB

KH Miftachul Akhyar Serahkan KTA NU kepada Presiden Prabowo, Penutupan Muktamar ke 35 di Jombang

31 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Pertamax Diperkirakan Naik Harga Rp300-Rp550 September 2026

31 Agustus 2026 - 19:10 WIB

IDI Usul Gaji Dokter Spesialis Rp110 Juta

31 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Trending di Nasional