Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Menelisik Akar Terorisme (37): Seni dan Sastra Awal Teror

badge-check


					Ilustrasi. Foto: ist Perbesar

Ilustrasi. Foto: ist

Penulis: Jacobus E. Lato   |   Editor: Hari S. Purnomo

SWARAJOMBANG.COM– William Blake adalah penyair visioner dan seniman kenamaan, par excellence Revolusi Perancis. Karya seninya menerangi harapan-harapan masa itu, mulai dari Song of Innocence (Nyanyian Lugu) hingga America and Europe, A Prophecy (Eropa, Sebuah Ramalan).

Ia menyaksikan kejatuhan Penjara Bastile di London, pada tahun 1780, pelemparan batu Penjara Newage oleh para perusuh anak buah Gordon.

Pada tahun 1783, dia menulis tentang teror dalam Poetical Sketches (Berbagai gambaran Puitis). Gambaran puitisnya merupakan serangan atas Gwin, Raja Norwegia: Dewa perang mabuk karena meminum darah; Bumi benar-benar memucat gagal; Amis darah membuat surga muntah. Setan puas memakan leher neraka!

Dalam karyanya Europe, Blake mengungkapkan ketakutannya menyeberangi Selat Channel selama Teror berlangsung:

Dan dalam ladang-ladang anggur merah Perancis muncul cahayanya yang membahayakan jiwa.

Mentari bersinar merah menyalakan bahaya

Teror buas merebak sekitar

Di atas kereta kuda keemasan bergolak luncur roda-roda merah berteteskan darah

Singa-singa mengibaskan ekor dengan marah!

Harimau-harimau merangkak di atas mangsa mengisap gelombang darah merah segar…

Dengan penuh rasa ingin tahu, penentang Teror di Paris, Edmund Burke membuat kata-kata menjadi sangat masyhur dalam bahasa Inggeris.

Tatkala mulai menuliskan bukunya Philosophical Enquiry into the Origin of Our Ideas on the Sublime and Beautiful (Pendekatan Filosofis atas Asal-usul Pemikiran Kita tentang Sublim dan Kecantikan), dia melontarkan gagasan terorisme estetis, namun belakangan disangkalnya sendiri dalam bukunya yang bernada anti-kaum Jacobin bertajuk, Reflections on the Revolution in France (Refleksi atas Revolusi di Prancis).

William Blake sendiri mengalami ekstasi atas kekerasan Paris yang penuh aroma pemberontakan. Dia memperlihatkan semangatnya dalam baris-baris dinamis lukisannya atas masa itu, ketika
Malaikat kawasan “Albon’ berdiri di samping bebatuan malam menyaksikan
Teror yang bergerak mirip komet……

Pada halaman depan buku Europe, Blake melukis seekor ular raksasa yang menelan harapan perwujudan penyatuan negara-negara yang tengah bergolak.

Dan sesungguhnya, dia menilai hilangnya koloni-koloni Amerika sebagai dendam Allah atas tanah Inggeris yang hijau menyenangkan sebagaimana Yahweh menghantam Mesir dengan wabah penyakit sampar agar Firaun membiarkan bangsa Yahudi pergi dari sana.

Wabah Sampar kemudian mulai menyeruak dalam garis-garis merah
Melalui potongan tubuh Pengawal Albion; lepotan sampar menjangkiti warga Bristol

Dan Semangat London yang terjangkit Lepra, menjangkiti semua kesatuan tentaranya:

* Jutaan orang itu meraung kes痛苦an dan melepaskan baju zirah mereka yang ditempa,

* melemparkan pedang dan tombak mereka ke tanah dan berdiri dalam kerumunan telanjang…

* Penyakit sampar merayap di antara angin yang marah…

* Juga oleh orang-orang Amerika buas yang bergegas bersama malam
Mengusir keluar Pengawal Irlandia, Skotlandia dan Wales

* Mereka, penuh dengan lepotan spenyakit ampar, meninggalkan pertahanan garis depan, & spanduk-spanduk mereka pun terbakar

* Sementara api neraka meruntuhkan surga-surga kuno mereka dengan rasa malu penuh derita
(Bersambung)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Peringati Hari Jadi ke 116, Bupati Warsubi Ziarah di Makam Pendiri Jombang

22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Prajurit TMMD 130 Jombang Melalui Komsos Membangun Desa Klitih Plandaan

22 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Pasar Cukir Jombang Terbakar, Sebanyak 54 Kios Pakaian Ludes

22 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kasus Keracunan Pindah ke Bogor setelah Cirebon, 103 Siswa Cisarua Dirawat ke Rumah Sakit

21 Oktober 2026 - 22:39 WIB

Hanya 5 Jam Polisi Perak Ringkus Pelaku Pencuri Motor di Musala Glagahan

21 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Daging Ayam Rp50.000, Cabai Rawit Melambung Rp150.000 per Kg

21 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Destry Damayanti: DP 0% untuk Semua Jenis Rumah

21 Oktober 2026 - 19:21 WIB

KM Batumandi Terbakar di Selat Sunda, SAR Gabungan Berhasil Evekuasi 460 Penumpang dan Kru

21 Oktober 2026 - 17:07 WIB

2026 PAD Mencapai 77,69 %, Sholahuddin: Mengarah Jombang Mandiri Anggaran

21 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Trending di Nasional